Hai, Takaiters!

Berbicara mengenai jodoh memang tidak ada habisnya, ya! Siapa sih yang tak ingin segera bertemu dengan jodoh, yang katanya sehidup semati?

Biasanya, seseorang akan berjuang mencari sendiri siapa jodohnya supaya lebih cocok. Mereka menolak untuk dijodohkan karena mengangap saat ini bukan lagi zamannya Siti Nurbaya. Namun, walaupun begitu ternyata banyak juga, loyang bersedia dijodohkan. Salah satu istilah keren dari ini adalah Taaruf. Bahkan, banyak yang telah berhasil membina rumah tangga meskipun awalnya tidak saling kenal. Apa, sih, yang membuat seseorang bersedia taaruf?

Simak, yuk, alasan mengapa seseorang bersedia mencari jodohnya dengan cara taaruf!

1. Percaya pada Pilihan Orang Tua

Foto: pexels.com

Orang tua tentu tidak akan salah memilihkan jodoh untuk anaknya. Bahkan, orang tua akan berusaha mencarikan kandidat terbaik untuk calon menantunya. Nah, mereka yang memilih taaruf percaya sepenuhnya pada orang tuanya. Sehingga siapa pun yang kelak akan dikenalkan, dia mau menjalani proses taaruf bersamanya. Siapa tahu jodoh gitu!

2. Mencari yang Siap Menikah

Foto: pexels.com

Pernah tidak kamu mengalami atau mendapati pasangan yang sudah lama pacaran tetapi tak kunjung menikah karena alasan belum siap? Ya, itu memang salah satu kekurangan berpacaran, harus sabar menunggu. Kalau taaruf masa menunggunya sebentar, Guys! Sebab siapa yang mau ikut proses taaruf berarti dia sudah otomatis siap menikah. Ya, iyalah masa dia mau mengajukan diri untuk menikah dalam kondisi belum siap.

3. Proses Menunggu Tidak Lama

Foto: pixabay.com

Kalau lewat pacaran, proses menunggu bisa lama atau sebentar. Tetapi kalau lewat taaruf umumnya waktu menunggu lebih singkat, Guys! Yakni menunggu mendapatkan jodoh yang tepat dan menunggu waktu diadakan walimahan. Prosesnya ialah perkenalan, cocok, lamaran, lalu ijab.  Sah, deh, cepat ‘kan!

4. Lebih Menantang

Foto: pixabay.com

Kalau kamu orang yang suka tantangan dan senang menantang diri, maka bertaaruflah. Taaruf itu sebuah tantangan yang benar-benar ekstrem. Bagaimana tidak, kamu harus hidup bersama selamanya dengan seseorang yang belum lama kamu kenal. Hidupmu akan penuh kejutan, Guys, tapi asalkan kamu menjalaninya dengan santai dan menjalin komunikasi yang baik satu sama lain pasti bisa, kok

5. Susah Menemukan Jodoh

muslimahzone.com

Ini adalah alasan yang klise. Terkadang memang sulit untuk menemukan jodoh sendiri. Sekalinya suka, eh, dianya yang tidak suka. Sekali ada yang menyukai, eh, kamunya yang belum sreg. Nah, biasanya yang ikut taaruf itu akan dicarikan jodoh sesuai dengan kriteria yang diminta. Nanti bila sudah ada kandidat, barulah dipertemukan dan diajak mengobrol mengenai visi misi pernikahan. Kalau sudah cocok, lanjut, deh, ke pelaminan. Asyik ‘kan!

6. Tidak Akan Sakit Hati Berlarut-Larut

Foto: pexels.com

Terkadang dalam taaruf pun membutuhkan proses lumayan panjang. Dalam prosesnya, seseorang mungkin akan bertemu dengan beberapa kandidat. Dari berbagai pertemuan itu bisa jadi ada ketidakcocokan. Sehingga seseorang akan bertemu calon jodoh berkali-kali. Namun, karena taaruf diniatkan untuk lillah, tidak ada istilah sakit hati berlarut-larut. Kalau tidak cocok dengan calon 1, ganti calon lain lagi. Cari terus sampai dapat!

7. Belajar Makna dari Pasrah

www.pexels.com

Pasrah itu bukan berarti diam tak melakukan apa-apa, Guys! Lewat taaruf, kamu akan memahami bahwa jodoh itu memang Tuhan yang mengatur. Tidak perlu khawatir, sebab pasti satu yang terbaik telah dipersiapkan khusus untuk kamu! Intinya, yakin pada kehendak Tuhan, maka semua pasti akan baik-baik saja.

Itulah segelintir alasan mengapa seseorang memilih untuk bertaaruf, Guys! Mungkin ada beberapa alasan lagi yang belum tersampaikan, jika ada yang mau kamu tambahkan, silakan di kolom komentar, ya. Jalan menuju jodoh itu memang unik. Siapa pun berhak mencari jodoh menurut caranya sendiri. Semoga yang belum mendapatkan jodoh segera dipertemukan! Aamiin.