Hai, Takaiters!

Kamu orang tua yang selalu sibuk dengan urusan pekerjaan? Tak punya waktu untuk sekadar jalan dengan anak? Wah, sudah saatnya kamu mereview kehidupanmu, Guys, karena membangun bonding bukan semata-mata mencukupi segala kebutuhan fisik anak. Ada banyak hal yang membuat ikatan batin orang tua dan anak semakin meningkat, salah satunya dengan jalan bersama!

Memperluas Wawasan

Foto: blog.daum.net

Anak adalah pembelajar yang sangat ulung, Guys. Apa pun yang dilihat, didengar, dan dirasa akan meningkatkan kecerdasannya. Ingatan dan kecerdasan anak akan semakin kuat ketika ditambah dengan banyak pengalaman yang dialami saat melakukan perjalanan.

Haruskah melakukan perjalanan yang jauh dan berbiaya mahal? Tentu saja tidak. Mengajak anak berkeliling komplek perumahan sambil menyapa tetangga akan memberinya pengalaman mengenai arti keramahtamahan, kebaikan, dan silaturahim. Bermain di taman sambil mengamati tumbuhan dan binatang langka akan membuat rasa ingin tahunya membuncah, apalagi jika dilanjutkan dengan surfing bareng di dunia maya.

Jika memungkinkan, sekali-sekali ajak jalan-jalan ke tempat yang berbiaya. Misalnya mengunjungi pameran teknologi atau tempat wisata dengan fasilitas canggih. Tunjukkan bahwa ini, lo, dunia yang bakal mereka temui nanti. Dengan begitu anak terpacu untuk terus menambah wawasan mengenai teknologi dan perkembangannya.

Memperkuat Ikatan Keluarga

Foto: dissolve.com

Berapa waktu yang kita habiskan di tempat, Guys? Rata-rata sepertiga hari kita habiskan untuk bekerja di kantor. Jika ada saat harus lembur atau mengerjakan proyek tertentu di luar kota, tentu waktunya menjadi lebih banyak. Meskipun kita bekerja untuk mencari nafkah, anak-anak belum tentu paham, Guys! Yang mereka tahu, kebutuhan fisik harus terpenuhi tetapi tetap ada waktu kebersamaaan dan kedekatan dengan orang tuanya.

Jadi, sesekali alokasikan waktu untuk jalan-jalan dengan anak. Biarkan anak bermanja-manja selama perjalanan. Sediakan punggungmu wahai ayah, gendonglah balitamu dengan penuh kasih. Dekap mereka selagi bisa dan ada kesempatan untuk itu. Rangkullah anak-anak remaja yang kamu miliki dan posisikan diri sebagai teman.

Biarkan mereka tahu bahwa orang tua selalu ada untuk mendengar curahan hatinya.  Dalam setiap perjalanan yang dilakukan bersama seluruh keluarga, selalu ada kenangan yang tersimpan dan menguatkan hubungan kekeluargaan sehingga rugilah para orang tua yang tidak mau melakukannya.

Mudah Beradaptasi

Foto: saverngorge.org.uk

Anak-anak yang sejak kecil sering melakukan perjalanan akan lebih mudah beradaptasi dengan keterbatasan fasilitas yang dijumpai dan mudah menyesuaikan diri dengan kebiasaan di tempat yang dituju. Anak-anak juga akan berpikiran lebih terbuka sehingga belajar menerima dan menghormati keputusan, preferensi dan ide orang lain.

Sesekali bandingkan temperamen anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan televisi atau bermain gadget dengan anak-anak yang senang bermain dengan teman sebayanya di luar rumah. Anak-anak yang suka bermain di luar rumah lebih mudah mengendalikan emosi, senang mengantri, tidak mendominasi pembicaraan, dan menunjukkan empati yang patut diacungi jempol, Guys! Maka jangan segan mengajak anak jalan-jalan meskipun hanya mengitari alun-alun saat Car Free Day.

Nah Takaiters, daripada tidur sepanjang akhir pekan setelah sibuk bekerja, carilah kesempatan refreshing bersama anak-anak. badan, pikiran, dan  ikatan keluarga akan menjadi lebih baik setelah itu. Bonusnya tentu saja anak-anak yang bertumbuh dan berkembang dengan sangat memuaskan karena anak-anak yang secara fisik dan psikis tumbuh dalam suasana bahagia akan menjadi anak-anak yang sukses di masa depan.