Halo, Takaiters!

Tahun 2019 ini dunia perfilman Indonesia diramaikan dengan banyaknya film yang dirilis. Salah satu hal yang menarik adalah munculnya film dengan genre superhero. Namun, superhero ini Made in Indonesia alias buatan Indonesia dengan kearifan lokalnya.

Yap, inilah film Gundala, film yang bergenre superhero asli Indonesia. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini menceritakan tentang sosok Sancaka yang mendapatkan kekuatan super setelah tersambar petir. Sancaka sendiri diperankan oleh Abimana Aryasatya, yang dalam cerita ini telah mengalami pahitnya kehidupan sejak kecil dan dihadapkan pada berbagai masalah. Namun, tiba-tiba ketika hujan, ia tersambar petir dan mendapatkan kekuatan super berupa kemampuannya mengeluarkan petir. Teaser berakhir dengan Sancaka yang mengenakan kostum Gundala yang ia buat sendiri.

Film mulai tayang pada 29 Agustus 2019 ini melibatkan sejumlah artis ternama Indonesia. Sederet nama terkenal telah bergabung dalam proyek BCU (Bumilangit Cinematic Universe) atau Jagat Sinema Bumilangit.

Diadaptasi dari Komik, Inspirasi dari Ki Ageng Selo

Foto: hot.detik.com

Gundala diadaptasi dari komik karya Harya Suraminata (Hasmi) yang sudah terbit dari tahun 1969 dengan judul yang sama. Sebelumnya, Gundala juga sudah diangkat menjadi film di tahun 1981 dengan judul “Gundala Putra Petir” yang disutradarai oleh Lilik Sudijo. Sang penulis mengaku membuat sosok Gundala karena terinspirasi dari sosok legendaris Jawa, Ki Ageng Selo yang dikenal memiliki kemampuan menangkap petir. Nama Gundala yang ia gunakan juga diadaptasi dari istilah Jawa, Gundolo yang berarti petir.

Masuk ke Toronto Film Festival

Foto: grid.id

Meskipun belum dirilis, film Gundala ini telah menorehkan prestasi. Ia masuk dalam daftar penayangan Toronto International Film Festival 2019, yang akan diselenggarakan pada 5 hingga 15 September 2019 di Toronto, Kanada. Film ini berhasil lolos dan ikut berkompetisi dalam ajang tersebut bersama beberapa film lainnya, seperti Joker (karya Todd Philips), Knives Out (Rian Johnson), First Love (Takashi Miike), dan Radioactive (Marjane Satrapi).

Proses syuting yang menakjubkan, dari pemain hingga kostum yang dipakai

Foto: elle.co.id

Untuk menghasilkan film yang berkualitas, tentu tidak mudah. Seperti halnya film Gundala ini. Dalam pembuatannya, film ini melibatkan banyak pemain dan kru. Untuk pemainnya saja, ada kurang lebih 1.500 orang yang terlibat. Sedangkan proses syutingnya sendiri menghabiskan waktu sampai 53 hari. Yang tak kalah mencuri perhatian adalah soal kostum Gundala. Kostum yang digunakan untuk produksi film ini ternyata menggunakan produsen yang sama dengan produsen kostum film Watchmen dan Daredevil di Los Angeles.

Projek Jagat Sinema Bumilangit

Foto: tribunnews.com

Setelah Gundala, Joko Anwar mengungkapkan sederet nama jagoan lain yang bergabung dalam projek Jagat Sinema Bumilangit. Beberapa artis papan atas siap memerankan karakter superhero dengan kearifan lokal, mulai dari Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Joe Taslim, dan masih banyak lagi.

Itulah beberapa fakta menarik film Gundala, Takaiters. Gimana, kamu sudah nonton filmnya belum?