Hi, Takaiters!

Berhasil diterima di sebuah tempat kerja baru atau mungkin karena dialihtugaskan dari tempat lama ke tempat baru karena promosi jabatan, umpamanya, kamu menjadi new comer alias orang baru di tempat kerja.

Sebagai orang baru, tentu saja, kamu mendapatkan suasana dan lingkungan baru. Bos dan kawan-kawan juga baru. Ini sedikit banyak menuntut kejelian untuk bisa menyesuaikan dan menyelaraskan diri di tempat baru tersebut.

Sebagai orang baru, hanya ada dua pilihan. Pilihan itu adalah apakah kamu sanggup bertahan karena bisa menerima dan diterima oleh lingkungan kerja baru atau justru kamu ‘gugur’ di tengah jalan lantaran tidak bisa menerima dan diterima oleh lingkungan kerja baru tersebut.

Menurut Anita Dunham, konsultan pekerjaan dan karir dari lembaga bernama Maine Career Center, persoalan apakah seorang pendatang baru bisa bertahan di tempat kerjanya yang baru lebih banyak terkait dengan persoalan seberapa cepat orang bersangkutan mampu menyesuaikan dengan suasana kerja serta seberapa baik ia mampu menjalin hubungan dengan orang-orang di tempat kerjanya yang baru tersebut.

Semakin cepat orang bersangkutan mampu menyesuaikan dengan suasana kerja dan semakin baik menjalin hubungan dengan orang-orang di tempat kerja yang baru, maka semakin besar kemungkinan ia akan bisa bertahan dan dipertahankan.

Sebaliknya, semakin lambat menyesuaikan dan semakin buruk menjalin hubungan dengan orang-orang di tempat kerja baru, maka semakin besar pula kemungkinan untuk ‘terlempar’ dan ‘dilempar’ dari tempat kerja baru.

Lalu bagamaina untuk menyiasati agar kamu mampu menyesuaikan diri dengan cepat dan bisa menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang (mulai dari pesuruh kantor hingga sang big boss) di tempat kerja baru?

Kamu perlu sejumlah strategi. Menurut Pri Notowidigdo dalam karyanya bertajuk Tips For Your New Workplace, secara umum terdapat beberapa hal pokok yang bisa dicoba diterapkan di setiap tempat kerja baru, di mana kamu baru menjadi sang new comer di sana.

Yuks, disimak resep bertahan di tempat kerja baru, Takaiters!

1. Pahami budaya kerja

Cara beradaptasi di tempat kerja baru
Foto: genpi.co

Lain ladang lain belalang. Lain kolam lain ikannya. Ini berlaku pula di tempat kerja. Masing-masing kantor memiliki budaya kerja yang berbeda. Suka atau tidak suka, kamu harus memahami aspek ini dan suka tidak suka pula, harus bisa menerimanya. Paling tidak ketika kamu baru saja datang sebagai orang baru.

Kamu mungkin saja bisa mengubah budaya di tempat kerja itu. Namun ingat, itu tidak terjadi hanya dalam satu malam seperti Sangkuriang membuat perahu untuk Dayang Sumbi! Pahami dulu akar dari semuanya, baru sedikit demi sedikit kamu mencari celah untuk memulai membuat perubahan, jika memang yakin bisa mengubah semuanya.

2. Jangan langsung menonjolkan diri

Resep betah di tempat kerja baru
Foto: moneytotem.com

Hindari menonjolkan diri. Tidak usahlah menyombongkan ihwal pengalaman dan kualifikasi diri kamu di depan kawan-kawan baru. Bersikap low-profile jauh lebih baik. Pegang prinsip sedikit bicara lebih banyak bekerja.

3. Jangan gembar-gembor komitmen

Foto: liputan6.com

Hindari membuat komitmen yang tidak realistik terhadap bidang kerja yang diserahkan kepada diri kamu. Kamu harus bisa mengukur, mana yang bisa dilakukan dengan baik dan mana yang ragu untuk bisa dijalankan dengan baik. Sebagai orang baru, kinerja kamu akan lebih disorot. Jika terlalu obral komitmen sementara kamu tidak bisa memenuhinya, ini malah akan menjatuhkan reputasi kamu.

4. Waspada persekongkolan

bertahan di tempat kerja
Foto: jononomic.com

Seperti juga dunia politik, yang penuh dengan muatan kepentingan, baik itu kepentingan pribadi maupun kelompok, tempat kerja tidak jarang menjadi ajang persekongkolan antarkelompok atau kubu. Waspada soal yang satu ini. Tidak perlu terseret arus atau terjebak masuk ke dalam persekongkolan antarkubu di tempat kerja baru.

Jalinlah perkawanan dengan setiap orang. Dengarlah setiap orang. Namun, selalu berusahalah untuk tidak memihak. Bila harus membuat keputusan, buatlah keputusan yang tidak bias dan selalu berdasar pada fakta.

5. Selalu terbuka

Foto: magazine-job-like.com

Bersikaplah selalu terbuka menyangkut semua aspek pekerjaan yang kamu lakukan. Jelaskan kepada rekan kerja, baik itu atasan maupun bawahan, mengenai peran kerja dan sasaran kerja kamu.

6. Jangan terima kemudahan

Foto: intraglobaldepartement.com

Sebagai orang baru, pasti belum tahu banyak jeroannya rekan-rekan sekerja kamu. Sebaiknya hindari sebisa mungkin kemudahan-kemudahan yang berlebihan dan tampak kurang wajar yang ditawarkan. Orang mungkin saja sedang berusaha mengeksploitasi kamu atau justru menanti imbalan dari kamu kelak di kemudian hari. Dalam laut mudah diduga, hati orang siapa tahu. Begitu kata pepatah.

7. Menjaga citra diri

Foto: intipesan.com

Kesan pertama sangat menentukan. Citra diri kamu memainkan peran penting menyangkut bagaimana orang bisa segera menerima kamu atau tidak. Di minggu-mingu pertama berada di tempat kerja, berusahalah untuk tidak menunjukkan sesuatu yang berbeda yang cenderung akan tidak bisa diterima oleh orang-orang di tempat kerja baru.

8. Banyaklah mendengar

Foto: hipwee.com

Orang senang jika apa yang dibicarakannya didengar. Maka, banyaklah mendengar. Jadilah pendengar yang baik. Dengarkan apa yang di sampaikan oleh kawan-kawan di kanan dan di kiri kamu dengan sabar dan penuh perhatian. Meski begitu, kewaspadaan tetap menjadi nomor satu. Kamu harus bisa memilah mana yang penting dan mana yang tidak penting.

9. Antusiaslah

Betah di tempat kerja baru
Foto: wowkeren.com

Sebagai orang baru, sangat boleh jadi kamu pun mendapatkan tugas-tugas baru. Terimalah tugas itu dengan senang dan antusias. Hindarilah sikap yang mencerminkan kegelisahan saat menerima tugas-tugas baru.

10. Ibaratkan main layangan

Cara bersikap di tempat kerja baru
Foto: bola.com

Masuk ke lingkungan baru, ibaratnya sedang bermain layangan. Kamu mesti mengetahui arah angin. Selain itu, juga harus tahu kapan waktunya mengulur tali dan kapan waktunya menarik tali layangan. Dengan demikian, pahami situasi dan kondisi kantor baru secara menyeluruh dan sebaik mungkin sehingga kamu bisa enjoy berada dan bermain di dalamnya.

Itulah resep bertahan di tempat kerja baru yang bisa kamu lakukan, Takaiters! Semoga tempat barumu bikin kamu nyaman ya!