Hai, Takaiters!

Puasa adalah salah satu ibadah wajib yang akan dilakukan dalam mengisi bulan Ramadan. Tahukah kamu manfaat puasa? Dan kenapa hampir semua agama samawi menganjurkan penganutnya untuk berpuasa? Ternyata menurut  pendapat para ahli kesehatan puasa bisa memberikan banyak manfaat bagi yang melaksanakan. Yaitu bisa mengatasi stres, ketenangan jiwa, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyembuhan satu penyakit, menyehatkan tubuh, serta cara terbaik untuk memelihara kesehatan dan kecantikan.

Selain itu, puasa juga dapat membuat pelaksananya awet muda karena saat melaksanakan puasa, organ-organ tubuh  diberi kesempatan untuk beristirahat. Oleh karena itu, puasa sangat dianjurkan. Puasa itu dapat dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh penderita mag sekalipun. Namun, untuk penderita mag melaksanakan puasa harus lebih memperhatikan beberapa hal, agar bisa lebih fit dalam menjalaninya .

Penyakit mag dalam bahasa kedokteran dikenal dengan penyakit gastritis.  Penyakit  ini disebabkan  peningkatan produksi asam lambung yang  menyebabkan iritasi pada dinding lambung.

Penderita mag perlu persiapan khusus dalam menjalankan puasa, agar dapat puasa dengan lancar dan keluhan mag berkurang. Berikut beberapa tips sehat yang bisa dilakukan bagi penderita mag dalam menjalankan ibadah puasa. Yuk, intip ulasannya!

1. Hindari Makanan dan Minuman yang Mengandung Gas

Foto: galla.seelenfluegel.info

Penderita mag dianjurkan tidak mengkonsumsi Makanan dan minuman yang mengandung gas seperti nangka, pisang ambon, sawi, kol , tape,  durian, taoge, dan kedondong.

Untuk jenis minuman yang yang harus hindari  minuman bersoda, kopi, air tape, sari buah citrus, jeruk,  dan sari lemon.

2. Hindari Makanan yang Mengandung Lemak

Foto: idmtimes.com

Makanan berlemak secara langsung dapat merusak lambung, jenis makanan ini bisa berupa kue tar, gorengan, cokelat, dan keju. Beberapa sumber karbohidrat seperti talas, bihun, ketan, mi, ubi singkong, jagung, dan dodol.

3. Hindari Produk Olahan

Foto: resepkoki.id

Biasanya produk olahan banyak mengandung  MSG,  pemanis  buatan, lemak, dan sodium. Zat ini menyebabkan ketagihan sehingga membuat mudah lapar  karena itu disarankan untuk menghindari makanan tersebut.

4. Hindari Stres

Foto: pexels.com

Stres harus dihindari karena dapat meningkatkan produksi asam lambung. Stress bisa disebabkan oleh multifaktor seperti kelelahan, kurang tidur atau banyak pikiran. Penderita sebaiknya dapat mengendalikan emosi dan diri agar tidak mudah stres.

5. Pilihlah Makanan yang Dapat Dicerna secara Lambat

Foto: medicalnewstoday.com

Penderita mag bisa mengkonsumsi bahan makanan yang dapat dicerna secara lambat untuk menghindari lemas dan rasa cepat lapar sepanjang hari. Misalnya: kurma, pisang, salmon.

6. Segeralah Berbuka dengan Porsi Kecil tapi Sering

Foto: steamykitchen.com

Sering pada saat berbuka orang kalap menyantap makanan  dalam porsi besar, sehingga menyebabkan perut sakit dan kembung.  Mulailah  berbuka dengan beberapa buah kurma lalu air putih hangat, atau semangkuk sup hangat  disertai 1-2 potong buah, baru setelah itu dilanjutkan dengan menu utama.

7. Cukupi Asupan Cairan Dalam Tubuh

Foto: healtline.com

Konsumsi air putih sekitar 1,5-2 liter perhari atau setara dengan  8-12 gelas. Kebutuhan cairan ini  di sesuaikan dengan aktivitas dan lingkungan. Karena pada saat puasa secara perlahan tubuh akan rentan mengalami dehidrasi. Untuk dapat memenuhi asupan cairan, kamu bisa siasati dengan cara mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung air pada saat sahur maupun berbuka.

8. Hindari Tidur Setelah Sahur

Foto: pexels.com

Karena tidur setelah makan akan meningkatkan sekresi asam lambung, dan resiko stomach acid reflux  yaitu suatu kondisi cairan lambung dimuntahkan.

9. Berhentilah Merokok

Foto: pexels.com

Rokok meningkatkan risiko mag dan ulkus peptikum, selain itu sebagian ulama menyatakan rokok itu haram karena jika ditimbang manfaat dan mudaratnya, lebih besar mudaratnya. Bagi perokok dan juga penderita mag jadikanlah Ramadan ini momen untuk hidup sehat dan lebih bermaanfaat. Mungkin saja uang yang biasa untuk membeli rokok dialihkan untuk berinfak atau bersedekah.

Demikian Takaiters,  9 tips sehat menjalankan puasa bagi penderita mag, semoga bisa bermanfaat. Yuk, kita sambut bulan Ramadan dengan mempersiapkan diri penuh sukacita semoga menjadi ladang ibadah dan meningkatkan kualitas diri.