Hai, Takaiters!

Setiap manusia pasti berusaha untuk menjadi lebih baik dalam banyak hal, termasuk dalam meningkatkan pendapatan melalui bisnis. Namun, ada kalanya bisnis yang dijalankan tidak semulus yang diperkirakan. Kadang ada saat di mana bisnis mencapai masa kejayaan, tetapi ada kalanya kamu berada di ambang kebangkrutan.

Apakah dengan kebangkrutan ini kamu akan menyerah begitu saja? Jangan sampai, ya, Guys, karena ada yang bisa diupayakan untuk kembali membangun bisnis. Coba kamu simak 7 hal ini supaya bisnismu kembali berjalan.

Niat Bisnis

Foto: pexels.com

Jika bisnismu bangkrut, mulailah melakukan evaluasi diri, apa yang sebenarnya terjadi. Mulai dari niatan kamu melakukan bisnis, apakah untuk meningkatkan pendapatan, sekadar gengsi atau hanya ikut-ikutan. Jika kamu hanya ikut-ikutan, biasanya bisnis tidak dikelola dengan baik, sehingga bangkrut menjadi sebuah keniscayaan.

Namun,  jika kamu ingin mendapatkan pendapatan, mulailah dengan bersungguh-sungguh mengelola bisnis dan membuang gengsimu. Semua yang kamu lakukan dalam hidup sebaiknya didedikasikan untuk hal-hal yang baik, begitu juga dalam bisnis. Niatkan untuk membantu orang tua, menafkahi keluarga, dan membantu banyak orang lain.

Jaga Nama Baik

Foto: pexels.com

Orang yang bangkrut biasanya dijauhi orang lain, tetapi jangan berkecil hati, Guys. Tetaplah berbuat baik kepada orang lain dengan memberikan pertolongan sesuai kemampuanmu. Jika tak punya uang, maka kamu bisa membantu dengan tenaga dan pikiranmu. Biarkan orang membicarakan kebangkrutanmu, tetpi tetaplah tegak berdiri, tetaplah percaya diri. Yakinkan bahwa bisnis yang bangkrut tak harus membuat nama baikmu tercoreng. Yakinlah bahwa ada Tuhan dan juga teman-teman yang akan menolongmu.

Mulai Tanpa Utang

Foto: pexels.com

Kebangkrutan seringkali menyisakan utang yang cukup banyak. Jadikan ini pelajaran berharga buat kamu, Guys, bahwa memulai bisnis sebaiknya tidak dengan utang. Apalagi jika kamu tidak punya cukup aset yang bisa menjadi agunan utang.

Saat kamu memulai bisnis yang baru, gunakan jaringan pertemanan dan kepercayaan sebagai modal. Saat ini, banyak produsen dan distributor yang bersedia bekerjasama dengan sistem dropship untuk bisnis online. Jika lebih tertarik berjualan offline, kamu bisa menghubungi produsen barang untuk membantu menjual produknya sebagai reseller tanpa modal.

Terus Belajar

Foto: pexels.com

Bangkrut seringkali terjadi karena kurangnya perencanaan dan kecerobohan kita sendiri saat menjalankan bisnis. Jika kamu masih tertarik untuk berbisnis, maka mulailah dengan belajar lebih dalam mengenai bisnis yang kamu jalankan. Tingkatkan product knowledge, perluas jaringan, pahami target market, tingkatkan ilmu pemasaran, dan bereskan laporan keuangan. Sekecil apa pun bisnis yang kamu jalankan, kamu harus terus mengikuti perkembangan pasar. Jadi jangan malas belajar, Guys.

Perkecil Pengeluaran

Foto: pexels.com

Penyakit pelaku bisnis yang harus dihilangkan adalah boros. Bagaimanapun bisnis adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan, jadi hati-hatilah dalam pengeluaran untuk keperluan apa pun. Pastikan semua biaya operasional sudah tercover, modal tetap terjaga, dan pastikan hanya laba yang digunakan untuk pengeluaran. Jika modal dan biaya operasional sampai digunakan untuk keperluan yang tidak penting, maka bersiap-siaplah menghadapi bangkrut episode 2.

Penghasilan Bermanfaat

Foto: pexels.com

Yang tidak kalah penting adalah bahwa penghasilan dari bisnis hanya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Kamu bisa menggunakan laba yang didapat untuk menambah modal, sewa atau membeli aset yang menunjang operasional serta mengembangkan bisnis penunjang. Jika kamu memerlukan kendaraan operasional, tetapi belum cukup uang untuk membeli, jangan memaksakan diri, Guys. Toh, kamu bisa menyewanya.

Bisnis penunjang kadang diperlukan jika bisnis utama sudah berjalan. Misalnya kamu berjualan handphone, kamu bisa sekalian menyediakan aksesorisnya. Selain itu, jangan lupa untuk banyak bersedekah, Guys, karena laba yang dipakai untuk sedekah akan menjadi jalan melipatgandakan penghasilanmu.

Tingkatkan Kualitas Ibadah

Foto: brilio.net

Apa pun yang sudah kamu usahakan untuk bangkit tidak ada artinya jika kamu tidak meningkatkan kualitas ibadah. Rezeki setiap manusia pada dasarnya sudah diatur oleh Tuhan, kita hanya punya kewajiban untuk menjemputnya. Jika kita rajin beribadah, maka Tuhan akan mengabulkan doa-doa dan keinginan kita. Jangan sombong dan mengatakan bahwa semua keberhasilan bisnis karena kerja kerasmu. Pastikan bahwa hati dan pikiranmu terpaut pada keberadaan dan kasih sayang-Nya, Guys.

Nah, Takaiters, kamu sudah siap kan bangkit kembali? Bisnis memang kadang tidak bisa diprediksi naik turunnya, tetapi berusahalah agar bisnis yang kamu bangun kembali akan berjalan lancar dan berkesinambungan. Percaya saja pada keajaiban-Nya, karena kita makhluk yang selalu berikhtiar dan bertawakal kepada-Nya.