Hai, Takaiters!

Tidak hanya wisata pantainya yang indah, makanan khas yang dimiliki Kepulauan Anambas ini juga sangat menggoda selera untuk dinikmati. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat semuanya bisa menggoyang lidah penikmatnya. Penasaran? Yuk, kita intip makanan apa saja, shi, yang akan menggoyang lidah kamu?

Mi Tarempa

Foto: rasio.co

Mie Tarempa merupakan ikon kuliner kabupaten Kepulauan Anambas. Nama Tarempa diambil dari nama ibu kota kabupaten ini. Seperti bahan mi pada umumnya, mi Tarempa juga terbuat dari campuran tepung dan telur. Yang membedakan adalah rempah-rempah yang digunakan pada saat memasak mi tersebut.

Biasanya, mi Tarempa dimasak dengan campuran irisan ikan tongkol segar dan sayuran. Bagi yang tidak menyukai ikan tongkol, irisan ayam atau daging juga cocok untuk dijadikan topingnya. Harga satu porsi mie Tarempa tidaklah menguras kantong. Kamu cukup mengeluarkan Rp15.000,00–Rp20.000,00 saja untuk menikmati lezatnya mi Tarempa ini.

Mi Sagu Anambas

Foto: travel.tempo.co

Berbeda dengan mi Tarempa, mi sagu ini memiliki tekstur yang lebih kenyal. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah tepung sagu. Mi ini berwarna putih ke abu-abuan. Memasaknya dengan mencampurkan tongkol dan sayur kecipir setelah diberi rempah-rempah khas lainnya. Untuk kuahnya terbuat dari cabai merah kering yang digiling halus direbus dengan menggunakan air dan diberi sedikit asam. Mi ini sangat enak dinikmati pada saat bersantai sore hari.

Lakse Sagu Anambas

Hampir sama denga mi sagu Anambas, hanya saja pembuatan lakse ini di cetak menyerupai lingkaran obat nyamuk. Untuk menikmatinya yaitu dengan diberi kuah santan dengan rempah-rempah yang sangat khas dan sambal belacan. Aroma yang sangat terasa dari lakse Anambas ini adalah penggunaan daun kesum pada kuahnya.

Nasi Dagang

Foto: hungrygowhere.com

Di Malaysia makanan ini juga populer. Jika di sana menikmatinya dengan kuah gulai, di Kepulauan Anambas, nasi dagang dimasak dengan rempah-rempah dan santan. Lalu, pada saat menyantapnya diberi kuah gulai ikan tongkol pedas. Dinikmati dalam keadaan nasi hangat sanggat menggoda selera, lo, Guys?

Luti Gendang

Foto: idntimes.com

Luti diambil dari dialek tionghoa yang berarti roti dan gendang berasal dari kata rendang yang berarti digoreng dalam bahasa Tarempa. Luti gendang yang pembuatannya dengan cara digoreng sangat lezat dinikmati sebagai teman minum teh pada waktu pagi.

Isiannya berupa ikan tongkol yang dimasak menyerupai abon dengan rempah-rempahnya yang menjadikan luti gendang ini sangat gurih. Harga satu potong luti gendang juga cukup murah berkisar Rp2.000,00 atau Rp2.500,00 saja.

Kerupuk Atom

Foto: pinterest.com

Kerupuk atom selalu diburu oleh wisatawan sebagai oleh-oleh khas dari Kepulauan Anambas. Selain rasanya yang sangat gurih, harganya pun sangat terjangkau. Kerupuk yang dibuat dari campuran tepung dan ikan tongkol segar ini hanya di bandrol Rp10.000 saja per bungkusnya. Kerupuk atom ini bisa untuk camilan ataupun untuk teman makan nasi dan makan makanan berkuah lainnya seperti lakse, bakso, soto juga mi tarempa.

Enak-enak bukan makanan khas Kepulauan Anambas? Saat kamu berkunjung ke sana jangan lupa untuk mencobanya, ya, Guys? Di kota-kota besar seperti Batam, Jakarta, Tanjung Pinang juga sudah ada yang menjual makanan khas Kepulauan Anambas ini. Dijamin lidah kamu bakalan bergoyang, lo, Takaiters.