Hai, Takaiters!

Kaum milenial sepertinya sudah sangat asing dengan permainan Congklak atau Dakon. Pasalnya sudah banyak game modern dalam gawai yang lebih menarik ketimbang Dakon. Alhasil, seiring berjalannya wakut permainan tradisional ini di tinggal oleh pemainnya.

Padahal permainan dakon mengandung nilai yang penting dalam mengelola keuangan. Penasaran bagaimana bisa Takaiters belajar atur uang dari bermain dakon? Simak ulasan belajar mengelola keuangan dari permainan dakon ini, Takaiters!

Bentuk dakon

permainan dakon di jawa barat disebut
Foto: tribunnews.com

Dakon sendiri terdiri dari sebuah papan yang terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti kayu, plastik bahkan alumunium. Papan tersebut memiliki enam belas buah lubang. Dimana tujuh buah lubang yang saling berhadapan berukuran kecil, sedangkan terdapat dua buah lubang besar di setiap ujung papan.

Selain papan, permainan dakon membutuhkan biji bisa berupa biji sawo atau biji bunga matahari.

Dalam permainan ini, membutuhkan dua orang pemain. Cara memainkannya cukup mudah,yakni dengan memasukkan biji –  biji tersebut kesetiap lubang yang kecil dan lubang besar milik lawan dibiarkan kosong, kecuali lubang besar milik kita. Meskipun terlihat mudah, kita juga harus memiliki strategi agar bisa memenangkannya.

Kelola keuangan dari permainan dakon

Mengelola Keuangan dari Permainan Dakon
Foto: unplash.com

Setiap lubang baik lubang milik Takaiters maupun lubang punya lawan, sama – sama di beri biji. Hal ini mengajarkan kita, setelah memeroleh gaji atau rezeki materi, sudah ada porsinya masing – masing. Sesuai dengan kebutuhan dari primer sampai sekunder. Sehingga diharapkan tidak ada dana yang bocor di satu tempat atau bingung penggunaannya.

Diharapkan agar kita berhati – hati dalam mengatur keuangan. Dalam papan dakon terdapat tujuh buah lubang kecil saling berhadapan. Kedua lubang yang berhadapan ini dianalogikan sebagai tujuh hari dalam seminggu.

Dimana pemain harus pintar – pintar membagi biji ke setiap lubang yang berhadapan dan biji ini dianalogikan sebagai uang. Maka setiap pemain hendaknya bijak dalam mengatur uang agar cukup ke hari – hari berikutnya.

Belajar berhitung dan berbagi ke sesama

Kelola keuangan dari permainan dakon
Foto: inibaru.id

Ketika hendak memulai permainan, kemampuan untuk memperhitungkan dan menalar akan terasah. Kita akan tau di lubang pertama yang mana, kita akan mendapat untung dan di lubang pertama mana, kita akan merugi.

Dari perhitungan itu, kita harus menghitung jumlah biji dan lubang agar nanti terisi sama rata. Permainan ini juga mengajarkan ketelitian dan kehati – hatian supaya tidak salah langkah.

Melalui permainan dakon kita belajar untuk berbagi pada sesama. Hal ini terlihat jelas saat Takaiters juga memberikan biji kepada lawan, kecuali lubang besar milik lawan yang berada di ujung papan. Nilai pendidikan yang baik, dimana ketika kita mendapatkan rezeki jangan lupa berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Bagaimana begitu banyak manfaat dari permainan tradisional ini. Kita diajarkan agar tidak menghambur – hamburkan uang. Bijak dalam mengatur keuangan. Kemampuan berhitung dan bernalar juga bisa ditingkatkan. Meskipun kita diarahkan supaya berhemat, kita diingatkan pentingnya untuk berbagi.

Itu sebabnya kita bisa belajar mengelola keuangan dari permainan dakon. Menurut kamu bagaimana, Takaiters?