Hallo, Takaiters!

Syukur Alhamdulillah, kita bisa dipertemukan kembali. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, aamiin ya Robbal’aalamiin.

Takaiters, kali ini kita akan berkunjung ke perkampungan nelayan di daerah Kenjeran Surabaya. Serta cari tahu yuk, kuliner apa saja yang ada di Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya, Takaiters!

Perkampungan Nelayan Kenjeran Surabaya

kampung nelayan kenjeran
Foto: medcom.com

Daerah perkampungan nelayan Kenjeran sangatlah unik karena sebagian besar penduduknya selain bermata pencaharian sebagai nelayan, mereka juga memiliki usaha sampingan menjual berbagai macam hasil laut yang diolah dengan resep turun-temurun sehingga menghasilkan kerupuk hasil laut yang rasanya sudah melegenda. Mari kita melancong ke perkampungan nelayan Kenjeran

Memasuki daerah ini, netra kita akan dihibur oleh suasana khas kampung nelayan, beberapa rumah menjemur jaring penangkap ikan dan bahan olahan kerupuk di letakkan di hamparan di halaman rumah. Tak jauh dari tempat itu, warung dagangan memajang berbagai macam kerupuk dari hasil laut dalam plastik tebal tembus pandang berukuran besar berdiri berjajar-jajar.

Oh iya, apabila kita membeli kerupuk olahan laut dari tempat ini, harganya sangat terjangkau. Berbeda apabila sudah di kirim di Pasar Genteng Surabaya sebagai pusat perdagangan ya. Di Pasar Genteng, untuk barang yang sama, harganya sudah naik 8-10 kali lipatnya.

Ketika kita memasuki warung dagangan, penjual dengan sangat ramah akan menayakan dan tak segan segan memberitahu nama setiap barang yang kita tunjuk. Bukan hanya itu, penjual akan memberi tester setiap produk yang dijualnya.

Sehingga kita bisa memutuskan dengan pasti olahan hasil laut mana yang akan kita beli. Setelah puas mencicipi tester, penjual pun juga menyediakan air minum gelas, kalau kita beruntung kita bisa mendapat penjual yang memberi teh botol dingin untuk minum calon pembelinya setelah mencicipi rasa hampir seluruh dagangan yang dijualnya.

Kalau kita beruntung,  kita bisa melihat dan menghampiri para ibu-ibu datang menyambut suami-suami mereka datang dari melaut dengan membawa hasil lautnya. Lalu hasil laut tersebut akan diolah, dibersihkan, dibumbui, dan dijemur. Sementara yang lain menggoreng hasil laut dengan pasir laut.

Oh iya, kini saatnya kita membahas olahan hasil laut apa saja yang dijual di Kenjeran ya.

  1. Emping Melinjo Udang

kampung nelayan kenjeran surabaya
Foto: cookpad.com

Emping melinjo di Kenjeran berukuran  sebesar piring tatakan. Rasanya menjadi sangat nikmat karena sebelum digoreng dibumbui dulu dengan olesan udang yang dihaluskan yang dicampur dengan gula dan ketumbar serta sedikit garam. Setelah diolesi bumbu lalu emping melinjo dijemur dan setelah kering lalu digoreng. Percayalah, rasanya enduls. Harga 1 ons-nya sekitar IDR 15K. dalam sekantong plastik berisi 10 emping melinjo udang.

  1. Terung Laut

Foto: kimbaharisukolilobaru.blogspot.com

Terung atau mentimun laut yang tinggal di dasar laut itu akan ditangkap dengan cara nelayan harus menyelam di keladaman laut.  Nelayan menggunakan garpu besi yang digarukkan di pasir dasar laut. Cara mengolah mentimun laut atu terung laut ini adalah dengan membelahnya dan mengeluarkan air dan lumpur laut yang ada di dalam tubuhnya, setelah itu dicuci sampai bersih dan direbus lalu dijemur.

Proses ini dilakukan sampai 3 kali untuk menghilangkan larutan garam yang ada di tubuh terung laut. Setelah benar-benar kering, lalu digoreng dengan pasir laut.  Jadi terung laut saat dijadikan kerupuk tidak diolah dengan tepung ya  tetapi hanya melalui proses penjemuran.

Setelah matang, hasil terung laut berupa kerupuk terung laut, benar-benar memiliki rasa khas nan lezat.

  1. Teripang

Foto: yangpentinghepi.com

Pengolahan teripang hampir sama dengan terung.

Selain 3 hasil olahan laut di atas, penduduk kampung nelayan Kenjeran juga menjual lorjuk kering matang, rengginang bertabur lorjuk, kerupuk kulit ikan, petis udang, dan berbagai sambal hasil laut yang memiliki varian bermacam-macam.

Bagaimana, Takaiters? Ingin membeli dan mencoba rasa setiap olahan hasil laut khas Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya?