Halo, Takaiters!

Tidak lama lagi umat muslim sedunia akan menyambut hadirnya Hari Raya Iduladha. Hari yang merupakan penanda telah berakhirnya waktu pelaksanaan ibadah haji, rukun Islam yang wajib dilaksanakan umat muslim di dunia.

Begitu pula dengan Aceh di mana penduduknya mayoritas muslim. Tentu saja menyambut gembira hadirnya hari tersebut.  Sejak masa kesultanan Iskandar Muda, ada sebuah tradisi yang terus dilestarikan menjelang Lebaran dan Ramadan, yaitu makmeugang, atau meugang.

Makmeu artinya makmur. Di masa Sultan rakyat Aceh memang hidup makmur. Bahkan, Sultan pun membagikan dana untuk menyambut Lebaran kepada masyarakatnya yang fakir melalui pimpinan desa yang disebut kechik. Tidak boleh ada yang tidak bisa makan daging di Hari Raya. Begitu prinsip Sultan. Makmeugang berarti pasar  yang makmur. Pada hari itu pasar akan ramai dengan hiruk pikuk masyarakat yang membeli kebutuhan untuk Hari Raya terutama daging.

Pasar Akan Ramai dikunjungi Masyarakat

Foto: beritahati.com

Dua atau satu hari sebelum Lebaran  tiba, maka kamu bisa melihat ruas-ruas jalan di pasar penuh sesak oleh masyarakat yang berbelanja daging. Meskipun Hari Raya Iduladha banyak daging kurban, masyarakat Aceh tetap memasak daging menjelang Hari Raya tersebut.

Akan Banyak Penjual Daging Sapi Dadakan

Foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Fakta ini amat menarik, ya, Guys. Pada hari ini orang-orang yang tidak terbiasa menjual daging kini ikut dalam barisan para penyedia daging sapi.

Pasar yang biasa lenggang oleh penjual daging. Kini dijejali oleh penjual daging di sepanjang jalan masuknya.

Hal ini dapat terjadi tidak hanya di pasar. Tetapi dapat kamu temui juga di berbagai titik. Jadi kalau kamu ke Aceh menjelang Iduladha jangan heran melihat penjual daging di mana-mana.

Semua Orang Akan menyiapkan Menu Daging dengan berbagai Variasi

Foto: tirailangit.com

Kalau kamu bertamu menjelang Iduladha, kamu tak akan menemukan ikan atau telur di meja makan tuan rumah di Aceh, ya, Guys. Walaupun mereka bukanlah orang berada, tetap saja daging menjadi menu utama di hari itu. Bagaimanapun caranya mereka akan mengupayakan  menyajikan makanan dari darat. Minimal sekali memotong ayam peliharaan sendiri.

Well, Guys! Itulah hal-hal yang akan kamu temui di Aceh menjelang Iduladha nanti. Bagaimana, istimewa kan?