Halo, Takaiters!

Komunikasi manusia pada dasarnya dilakukan secara verbal dan non verbal. Saat ini, kita sudah terbiasa menggunakan kata-kata dalam komunikasi, tetapi ternyata ada saat di mana komunikasi non-verbal lebih menguntungkan untuk mencapai tujuan.  Dalam komunikasi non-verbal, yang dominan dilakukan adalah proses pengekspresian wajah, gerakan, pandangan, nada suara, dan postur untuk mengirim dan menerima pesan.

Mengenai betapa pentingnya komunikasi non-verbal dalam komunikasi, Albert Mehrabian memperkirakan bahwa dampak sebuah pesan diakibatkan oleh 93% pesan non-verbal (salah satunya body language) dan 7%  pesan verbal. Wow … ternyata begitu, ya? Mengingat pentingnya komunikasi non-verbal, kamu sebaiknya mempelajari 3 poin penting berikut ini, Guys.

Gesture – Bahasa Tubuh

Foto: nutshell.com

Gesture sebagai bagian dari body language merupakan aksi tubuh yang terlihat mengkomunikasikan pesan tertentu sebagai pengganti kata-kata atau digunakan secara paralel dengan kata-kata. Gesture mengikutkan pergerakan dari tangan, wajah atau bagian lain dari tubuh.

Sikap tubuh yang baik saat berbicara dengan orang lain bisa digunakan untuk menekankan poin penting yang ingin disampaikan, Guys. Sehingga ketepatan penyampaian pesan yang diiringi gesture yang pas membuat pesan yang ingin kamu sampaikan dapat ditangkap baik oleh lawan bicara. Jadi, meskipun kita tidak bisa membaca pikiran seseorang, kita bisa belajar banyak dari bahasa tubuhnya.

Eye Contact – Kontak Mata

Foto: denisgafuri.com

Kontak mata merupakan kejadian ketika dua orang melihat mata satu sama lain pada saat yang sama. Kontak mata merupakan salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang disebut okulasik dan memiliki pengaruh yang besar dalam perilaku sosial. Dengan adanya kontak mata kamu akan tahu apakah ada umpan balik, ketertarikan, penghargaan, kepercayaan diri, ekspresi, dalam tidaknya suatu hubungan, dan bahkan kebohongan!

Kontak mata yang menghadirkan kepercayaan dan respect dari lawan bicara, membentuk sebuah pertemanan. Kontak mata menunjukan apakah kamu seseorang yang friendly, warm, canggung atau sombong, Guys. Jadi, jangan membiasakan diri berkomunikasi tanpa kontak mata sementara kalian bertemu langsung, ya.

Mime – Ekspresi Wajah

Foto: busy.org

Ekspresi wajah atau mimik adalah hasil dari satu atau lebih gerakan atau posisi otot pada wajah. Ekspresi  wajah merupakan salah satu bentuk komunikasi non verbal, dan dapat menyampaikan keadaan emosi dari seseorang kepada orang yang mengamatinya. Dengan ekspresi wajah, kamu akan memahami kepribadian, emosi dan pola pikir orang lain.

Ekspresi wajah juga sangat berguna untuk meyakinkan orang mengenai sesuatu serta meminimalkan kesalahpahaman.  Orang yang ahli berkomunikasi menjadikan ekspresi wajah sebagai pelengkap komunikasi, bahkan dalam beberapa kasus ekspresi wajahnya dapat mewakili komunikasi verbal  tanpa menimbulkan salah paham dan salah tafsir, Guys! Jika kamu pernah menemukan orang seperti, dia pasti memiliki ketrampilan komunikasi yang sangat baik.

Nah, Takaiters, yuk, belajar lebih banyak mengenai komunikasi efektif. Jika sudah menguasai ketrampilan ini, kamu akan menjadi seseorang yang sangat disukai di mana pun berada. Yang perlu kamu pahami adalah bahwa semuanya memerlukan latihan dan kerja keras.