Hai, Takaiters!

Sudahkah kamu memiliki tujuan liburan di akhir tahun? Kepulauan Mentawai ini dapat kamu jadikan salah satu tujuan wisata pilihan karena pemandangan alam lautnya yang memesona, Guys, dan berikut 6 hal unik tentang Mentawai yang perlu kamu tahu.

1. Letak Kepulauan Mentawai

Foto: travelingyuk.com

Kepulauan Mentawai merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. Kepulauan Mentawai dikelilingi Samudra Hindia. Kabupaten yang memiliki ibukota Tuapejat ini terletak memanjang di bagain Barat Pulau Sumatra dan di Selatan Pulau Nias. Tuapejat, tepatnya terletak di Pulau Sipora.

Selain dikelilingi Samudra Hindia, Kepulauan Mentawai merupakan gugusan pulau, yaitu Pulau Sipora, Pulau Siberut, Pulau Pagai Utara, Pulau Pagai Selatan, dan pulau kecil lainnya.

2. Transportasi Menuju Kepulauan Mentawai

Foto: kelambit.com

Transportasi menuju Kepulauan Mentawai menggunakan kapal laut dan kapal cepat dari Padang. Transportasi kapal laut dari Padang menuju dermaga Tuapejat membutuhkan waktu sekitar 11 jam.

Nah, jika kamu ingin cepat sampai ke dermaga Tuapejat bisa menggunakan kapal cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Kamu bisa menggunakan moda transportasi sesuai dengan isi kantong, ya, Guys. Tarif kapal laut sekitar Rp110.000,00, sementara tarif kapal cepat sekitar Rp300.000,00.

3. Ombak Laut Mentawai Surganya Peselancar

Foto: statesymbolsusa.org

Laut Mentawai terkenal dengan ombaknya yang eksotis. Ombak yang menggulung tinggi disukai peselancar. Banyak peselancar internasional berkunjung ke pulau ini untuk berselancar. Kabarnya, keeksotisan ombak Mentawai nomor dua setelah Hawaii.

4. Objek Wisata di Kepulauan Mentawai

Foto: macaronisresort.com

Objek wisata di Kepulauan Mentawai, antara lain pantai Pulau Siruso dengan pasir putihnya yang sangat indah, pesona pantai, dan goa Pamintaijat, serta ombak di Pulau Pittoijat yang disukai peselancar asing. Selain itu, jika kamu ingin suvenir yang terbuat dari kayu atau rotan khas Mentawai, dapat dijumpai di Dusun Sabbiret.

5. Masyarakat Kepulauan Mentawai

Foto: wisatasia.com

Masyarakat di kepulauan Mentawai bersuku asli Mentawai. Masyarakat di Tuapejat terdiri dari beragam suku karena sudah membaur dengan masyarakat luar. Masyarakat di beberapa pulau, asli Suku Mentawai masih mempertahankan kehidupan tradisionalnya, seperti di Pulau Siberut. Masyarakat asli suku Mentawai tinggal di rumah tradisional yang disebut Uma.

Uma merupakan rumah panggung yang terbuat dari kayu menggunakan pasak kayu agar lebih tahan gempa. Konstruksi Uma ini disesuaikan dengan kondisi Kepulauan Mentawai yang rawan gempa. Masyarakat tradisionalnya menganut animisme yang dikenal dengan Sabulungan.

6. Budaya Masyarakat Suku Mentawai

Foto: republika.com

Takaiters, budaya suku Mentawai sangat berbeda dengan budaya masyarakat Minangkabau, walaupun sama-sama terletak di Provinsi Sumatra Barat. Bahasa Mentawai sangat berbeda dengan bahasa Minangkabau. Berikut contoh perbedaan bahasanya.

Terima kasih (Bahasa Indonesia)
Tarimo kasih (Bahasa Minang)
Sura’ sabeu (Bahasa Mentawai)

Ibu (Bahasa Indonesia)
Amak (Bahasa Minang)
Ina (Bahasa Mentawai)

Bapak (Bahasa Indonesia)
Apak (Bahasa Minang)
Ukuy (Bahasa Mentawai)

Apa kabar? (Bahasa Indonesia)
Apo kaba? (Bahasa Minang)
Kipa kaina? (Bahasa Mentawai)

Nah, Guys, bisa dilihat, ya, perbedaan bahasa Mentawai dengan bahasa Minang. Selain bahasa, ada beberapa perbedaan antara suku Mentawai dengan Minang di antaranya pada pakaian, makanan, dan adat istiadat.

Semoga informasi ini dapat menjadi referensi bagi kamu yang ingin berlibur ke sana, ya.