Hello, Takaiters!

Pernahkah mengevaluasi, apakah belanja kita dalam sebulan termasuk hemat atau boros?

Belanja memang sudah menjadi keharusan, karena kita tidak bisa memenuhi semua kebutuhan sendiri.

Sekalipun bisa memasak untuk memenuhi kebutuhan pangan, kita tetap harus membeli bahan-bahan dan bumbunya. Bisa menjahit untuk memenuhi kebutuhan sandang pun, kita tetap harus membeli kain, benang dan alat-alat jahitnya.

Jadi, belanja bukan sekedar gaya hidup, melainkan sudah menjadi kebutuhan. Tinggal bagaimana kita mengatur keuangan saat berbelanja, apakah termasuk hemat atau boros.

Sebenarnya, ada tips yang bisa dicoba agar belanja kita tidak boros, Guys. Berikut iniĀ enam tips agar belanja kamu hemat:

1. Membuat Daftar Kebutuhan

Foto: dnipro.!v

Mungkin kedengarannya agak ribet atau merepotkan, ya, Guys. Namun, berdasar pengalaman, cara ini cukup ampuh untuk memandu kamu berbelanja hemat.

Agar tidak ‘lapar mata’ ketika masuk ke tempat belanja, kamu bisa segera membuka daftar kebutuhan, kemudian langsung menuju tempat tujuan dan mengambil barang sesuai daftar.

Dengan cara ini, maka barang kebutuhan aman terbeli, tidak ada yang terlupa. Selain itu, barang yang tidak masuk daftar kebutuhan pun tak akan sembarangan masuk keranjang belanja.

2. Membeli Barang dengan Harga Ekonomis

Foto: wideopeneats.com

Setiap kali masuk tempat belanja, tentu kamu langsung disuguhi pemandangan berbagai merek dan harga barang. Untuk satu macam barang saja ada banyak pilihan. Kamu harus cermat memilihnya. Tidak selalu barang berharga mahal itu lebih baik dari yang murah. Tidak selalu juga barang berharga murah itu kurang berkualitas.

Kalau memang bahan dan fungsinya sama, maka tidak ada salahnya kamu memilih yang harga ekonomis.

3. Tidak Tergoda Diskon

Foto: sumsel.tribunnews.com

Salah satu kelemahan kita adalah ketika melihat diskon. Maka tak heran pusat-pusat perbelanjaan sengaja menggunakan jurus diskon untuk menarik minat pembeli. Namun harus waspada, sekalipun sedang diskon, kalau barang itu tidak ada dalam daftar kebutuhan, lebih baik kamu tidak membelinya.

4. Mempertimbangkan Lagi

Foto: komando.com

Ada kalanya, ketika berbelanja, kamu melihat suatu barang dan sangat tertarik untuk membelinya.

Sayangnya, barang itu tidak ada dalam daftar belanja kamu bulan ini. Jadi bagaimana?

Kamu bisa mempertimbangkan kembali. Caranya, dengan meninggalkannya dulu dan berpindah ke tempat barang kebutuhan lain yang ada dalam daftar.

Sambil mencari barang lain, kamu bisa menanyakan kepada diri sendiri, “Benarkah saya membutuhkan barang itu sekarang? Tidak bisakah ditunda?”

Kalau jawabannya adalah, “Ya, saya membutuhkannya sekarang, tidak bisa ditunda”, maka membelinya bisa menjadi solusi. Namun, bila sebaliknya, maka lebih baik tidak membelinya.

5. Segera Mengakhiri Acara Belanja

Foto: rwrogerscompany.com

Ada kalanya kamu telah selesai berbelanja, namun masih berputar-putar di pusat perbelanjaan.

Hal ini memungkinkan kamu melihat barang-barang lain yang menarik perhatian, kemudian membelinya juga.

Kemungkinan yang lain adalah kita menjadi lelah, kemudian lapar dan haus. Akhirnya, kamu akan mampir ke food court, membeli makanan dan minuman yang sebenarnya tidak ada dalam daftar kebutuhan.

Karena itu, apabila telah selesai berbelanja, lebih baik segera mengakhiri acara belanja dengan segera meninggalkan pusat perbelanjaan.

6. Membawa Uang Sesuai Kebutuhan

Foto: hipwee.com

Terkadang, kita sengaja membawa uang lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan. Alasannya sebagai cadangan kalau tiba-tiba ada kebutuhan mendadak.

Namun, tak jarang akhirnya kamu jadi membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.

Oleh karena itu, agar tetap bisa berhemat, lebih baik membawa uang secukupnya saja. Kalau pun perlu membawa uang ekstra, sebaiknya tidak terlalu banyak.

Itulah beberapa tips agar kamu bisa berbelanja secara hemat, Guys. Semoga bermanfaat.