Hai, Takaiters!

Bila mendengar kata patriotisme tentu yang terlintas di pikiran adalah tentang masa lalu, di mana para pahlawan berjuang mati-matian melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, patriotisme adalah sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa berjiwa patriotisme adalah rasa cinta pada tanah air yang diwujudkan dengan cara membela dan rela berkorban bagi bangsa serta negara.

Nah, selama ini bagaimana cara kamu mengimplementasikan rasa cinta dan loyalitasmu terhadap bangsa dan negara? Bentuk cinta dan loyalitas terhadap tanah air banyak macamnya. Misalnya, Menuntut ilmu, lalu ilmunya dimanfaatkan untuk kemanjuan bangsa. Mentaati segala peraturan pemerintah. Taat membayar pajak. Mencintai produk dalam negeri, dan banyak lagi contoh lainnya.

Namun, terkadang ada hal kecil yang terlupakan, dianggap tidak penting, atau dianggap hal sepele yang bukan sebagai wujud cinta terhadap tanah air. Hal yang dianggap kecil itu bisa jadi dampaknya sangat signifikan terhadap keutuhan dan kemakmuran NKRI. Misalnya, jiwa patriotisme dalam bentuk spritual. Ingin tahu apa 5 prinsip spritual itu? Berikut uraiannya.

1. Medoakan

Foto: muslim.okezone.com

Bagi sebagian orang mungkin tidak terpikirkan untuk mengirimkan doa buat bangsa dan negara. Biasanya, doa-doa itu berfokus pada kepentingan diri sendiri dan keluarga. Alangkah baiknya doa-doa itu juga untuk kemaslahatan negeri kita ini.
Mendoakan agar negeri ini terhindar dari segala bentuk bencana alam, virus penyakit, pada manusia, hewan, dan tanaman.

Mendoakan agar generasi bangsa menjadi insan yang beriman, bertakwa dan berilmu tinggi. Terhindar dari pergaulan bebas, LGBT, narkoba, dan minuman keras. Mendoakan agar dijauhkan dari pemimpin yang zalim, orang munafik, dan musuh dalam selimut. Banyak doa-doa yang dapat kita mohonkan pada Sang Maha Pencipta untuk negeri tercinta, Indonesia.

2. Menghargai Pahlawan dan Keluarganya

Foto: radarpekanbaru.com

Tentu kamu pernah mengikuti upacara bendera di sekolah setiap hari Senin. Apakah kamu mendoakan para pahlawan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal? Misalnya, ketika mengheningkan cipta, membacakan Alfathiah yang pahakalanya diniatkan untuk mereka.

Menghargai dan menghormati mereka yang masih hidup. Memberikan fasilitas hidup yang layak bagi mereka dan keluarganya, yang tentu ini menjadi tugas pemerintah. Bak kata orang bijak, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

3. Memberikan Keteladanan

Foto: acehsatu.com

Keteladanan secara luas berarti memberikan contoh, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Mejadikan diri sendiri sebagai teladan adalah cerminan jiwa patriot. Misalnya, menghemat pemakaian air dan listrik. Membuang sampah pada tempatnya. Menjaga fasilitas umum dari kerusakan. Menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Memelihara nilai- nilai luhur bangsa, yaitu gotomg-royong dan tolong-menolong. Keteladanan ini diajarkan kepada anak sejak dini agar setiap generasi muda diharapkan nantinya dapat memiliki jiwa patriot.

4. Menjaga Bendera Merah Putih

Foto: nuonline.com

Bendera merah putih yang berkibar hingga saat ini sudah pasti hasil perjuangan para pahlawan, perjuangan ikhlas hingga rela mati demi menjaga dan membela tanah air. Jasa dan perjuangan para pahlawan merupakan fakta sejarah yang tidak bisa dilupakan, bahkan harus terus diingat sepanjang hayat, dan diwariskan kepada anak cucu. Seperti pernyataan Bung Karno, “Jangan sekali-sekali melupakan sejarah”.

Sudah sepantasya jika seiap keluarga memliki dan menghormati bendera merah putih. Ikut memelihara dan meletakkannya di tempat yang baik. Menghargai lagu kebangsaan, terutama lagu Indonesia Raya. Ketika mendengar lagu Indonesia dikumandangkan, berhentilah sejenak dari berbagai kegiatan. Dengarlah lagu itu dengan hikmat. Apabila melihat bendera sedang dikibarkan yang diiringi lagu Indonesia raya, semestiyalah kamu ikut memberi penghormatan.

5. Membentuk Karakter

Foto: 3.bp.blogspot.com

Karakter merupakan watak atau kepribadian seseorang. Untuk membentuk karakter yang baik, sebaiknya seseorang selalu membiasakan mengerjakan kebiasaan yang baik. Lakukanlah kebiasaan yang baik itu secara konsisten sebagai cerminan cinta bangsa. Kebiasaan-kebiasaan yang baik akan membentuk karakter kamu.

Oleh karena itu, biasakan melakukan hal-hal yang baik walaupun itu kecil. Lakukan dan jangan malu-malu, karena kebaikan yang dilakukan itu untuk kamu. bukan untuk orang lain. Begitupun keburukan yang dikerjakan akan berdampak pada diri sendiri. Biasakanlah sopan dan ramah kepada orang lain. Membantu orang lain dalam kebaikan-kebaikan yang lain.

Bagaimana Takaiters? Kamu siap menjadi pribadi berkarakter dan memiliki jiwa patriotisme? Di atas telah diuraikan berbagai contoh sikap nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan sehari-sehari. Semoga kita dapat belajar dari contoh-contoh tersebut sehingga bisa menunjukkan sikap patriot untuk bangsa kita. Lakukanlah hal-hal kecil terlebih dahulu untuk lingkungan sekitar kamu karena semua hal besar berawal dari hal kecil. Selamat sukses, ya.