Hai, Takaiters!

Bermaaf-maafan sebenarnya tidak hanya dilakukan pada waktu hari raya Idulfitri ataupun menjelang bulan Ramadan saja. Namun, ketika kamu mempunyai kesalahan kepada orang lain, menyakiti ataupun telah merepotkan orang lain, bersegeralahan untuk meminta maaf.

Sering mengucapkan maaf bukan berarti merendahkan diri sendiri,te tapi sebaliknya merupakan cerminan dari hati yang tulus yang tidak mau menyakiti ataupun melukai siapa pun, baik disadari maupun tidak.

Nah, menyambut bulan Ramadan, yaitu bulan yang suci yang dinanti-nanti seluruh umat muslim, biasanya ada tradisi bermaaf-maafan yang dilakukan baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan orang-orang yang dikenal baik itu saudara, rekan sejawat, rekan kerja, ataupun teman.

Tradisi bermaaf-maafan ini biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama dan bersalaman. Jika tidak bertemu langsung, media sosial adalah sarana yang digunakan untuk saling berkirim kata maaf.

Bermaaf-maafan menjelang datangnya bulan suci ini bukanlah kewajiban ataupun sunah yang harus dilakukan karena dalam Islam sendiri sudah jelas disebutkan untuk bersegera meminta maaf jika telah melakukan suatu kesalahan. Namun, tidak ada salahnya juga menjelang datangnya bulan Ramadan meminta maaf  kepada saudara, teman dan handai taulan karena banyak faedah yang bisa didapat, lo, Guys? Mau tahu, Baca bareng-bareng, yuk.

Membersihkan Hati

Foto: republika.com

Bulan Ramadan bulan yang suci, untuk melaluinya dengan khusuk yang pertama dibersihkan adalah hati. Bersihkan hati dari segala amarah, keluh kesah, benci, dan juga dendam. Untuk itu, memaafkan kesalahan oang lain yang telah melukai kamu ataupun meminta maaf atas segala khilaf bisa kamu lakukan untuk membersihkan hati kamu di bulan Ramadan ini.

Buah Keikhlasan

Foto: smallbusiness.co.uk

Bermaaf-maafan menjelang Ramadan akan berbuah pada keikhlasan hati untuk terus saling mengasihi sesama saudara, teman, dan handai taulan. Hal ini akan menjadi pondasi agar terus menjaga sikap dan perilaku untuk tidak mudah menyakiti dan melukai orang lain.

Mempererat Tali Silaturahmi

Foto: freepic.com

Bermaaf-maafan  juga bisa mempererat tali silaturahmi. Dengan mengunjungi saudara, teman, dan handai taulan untuk meminta maaf dapat menumbuhkan rasa persaudaraan yang semakin erat.

Sebagai Salah Satu Bentuk dari Self-Healing

Foto: mediaindonesia.com

Membiasakan memberikan maaf dan meminta maaf saat kamu disakiti ataupun saat kamu puna salah adalah bentuk dari self-healing yang nantinya bisa membuat hidup kamu semakin tenang. Momen Ramadan adalah saat yang tepat untuk terus mengasah keihklasan hati untuk mudah memaafkan dan meminta maaf.

Nah, itu dia beberapa faedah atau manfaat dari bermaaf-maafan. Semoga kedepannya kita bisa menjadi pribadi yang mudah memaafkan jika ada orang lain yang menyakiti dan juga menjadi pribadi yang tidak sungkan untuk meminta maaf jika melakukan kesalahan.