Halo, Takaiters!

Siapa yang tidak pernah merasa takut? Khawatir yang berlebihan hingga berakhir depresi. Rasa takut pada kegelapan, takut kehilangan seseorang yang dicintai bahkan takut pada penyakit yang mengancam jiwa.

Hal ini wajar dialami tiap orang, sebab keadaan tertentu dapat memunculkan ketakutan, seperti saat sendiri di tengah malam yang gelap, saat akan menjalankan operasi atau ketakutan saat mengetahui tubuh terkena suatu penyakit yang membuat kesehatan semakin memburuk.

Ketakutan yang berlebihan mendominasi diri membuat keberanian nyaris tidak tersisa,  sehingga daya tahan tubuh  makin lemah. Parahnya, kemampuan fsikis untuk bertahan ikut berkurang. Akhirnya, fisik tidak mampu berjuang mempertahankan dirinya.

Oleh karena itu, ketakutan yang berlebihan tak jarang membawa dampak negatif pada fisik maupun psikologis. Berikut ini enam cara mengatasi ketakutan pada penyakit yang mengancam jiwa.

Berpikir Positif

Foto: pexels.com

Berpikir positif saat di dera rasa takut yang berlebihan, akan membantu menyadarkan naluri untuk bertahan hidup. Upaya ini sebagai bentuk pertahanan saat berhadapan dengan kondisi emosional yang berlebihan. Alhasil, tubuh secara otomatis melepaskan ketegangan, dan kembali rileks.

Percaya Diri

Foto: pexels.com

Membangun dan mempertahan rasa percaya diri, memang tidak semudah yang dibayangkan, terlebih saat tubuh tidak berdaya. Ditambah lingkungan tidak mendukung proses penyembuhan. Oleh karena itu, mempunyai rasa percaya diri yang kuat tentu mampu membantu tubuh bertahan dari penyakit yang mengancam jiwa.

Tidak Mengeluh

Foto: medium.com

Mengeluh seringkali terjadi saat seseorang mendapat suatu masalah. Terlebih jika masalah berat seperti tubuh yang sedang sakit. Tindakan mengeluh sama sekali tidak membantu proses penyembuhan, justru makin memperburuk kondisi kesehatan. Menurut dr. Danardi Sosrosumihardjo, SpKJ(K), di situs okezone.com, sering mengeluh makin berat sakit yang dirasakan. Mengeluh juga pertanda coping mechanism diri di otak tidak kuat menangani beban distress.

Meminta Dukungan Keluarga

Foto: unsplash.com

Langkah keempat ini, sangat tepat saat ketakutan pada penyakit mulai melanda. Perhatian dan kasih sayang yang ditunjukkan oleh keluarga dapat memperkuat keyakinan untuk sembuh. Selain itu, rasa takut dapat disampaikan pada keluarga dan bukan mustahil keluarga dapat memberikan solusi atau jalan keluar.

Menenangkan Diri

Foto: pexels.com

Salah satu cara mengatasi ketakutan karena terkena penyakit adalah dengan menenangkan diri. Tiap orang tentu mempunyai cara yang berbeda saat menenangkan diri. Melakukan yoga, mendengarkan musik, menekuni hobi dapat mendatangkan ketenangan.

Mendekatkan Diri pada Tuhan

Foto: brilio.net

Cara terakhir yaitu mendekatkan diri pada Tuhan adalah upaya pamungkas yang dapat menghilangkan rasa takut. Bersikap pasrah, menyerahkan semuanya pada sang pencipta akan menghadirkan kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi cobaan.

Nah Takaiters, semoga keenam ulasan di atas dapat membantu mengusir ketakutan dari penyakit yang mengancam jiwa. Amin.