Hai, Takaiters!

besok seluruh rakyat Indonesia merayakan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Puncak perayaan kemerdekaan adalah dilangsungkannya upacara peringata kemerdekaan Republik Indonesia di seluruh pelosok tanah air tercinta ini. Upacara peringatan detik-detik proklamasi ini menjadi sangata menarik untuk diikuti karena ada beberapa hal yang membedakannya dengan upacara-upacara peringatan hari besar lainnya. Simak, ya, Guys?

1. Adanya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA)

Foto: tribunnews.com

Pada upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ada pasukan khusus pembawa dan pengibar duplikat bendera pusaka yang dikenal dengan istilah Paskibraka. Paskibraka ada pada upacara peringatan kemerdekaan yang dilangsungkan di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

Pasukan pengibar bendera pusaka berjumlah 70 orang terdiri dari  pasukan 17 sebagai pengiring/pemandu, pasukan 8 sebagai pembawa bendera/pasukan inti dan pasukan 45 sebagai pengawal. Untuk paskibraka tingkat nasional, pesertanya diambil dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia, masing-masing provinsi mengirimkan sepasang anggota paskibraka laki-laki dan perempuan.

Barisan paskibraka pada saat akan mengibarkan duplikat bendera pusaka adalah moment yang paling ditunggu-tunggu untuk diikuti. Selain barisannya yang sangat rapi juga jalannya yang tampak gagah barisan paskibraka ini menjadi menarik dengan seluruh anggotanya yang memiliki tubuh ideal, cantik-cantik dan juga tampa-tampan.

Yang menjadi sorotan utama dari barisan paskibraka ini adalah anggota paskibraka yang dipercaya untuk membawa baki tempat duplikat bendera pusaka diletakkan untuk dikibarkan. Pembawa duplikat bendera pusaka biasanya menjadi surprise bagi anggota Paskibraka karena biasanya baru diumumkan pada malam hari menjelang peringatan upacara kemerdekaan akan dilangsungkan.

Bagi mereka yang terpilih sebagai pembawa baki ataupun pengibar duplikat bendera pusaka merupakan kebahagiaan tersendiri karena merasa mendapat sebuah kehormatan untuk mewakili bangsa Indonesia membawa duplikat bendera pusaka dan mengibarkannya.

2. Adanya Bunyi Sirine Panjang

Foto: mediaindonesia.com

Bunyi sirine yang panjang pada upacara peringatan hari kemedekaan Republik Indonesia menandakan waktu menjelang detik-detik proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia tiba. Sirine di bunyikan serentak pada pukul 10.00 waktu setempat. Bagi yang mendengar bunyi sirine ini dengan penuh makna maka akan merasakan rasa merinding saat teringat bagaimana perjuangan nenek moyang bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan.

3. Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan

Foto: jpnn.com

Teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan setelah bunyi sirine panjang diperdengarkan. Teks Proklamasi ini dibacakan oleh pembina upacara. Pada saat teks proklamasi kemerdekaan ini dibacakan suasana upacara sangat hening dan khidmat.

Persembahan Lagu-Lagu Nasional dan Daerah

Foto: twitter.com

Suara merdu barisan paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu nasional perjuangan dan lagu-lagu daerah juga sangat dinantikan untuk diikuti. Penampilannya yang sangat memukau mampu membawa perasaan seluruh peserta upacara ataupun penonton hanyut dalam tiap syair yang dilantunkan.

Yup, itu dia yang bikin upacara peringata hari kemerdekaan ini begitu ditunggu-tunggu untuk diikuti. Takaiters, Apa kamu sudah punya jagoan siapa yang akan membawa baki dan jadi pengibar duplikat bendera pusaka pada upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 ini?