Hieyo, Takaiters!

Diet. Apa yang terbesit pertama kali di kepala kamu ketika mendengar istilah itu? Banyak orang menganggap diet adalah kegiatan yang susah. Perlu niat kuat untuk konsisten demi mendapatkan hasil yang optimal. Ya, hasil yang sesuai dengan apa yang diharapan.

Gagal diet biasanya muncul akibat niat yang setengah-setengah, plus terengah-egah di tengah jalan. Hal itu ditambah pula dengan anggapan bahwa diet adalah tantangan yang menyusahkan, dan tidak menyenangkan sama sekali.

Diet Itu Haruslah Menyenangkan

Diet menyenangkan sambil main game
Diet menyenangkan. Foto: Jamie Matociños/Unsplash

Sama seperti kesibukanmu, apa pun itu, agaknya akan lebih gampang kalau kita melakukannya dengan cara menikmatinya. Proses yang menyenangkan, serta hasil yang membawa kebahagiaan.

Merujuk pada hal serupa, diet juga mestinya begitu. Melakukan program fat-loss itu untuk memperbaiki tubuh, bukan malah menyiksa mental. Selain niat yang kuat serta kesiapan untuk konsisten, prinsip ‘diet itu menyenangkan’ juga layak buat disematkan.

Diet Bersama Game, Kenapa Enggak?

Bermain game untuk diet
Game untuk diet? Foto: Pexels

Memang sih, kedengarannya kurang berkaitan. Karena apa? Karena bermain game biasanya (dan masih sering) dianggap kegiatan yang buang-buang waktu. Main game, kerap dipandang bisa membuat orang menjadi malas.

Bermain game sebenarnya tidak lagi soal menatap layar display dengan tarian luwes jemari di atas altar bernama tombol kontrol. konsol, dan game sudah banyak mengalami perkembangan saat ini.

Kalau dilihat dari koridor positif, sebenarnya ada banyak game yang bisa ngebantu banget program dietmu. Itu mulai dari game yang diprogram langsung untuk dietmu atau elemen lain yang bakal cocok bersanding sebagai ‘aktor’ pembantu.

1. Game Berbasis Teknologi VR dan AR

Game yang bisa bikin olahraga
Game berbasis VR/AR. Foto: Eugene Capon/Pexels

Pernah dengar kisah seseorang yang berhasil menurunkan badannya karena rajin bermain game Pokemon Go? Ya, itu pernah terjadi! Memang sih, game ini sempat bikin kemacetan di beberapa kota, tetapi coba, deh, lihat sisi lainnya.

Game besutan Niantic itu menuntut pemainnya untuk menjelajah kota demi menangkap pokemon yang tersebar. Ini ‘memaksa’ kita keluar rumah. Namun, cobalah untuk memainkannya dengan berjalan kaki. Berapa kalori yang bakal hangus kemudian?

Pokemon Go sendiri merupakan salah satu dari banyaknya game Augmented Reality (AR) yang ada. Selain AR, game berbasis Virtual Reallity (VR) juga cocok, karena bisa bikin kamu bergerak aktif lewat sajiannya. Hitmotion: Reloaded adalah salah satu game yang manfaatin teknologi VR tersebut.

2. Deretan Game dengan Gesture-Controlled

gesture-controlled game cocok untuk diet
Game yang bikin pemainnya bergerak lincah. Foto: NintendObserver

Kalau enggak suka dengan game AR atau belum bisa mainin game VR karena perlu alat tambahan yang tergolong mahal, game dengan gesture-controlled bisa jadi pilihan alternatif.

Alih-alih hanya sekadar menekan-nekan tombol, dengan adanya kontrol gestur ini, pemain diharuskan untuk memainkan game dengan menggerakan tubuh.  Sama seperti game VR, kamu sudah pasti ngedapetin fitur ini. Cuma, bedanya ada pada suguhannya.

Kalau VR games bakal ngebawa kamu seolah-olah berada di dalamnya, game dengan kontrol gestur ini cuma bikin kamu bergerak-gerak sambal melihat layar. Nah, Nintendo Wii merupakan salah satu game console yang punya sederet game yang butuh gesture-controlled ini.

3. Salah Satu Game Brain Training Ini Juga Layak Dicoba

Foto: activemomsnetwork.com

Nah, kalau di dua jenis game sebelumnya berkutat tentang bergerak aktif. Game jenis ini dinilai mampu ‘berbuat baik’ terhadap fungsi mental dan keterampilan logika para pemainnya. Dalam dunia game, istilah ini biasanya masuk dalam genre Brain Games.

Kenapa game jenis ini juga layak untuk bersanding dengan program dietmu? Jadi, begini… Ada sebuah game yang diprogram langsung demi keberhasilan diet kita. Oleh sang pengembang, Center for Weight, Eating and Lifestyle Science dari Drexel University, Philadelphia AS, game itu bernama Diet DASH.

Game ini memang dikembangkan oleh para ilmuwan merangsang otak supaya pemainnya mampu mengurangi konsumsi makanan manis, alias berkadar gula tinggi. Diet DASH mungkin adalah salah satu game yang ‘blak-blakan’—kepingin bikin diet itu jadi menyenangkan—ya, Takaiters?

 

4. Mainkan Saja Game ‘Biasa’, Asal…

Mengalihkan rasa lapar
Main game jadi penunda hasrat kepingin makan terus. Foto: Harrison Haines/Pexels

Terlepas dari semua itu tadi, Takaiters sebenarnya masih tetap bisa kok maini game biasa. Ya, game yang biasa dimainkan sehari-hari. Game apa yang lagi dimainkan belakangan ini? Mobile Legend, PUBG, atau namatin Master League di PES?

Di sela program diet kita, game kesayangan kita semua tak perlu dilupakan begitu saja. Game yang sehari-hari kita mainkan bisa ngebantu juga, asalkan… kita manfaatin game ini sebagai cara untuk mengalihkan diri dari kebiasaan ngemil.

Misalnya, kebiasaan ngegame sambal nyemil bisa sedikit diubah: menjadikan main game sebagai aktivitas tunggal. Itu semua buat nyingkirin hasrat terhadap makanan, khususnya yang bisa ganggu diet yang lagi diusahain. Anggap saja game kesayangan kita itu seperti ‘jelly’ yang bisa menunda rasa lapar.

 

5. Lepas Gadgetmu, Diet Adalah Permainan Itu Sendiri

Game sebagai cara bikin diet yang menyenangkan
Game Diet. Foto: Pixabay

Sudah berniat atau lagi diet, tapi nggak suka main game? Tetap saja, diet itu (haruslah) menyenangkan. Diet itu susah. Oke, lepas gadgetmu, dan bagaimana kalau justru: diet adalah game itu sendiri?

Hal ini mungkin bakal jadi salah satu permainan yang menyenangkan, tapi juga menuntut Takaiters untuk serius. Game biasanya punya tantangan atau misi yang harus dikerjakan. Nah, diet juga begitu, bukan?

 

Buat Semuanya Jadi Lebih Seru

Misi dari “game diet” kita rancang dan kita juga yang harus selesaikan. Tidak ada salahnya juga untuk mengikuti beragam metode diet yang sudah ada. Jangan sungkan juga untuk mencari tips-tips seputar diet dari para ahli. Ya, ini sama seperti gamer yang mencari-cari tutorial game.

Itu semua demi kelancaran melewati setiap rintangan dan memperoleh status “mission success” atau semacamnya. Pola ini bakal jauh lebih nyata dari game VR/AR, lebih interaktif ketimbang game dengan gesture-controlled, dan lebih seru dibanding game-game yang lagi hype saat ini.

diet itu adalah permainan kita sendiri.
Jadikan diet layaknya sebuah permainan. Foto: Ylanite Koppens/Pexels

So, Takaiters… Kapan menekan tombol ‘mulai’ itu? Ketika tombol tersebut ditekan, tetap buat diri kita menikmatinya, ya!