Hai, Takaiters!

Adanya kabar mengenai terjadinya ledakan bom di Surabaya pada Minggu pagi, 13 Mei lalu, sungguh sangat mengejutkan. Kota pahlawan yang selama ini terkenal sangat aman itu ternyata tidak luput dari incaran teror. Tidak tanggung-tanggung, ada 3 lokasi sekaligus yang diledakkan oleh para teroris.

Ketiga lokasi tersebut adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosa Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna. Kejadian mengenaskan itu sontak menarik perhatian dan duka mendalam karena menewaskan belasan nyawa, dan puluhan korban lainnya mengalami luka-luka. Berbagai ucapan duka dan belasungkawa pun segera mengalir di jagat maya.

Surabaya pasca ledakan bom, sempat dinyatakan dalam keadaan siaga 1. Namun arek-arek Suroboyo tidak gentar, mereka malah menunjukkan aksi spontanitas solidaritas. Ya, tindakan teror yang disebar oleh oknum tak bertanggung jawab tersebut tidak membuat warga kota ketakutan lalu memilih berdiam diri di rumah. Aksi solidaritas tersebut antara lain adalah:

1. Meyumbangkan darah ke PMI kota Surabaya

hal yang terjadi setelah ledakan bom surabaya
Foto: cnn.com

Di PMI Surabaya pasca ledakan bom, mengeluarkan pengumuman akan kebutuhan stok darah, bagi para korban luka. Meski dalam keadaan siaga, ratusan warga Surabaya pasca ledakan bom terlihat antusias menanggapi seruan tersebut. Ratusan warga pun berbondong-bondong mendatangi PMI Surabaya untuk mendonorkan darah, sehingga persediaan darah jauh melebihi kebutuhan.

2. Munculnya tagar #PrayForSurabaya dan beberapa lainnya, yang sempat menjadi trending topik

hal yang terjadi setelah ledakan bom surabaya
Foto: bola.net

Aksi solidaritas warga Surabaya pasca ledakan bom pun juga merambah dunia maya. Berbagai tagar seperti #SuroboyoWani, #suroboyowani, #PrayForSurabaya dan masih banyak lagi lainnya bertebaran  semenjak pagi hari. Foto yang diupload pun beraneka ragam. Mulai dari poster himbauan agar tidak timbul ketakutan dan ketidakstabilan, hingga berbagai pose foto di daerah dekat lokasi kejadian, bukan dengan maksud tidak bersimpati, justru sebaliknya warga melakukannya untuk menunjukkan jika kota Surabaya masih aman.

3. Menggelar aksi keprihatian 1000 lilin

hal yang terjadi setelah ledakan bom surabaya
Foto: Popmama.com

Warga Surabaya pasca ledakan bom juga menggelar aksi keprihatinan dengan menyalakan lilin, pada malam harinya (13/5/2018), berlokasi di sekitar monumen Tugu Pahlawan, Surabaya. Ratusan peserta yang hadir berasal dari banyak kalangan, masyarakat umum, kelompok mahasiswa, hingga   suporter sepak bola Bonek. Semua tumpah ruah di lokasi untuk menyalakan 1,000 lilin, serta   menggelar doa bersama, bagi para korban ledakan bom di 3 gereja.

Malam solidaritas melawan terorisme itu tentu saja sangat membanggakan karena menjadi semacam kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam Kebinekaan. Warga kota yang sangat heterogen ternyata dapat bersatu dalam menghadapi musibah tersebut. Mereka semua bersama-sama untuk saling menguatkan. Ini semua adalah sebuah contoh nyata bagi rakyat Indonesia dalam menghadapi berbagai problem kebhinekaan beberapa masa terakhir.

Itulah tadi beberapa aksi heroik warga Surabaya pasca ledakan bom, yang sempat memaksa pemerintah untuk menerapkan status siaga. Siapapun kita, sebagai elemen anak bangsa marilah mulai sekarang saling menguatkan diri, menghilangkan berbagai perbedaan demi melawan berbagai bentuk kekerasan di tanah air. Semoga artikel ini bermanfaat.