Hallo, Takaiters!

Sebagian wanita ada yang menginginkan berat badannya naik, tetapi mayoritas tetap tidak menginginkan berat badannya naik. Sehingga banyak cara dilakukan, termasuk berusaha untuk mengkonsumsi makanan sehat. Namun, ada beberapa makanan yang dianggap sehat, ternyata bisa menyebabkan kenaikan berat badan, lo. Nah, makanan apa saja itu? Yuk, kita kupas sebelum terlambat!

Granola

Foto: pixabay.com

Banyak sekali yang menganggap granola sebagai makanan sehat dan mengandung bahan bernutrisi, seperti oat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kelapa. Namun, pada kenyataannya ada beberapa granola yang ditambah gula sebagai perasa, maka sangat jelas mengkonsumsi granola ditambah gula justru membuat berat badan naik.

Jadi, agar kamu tetap bisa mengontrol asupan gula, pilihlah granola dengan gula yang tidak lebih dari 6 gram per sajian. Tapi, akan lebih baik lagi jika kamu membuatnya sendiri di rumah dengan memanggang oat, kayu manis, minyak kelapa, kacang-kacangan dan buah-buahan kering lainnya. Gunakan suhu rendah untuk memastikan granola benar-benar sehat.

Jus Buah

Foto: pixabay.com

Banyak yang mengira jika jus segar yang terbuat dari buah, sayuran atau kombinasi keduanya sangat baik untuk kesehatan dan bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Tetapi nyatanya jus buah yang dikonsumsi pada umumnya banyak mengandung tinggi gula.

Jadi, supaya lebih sehat, konsumsilah sayuran yang rendah kalori dan buah rendah gula dan mengontrol asupan kalori agar berat badan tidak naik.

Kopi

Foto: pixabay.com

Kafein yang terkandung di kopi bisa menekan rasa lapar, sehingga banyak yang mengkonsumsinya agar membantu menurunkan berat badan. Padahal, banyak minum kopi seperti latte, frappe, dan cappuccino justru bisa menambah berat badan karena mengandung banyak gula dan kalori.

Cinnamon Dolce Latte Starbucks ukuran venti mengandung susu skim dan tidak mengandung whipped cream, itu mengandung sekitar 12 sendok teh gula (50 gram) dan 280 kalori. Jadi, kalau ingin mengkonsumsi kopi, pastikan dulu kalau kopi yang akan kamu minum tersebut tidak ada tambahan gula atau pemanis buatannya, Guys.

Makanan  Rendah Lemak

Foto: pixabay.com

Banyak orang memangkas asupan lemak saat berupaya menurunkan berat badan. Namun, kenyataannya sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal ini kontradiktif. Sebuah ulasan menemukan bahwa makanan tanpa lemak atau rendah lemak, justru mengandung lebih banyak gula dibanding versi normal dari makanan tersebut. Sedangkan konsumsi gula meski sedikit bisa memicu naiknya berat badan, gula darah, hingga meningkatnya risiko penyakit jantung, lo.

Salad

Foto: pixabay.com

Salad juga bisa membuat berat badan bertambah, lo. Kita semua selalu berpikir bahwa semua hal yang berhubungan dengan salad bagus untuk menurunkan berat badan, ya.  Namun, perlu kamu ketahui, salad dan dressing yang kamu beli di restoran biasanya mengandung 1.000 kalori, Guys.

Nah, salad yang baik terdiri dari selada segar, brokoli, kacang, kentang, dan lainnya, tetapi jangan menggunakan dressing ketika kamu mengonsumsinya atau kamu bisa memilih dressing yang tepat seperti minyak zaitun salah satunya.

Sereal Rendah Kalori

Foto: pixabay.com

Saat sedang berusaha menurunkan berat badan, banyak orang memilih mengkonsumsi sereal rendah kalori sebagai sarapan. Hal ini karena dianggap kadar kalorinya rendah, tapi tak jarang mereka menambah gula. Padahal banyak sereal rendah kalori yang mengandung sedikit lemak sehat dan protein sehingga menyebabkan sulit kenyang.

Smoothies

Foto: kutv.com

Beberapa protein shake dan smoothies memiliki kandungan nutrisi yang baik, tapi ada yang jumlah kalori dan gulanya justru tinggi. Contohnya, 450 ml, mengandung sekitar 14 sendok teh gula (55 gram).

Beberapa kemasan protein shake pun mengandung hampir 400 kalori per botol (ukuran 450 ml). Smoothies dan protein shake yang langsung diasup yang membuat berat badan naik, karena dengan cepat menimbulkan gula dan kalori dalam jumlah yang besar.

Sushi

Foto: idntimes.com

Dalam memilih menu makanan sushi, kamu pun harus cermat jika tidak mau berat badanmu bertambah. Sushi rolls dengan bahan tempura atau saus manis, bisa mengandung kalori tinggi.

Makanya, pilih sushi rolls dengan bahan yang sehat, seperti sayuran, alpukat, ikan segar atau udang panggang. Akan lebih baik jika bisa mengganti nasi pada sushi dengan nasi merah guna meningkatkan asupan serat dan memperkecil kemungkinan naiknya berat badan.

Yogurt Rendah Lemak

Foto: everydayhealth.com

Lemak adalah nutrisi yang bisa menambah rasa makanan. Maka, saat lemak dihidangkan guna mengurangi kandungan kalori dalam sebuah produk, biasanya produk itu ditambah gula untuk perasa.

Banyak yogurt rendah lemak tapi mengandung banyak gula. Maka, tentukan asupan yang diinginkan. Jika sedang menjaga kesehatan tubuh, perlu diketahui jika susu berlemak justru bisa menjadi pilihan tepat, daripada susu rendah lemak.

Sebuah penelitian yang mempelajari 8.238 perempuan yang mengkonsumsi lebih banyak produk susu lemak tinggi, ditemukan kenaikan berat badannya justru lebih sedikit. Dibanding yang mengkonsumsi produk rendah lemak.

Nah, Guuys, gimana infonya? Jadi, kita wajib untuk lebih selektif lagi memilih makanan, ya. Semoga bermanfaat.