Big data Indonesia sudah begitu dikenal bagi kalangan industri, baik itu industri periklanan, telekomunikasi, asuransi, retail, marketing, hingga industri kesehatan. Kegunaan big data itu sendiri ialah untuk mengetahui siapa target pasar dan untuk apa barang yang dibeli oleh pelanggan dalam sebuah bisnis atau perusahaan. Big Data tidak hanya sekedar mengenai seberapa banyak informasi yang telah dimuat, melainkan tentang penerimaan informasi berkualitas dalam waktu tertentu secara signifikan.

Lalu, Apa Saja Manfaat Big Data Bagi Perusahaan dan Bisnis?

1. Dapat Mengenal Pelanggan Lebih Baik

White Ipad
Foto: pexels.com

Pemanfaatan Big Data ini dapat membantu perusahaan untuk mengerti dan memahami pilihan pelanggannya dengan baik dan untuk memutuskan mana produk yang memerlukan improvisasi. Tak sedikit perusahaan menganggap bahwa mereka telah mengetahui cara pikir dan bagaimana tindakan mayoritas pelanggannya, tapi dengan Big data Indonesia bisa menunjukkan hal apa saja yang benar-benar dilakukan oleh pelanggan mereka.

Perusahaan bisa memakai Big Data untuk mengetahui siapa saja yang membeli jasa/produk yang ditawarkannya, sehingga bisa membantu perusahaan dalam menentukan segmentasi target pasar di masa mendatang. Perusahaan bisa mengumpulkan informasi dan pengalaman pelanggannya dari mana saja, entah itu dari ponsel pintar, dari laptop, dan yang lainnya. Sehingga dengan menggunakan Big Data, perusahaan tak mengenal batasan untuk mengetahui semua hal tentang pelanggannya.

2. Menciptakan Strategi Marketing Secara Efektif

Man Using Laptop Computer on Table
Foto: pexels.com

Perusahaan bisa memakai Big Data dalam pembuatan keputusan marketing lebih baik. Contohnya, apabila data performa dari perusahaan secara periodik terus dipantai memakai Big Data, informasi tersebut bisa menjadi insight guna membuat strategi yang tepat untuk pembuatan konten perusahaan. Big Data juga bisa digunakan dalam memprediksi kalangan masyarakat mana saja yang bisa merespon strategi marketing dari perusahaan.

Dengan menggunakan Big Data, memungkinkan pihak perusahaan untuk mengenali siapa saja orang yang membeli produk yang mereka jual, mulai dari umur, lokasi, suku, gender, dan lain sebagainya. Selain itu, perusahaan juga bisa mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan masyarakat untuk membeli produk tersebut. Dengan informasi-informasi tersebut, perusahaan bisa menganalisanya dengan baik sehingga mereka bisa menyampaikan message yang tepat pada masyarakat supaya membeli produk perusahaan tersebut. Big Data tak hanya bersifat krusial dalam strategi marketing sebuah perusahaan, tetapi juga melakukan revolusi marketing dengan keseluruhan.

3. Memaksimalkan Media Sosial

adult, books, business
Foto: pexels.com

Big data bisa difungsikan untuk mengidentifikasi apabila ada pihak yang menyebut perusahaan atau nama produk di internet, contohnya lewat media sosial. Big data Indonesia bisa menemukan apa saja yang ditulis oleh pelanggannya lewat media sosial, misalkan tentang komplain maupun review positif dari pelanggan, kemudian menganalisa data yang tak terstruktur tadi untuk mencari berbagai informasi yang bisa digunakan pihak perusahaan untuk membuat keputusan di masa mendatang.

Dalam hal ini Big Data mengambil keuntungan di setiap platform sosmed yang berhubungan dengan perusahaan, baik platform Facebook, Instagram, Twitter, Google Plus, dan lain sebagainya. Dengan mengenal dan memahami pelanggan lebih baik lalu mengerti bagaimana cara mereka berinteraksi menggunakan sosmed yang berbeda, maka perusahaan bisa menemukan solusi yang paling efektif dalam menyampaikan pesan, sehingga bisa menjual produk mereka secara optimal.

Dapat disimpulkan bahwa Big data Indonesia memiliki banyak manfaat untuk perusahaan yang ada di Indonesia. Maka dari itu, bagi setiap perusahaan di Indonesia disarankan untuk menerapkan Big Data dalam proses operasional perusahaannya.