Hai, Takaiters!

Sudah pernah mendengar tentang kota Kudus? Kota Kudus merupakan kota yang paling kecil di Jawa Tengah. Kota ini berbatasan dengan kota Jepara, Pati dan Demak. Walaupun kota kecil, Kudus merupakan kota industri, lho.  Terdapat beberapa pabrik dan pusat perbelanjaan di Kudus, seperti Djarum, Polytron, Nojorono, Ramayana, Matahari, dan masih banyak yang lainnya.

Setiap kota mempunyai tradisi, ya, Takaiters. Kota Kudus juga memiliki tradisi yang selalu ramai dikunjungi. Warga Kudus sangat menyukai kegiatan berkumpul dalam keramaian. Yuk, simak apa saja tradisi unik di Kota Kudus.

  • Buka Luwur Sunan Kudus

Tradisi unik kota kudus
Foto: style.trimbunnews.com

Buka Luwur merupakan suatu ritual membersihkan makam Wali beserta pusakanya. Luwur artinya kain penutup. Maksudnya, kain penutup yang menutupi makam Sunan Kudus dibersihkan, kemudian diganti yang baru. Buka luwur dilakukan dalam rangka memperingati haul (hari kematian) Sunan Kudus yaitu tanggal 10 Muharam.

Setiap buka luwur, warga akan membersihkan dan memasak bersama-sama. Masakan yang dihasilkan yaitu nasi uyah asem. Nasi uyah asem terdiri dari nasi dan daging kerbau yang telah dibumbui, kemudian dibungkus daun jati. Nasi akan dibagikan secara gratis kepada warga kudus, sehingga membuat warga kudus berbondong-bondong membuat antrian dari subuh hingga siang. Warga Kudus mempercayai bahwa nasi ini harus dimakan meski sedikit sebagi bentuk ‘ ngalap berkah’ pada Sunan Kudus.

  • Dandangan

Tradisi unik di kota kudus
Foto: phinemo.com

Dandangan merupakan sebuah tradisi di Kudus untuk menyambut bulan puasa Ramadhan. Biasanya akan dimulai sepuluh hari sebelumnya. Kata dandangan berasal dari kata dang dang dang. Ketika awal puasa telah ditetapkan maka bedug masjid menara kudus akan dipukul yang berbunyi dang dang dang.

Banyaknya warga kudus yang berkumpul membuat para pedagang menjual dagangannya di sekitar menara kudus. Sepanjang jalan sunan kudus akan digelar lapak dengan berbagai jenis barang maupun makanan. Banyak pedagang yang berasal dari luar kota Kudus, lho.

Tradisi dandangan ini masih dilakukan sampai sekarang. Namun, tahun ini tradisi dandangan ditiadakan, dikarenakan himbauan Pemerintah untuk tidak membuat keramaian. Padahal pedagang yang mendaftar telah memenuhi kuota.

  • Pasar Kuliner Jadul

Tradisi unik kota kudus apa saja
Foto: nu.or.id

Pasar kuliner jadul ini diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Masjid Al Aqso, masjid peninggalan Sunan Kudus. Di pasar ini menawarkan berbagai jenis makanan tempo dulu, seperti tiwul, horog horog, nasi jangkrik, rujak pecel dan lainnya. Tradisi ini telah diadakan sejak tahun lalu.

Tiga tradisi di atas sangat ditunggu-tunggu warga Kudus, lho. Dikarenakan tradisi merupakan sesuatu yang menarik di kota Kudus serta sebagai wujud kecintaan pada daerah.

Itulah bahasan tentang tradisi unik Kota Kudus. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan tentang tradisi daerah di Indonesia, ya, Takaiters. Semoga bermanfaat.