Halo, Takaiters!

Perubahan iklim yang terjadi saat ini mempunyai dampak yang serius bagi kehidupan manusia. Alam dan lingkungan yang ikut terpengaruh oleh perubahan iklim ini membuat manusia juga mengalami perubahan dalam menjalani aktivitas sehari-harinya. Namun, ada yang lebih parah dari perubahan iklim yang terjadi saat ini, yaitu dampaknya terhadap kesehatan manusia. Apa saja ancaman dari perubahan iklim tersebut? Simak ulasannya dibawah ini, yuk!

Kematian Akibat Suhu Panas

Foto: hindustantimes.com

Suhu panas yang teramat ekstrem seperti menjadi urusan hidup dan mati bagi sebagian Negara, terutama di Negara dunia ketiga. Bahkan para ahli meramalkan akan terjadi 11.000 kematian pada 2030 di Amerika Serikat saja sebagai akibat dari suhu panas ekstrem ini.

Kasus Alergi

Foto: liputan6.com

Para ahli mengatakan, peningkatan karbon dioksida di udara akan menyebabkan alergi lebih mudah tumbuh. Gejala sederhana dari alergi ini seperti bersin, mata berair, yang mungkin sudah sering kita rasakan belakangan ini.

Air Tanah yang Tidak Layak Dikonsumsi

Foto: travel.detik.com

Hal ini disebabkan oleh glasier yang mencair sehingga menyebabkan meningkatnya volume air laut. Hal ini membuat makin banyak air di bumi yang tidak terevaporasi menjadi hujan dan mudah terkontaminasi polutan. Air yang kemudian terserap oleh tanah tersebut menjadi tidak layak untuk dikonsumsi karena bisa memperngaruhi kesehatan.

Membuat Perberkembangbiakan Nyamuk Menjadi Lebih Lama

Foto: pixabay.com

Penyebab dari hal ini adalah suhu lingkungan yang memanas. Selanjutnya hal ini akan berdampak pada meningkatnya risiko penyebaran penyakit melalui gigitan nyamuk, seperti virus Zika yang belakangan ini terjadi akibat dari nyamuk.

Menurunkan kandungan nutrisi makanan alami. Peningkatan karbon dioksida di atmosfir bisa menurunkan kandungan nutrisi makanan alami. Selain itu, perubahan iklim juga bisa mengubah jenis sumber nabati untuk dikonsumsi yang bisa dikembangkan.

Kenaikan suhu dan kenaikan kejadian musibah seperti banjr dan kekeringan akan menghasilkan lebih banyak kesempatan makanan untuk bersentuhan dengan pathogen, yang menyebar melalui persediaan makanan dan menyebabkan risiko kesehatan utama.

Meski tidak langsung berdampak, gangguan mental diprediksi akan banyak dialami orang karena berbagai musibah alam yang terjadi karena perubahan iklim.