Halo, Takaiters!

Tahu tentang istilah ‘nyeker’? Dalam bahasa sehari-hari, nyeker bisa diartikan berjalan tanpa alas kaki sehingga kaki dibiarkan bersentuhan langsung dengan tanah, rumput, maupun bebatuan. Nyeker juga dikenal dengan istilah ‘earthing’ atau ‘grounding’. Aktivitas nyeker yang dilakukan secara rutin ternyata mendatangkan manfaat bagi kesehatan, lo. Berikut ini ulasannya!

1. Tidur Lebih Nyenyak

Foto: pexels.com

Menurut sebuah ulasan dalam Journal of Environmental and Public Health, terdapat sebuah penelitian mengenai bagaimana cara menarik elektron bumi untuk meningkatkan kesehatan. Riset ini menggunakan kasur serat karbon yang terlebih dahulu diletakkan di tanah.

Hasilnya menyebutkan bahwa pasien yang sakit kronis bisa tidur lebih baik dan rasa sakit yang berkurang berkat kasur ini. Dengan melihat penelitian ini, berjalan tanpa alas kaki yang berarti tubuh menyerap elektron bumi (tanah) bisa meningkatkan kualitas tidur.

2. Tingkatkan Kesehatan Jantung

Foto: Joss.co.id

Berjalan tanpa alas kaki bisa meningkatkan aliran sel darah merah ke permukaan. Jika aliran sel darah merah lancar maka sel tidak akan mudah menggumpal dan menurunkan viskositas atau kekentalan darah. Jika viskositas tinggi, maka risiko penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lain semakin besar.

3. Sesi Refleksi Gratis

Foto: idntimes.com

Sensasi refleksi dilakukan di telapak kaki yang memiliki begitu banyak saraf tepi. Dengan berjalan tanpa alas kaki, kaki akan menginjak permukaan tanah atau bebatuan. Sehingga akan membantu menstimulasi titik-titik refleksi kaki. Awalnya memang akan terasa sakit saat menginjak permukaan tanah atau bebatuan yang kasar. Namun, rasa sakit akan berkurang jika dilakukan secara rutin.

4. Membantu Menyembuhkan Kelainan Bentuk Kaki

Foto: needfix.com

Ternyata kebiasaan menggunakan sepatu tertentu bisa menimbulkan kelainan bentuk kaki. Kelainan yang paling umum terjadi adalah bunion dan hammertoes. Bunion merupakan benjolan pada sisi dalam sendi tulang ibu jari kaki. Hal ini menimbulkan adanya perubahan pada struktur tulang kaki, rasa nyeri dan kemerahan yang mengakibatkan sulitnya memakai sepatu, sedangkan hammertoes merupakan cacat pada sendi jari kaki selain jempol. Jari kaki akan sulit diluruskan dan bentuknya menyerupai palu karena adanya ketidakseimbangam di otot, tendon atau ligamen sehingga jari tidak lurus. Kelainan bentuk kaki ini bisa diatasi sedikit demi sedikit dengan melakukan kebiasaan berjalan tanpa alas kaki.

5. Antioksidan Alam

Foto: idntimes.com

Dikutip dari The Washington Post, saat elektron pada atom tidak punya ‘pasangan’ maka ia menjadi radikal bebas. Dengan melakukan berjalan bertelanjang kaki dan ada kontak dengan tanah, elektron ini bisa dinetralisir sehingga menurunkan risiko inflamasi, kanker, dan penyakit lainnya.