Hello, Takaiters!

Lebaran tak lama lagi. Euforianya sudah mulai terasa. Tiket transportasi sudah lama terjual habis, beberapa bank sudah mulai membuka pelayanan untuk penukaran uang baru. Tak ketinggalan, di pusat-pusat pertokoan ramai dipajang model baju muslim yang up to date. Sebagian kita pun mulai berkemas menyiapkan kue khas lebaran.

Guys, apa menurutmu yang terpenting dalam momentum lebaran? Salat Idulfitri? Itu pasti! Tapi, terdapat sebuah seremonial yang luar biasa di Indonesia pada hari istimewa tersebut, yaitu maaf-memaafkan.

Apa, sih, Arti Memaafkan?

Foto: thewholejoerney.com

Takaiters, memaafkan termasuk dalam kategori kata kerja aktif. Perbuatan yang dilakukan hati dengan melibatkan pikiran dan perasaan. Dikutip dari pijarpsikologi.org, 2016, memaafkan adalah sebuah proses atau hasil dari sebuah proses yang berkaitan dengan perubahan emosi dan sikap terhadap orang yang bersalah. Proses ini membutuhkan pelepasan emosi negatif terhadap orang yang bersalah itu. Tak mudah bukan?

Namun, meskipun tidak mudah, memaafkan adalah pilihan yang tepat ketika kamu menginginkan ketenangan dalam hidup. Kamu tidak akan lagi terbebani dengan kemarahan, dendam, dan emosi negatif yang lain. Berdamailah dengan masa lalu yang menyakitkan dan lepaskan rasa sakit yang mengikat untuk belajar lebih dewasa demi meraih kebahagiaan yang sesungguhnya. Move on! Berani, Gusy?

Dirangkum dari pijarpsikologi.org dan idntimes, inilah 7 manfaat dari memaafkan yang wajib kamu ketahui. Simak, yuk!

1. Mengurangi Stres

Foto: pexels.com

Menurut penelitian saat marah atau menyimpan dendam, tekanan darah dan denyut jantung akan meningkat. Ini pertanda stres sedang meningkat. Ketika kamu memaafkan, tingkat stres akan turun. Penelitian juga menunjukkan bahwa menyimpan dendam berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh yang bisa membuat kamu lebih rentan terhadap penyakit.

2. Menyehatkan Jantung

Foto: littlecolourfulteacher.com

Takaiters, memaafkan terhadap orang yang pernah menyakiti akan membantu memperbaiki tekanan darah dan detak jantung. Semakin rendah tingkat kemarahan akan semakin memperingan kinerja jantung. Penelitian menunjukkan ketika seseorang memaafkan sebuah pengkhianatan akan membuat tekanan darah, denyut jantung dan kerja jantung menjadi lebih baik sehingga jantung akan lebih sehat.

3. Mengurangi Rasa Sakit

Foto: pexels.com

Menurut penelitian terhadap individu yang mengalami sakit punggung kronik, berlatih mengendalikan rasa marah dan memaafkan, potensial mengurangi rasa sakit. Latihan ini akan lebih efektif jika dilakukan dengan metode meditasi. Bahkan, lebih baik dari efek terapi kesehatan.

4. Sebagai Langkah Awal untuk Berdamai dengan Masa Lalu

Foto: pexels.com

Guys, mencoba terbuka dan memaafkan adalah proses untuk berdamai dengan masa lalu. Kamu akan belajar lebih dewasa dan memiliki hati sekuat ksatria, karena tak semua orang bisa melakukan ini.

5. Sebagai Pelajaran untuk Naik Level

Foto: pexels.com

Takaiters, semua orang tak luput dari kesalahan. Kesalahan membuat seseorang lebih berhati-hati untuk tidak terpeleset ke dalam kubangan yang sama. Pelajaran ini membuatmu naik satu level, Guys. Memaafkan kesalahan orang berarti belajar menjadi lebih bijak, sekaligus kamu akan menemukan acuan untuk hidup lebih baik di masa depan.

6. Untuk Mengalahkan Musuh Terbesar, yaitu Diri Sendiri

Foto: pexels.com

Tahu ‘kan Guys, musuh terbesar manusia adalah mengalahkan dirinya sendiri? Saat seseorang mampu memaafkan, maka dia berhasil menundukkan egonya sendiri, menyingkirkan kemarahan, dendam, dan kebencian yang sebenarnya merusak diri sendiri. Maka, saat kamu memaafkan seseorang, kamu telah berhasil melawan diri sendiri. Kamu menang atas rasa ego dan melepaskan kebencian dengan berani memaafkan.

7. Untuk Menyambut Masa Depan yang Cerah

Foto: pexels.com

Guys, setelah memaafkan kamu meninggalkan masa lalu yang berat, bersiap dengan semangat baru dan masa depan yang cerah. Kamu akan merasa lega karena berhasil melapas bayang-bayang sakit hati dan kemarahan. Langkah akan terasa lebih ringan dan merdeka.

Begitu banyak manfaat dari memaafkan yang bisa kita dapat, Takaiters. Namun, bagaimana, cara memaafkan jika sakit hati itu terlalu dalam?

Guys, cobalah bersikap rileks. Ambil posisi di tempat yang tenang dan nyaman. Atur napas dan pusatkan pikiran. Bayangkan orang yang bersalah hadir di depan kamu. Mulailah berbicara padanya dan yakinlah, ia mendengar. Katakan bahwa kamu dan dia adalah sesama hamba Tuhan yang tak luput dari kesalahan.

Saat ini, kamu telah memaafkan dan sebaliknya kamu pun harus meminta maaf padanya. Mintalah dia pergi dari kehidupan kamu dengan bahagia. Kemudian, bayangkan ia mengecil dan perlahan pergi semakin jauh. Lakukan hal tersebut berkali-kali hingga kamu berhasil melepaskan semua rasa sakit hati dan move on. Semoga bermanfaat.