Halo, Takaiters!

Indonesia yang berada dibawah kekuasaan Belanda selama 3,5 abad memberikan dampak yang besar dalam beberapa aspek. Tidak hanya dalam hal budaya dan kehidupan masyarakatnya, hal ini juga berpengaruh pada aspek sederhana, seperti makanan.

Selama era kolonial, Indonesia mengenal berbagai bahan makanan yang terbilang baru. Salah satunya adalah jagung dan ubi yang berasal dari Hindia Barat yang dibawa oleh bangsa Spanyol. Saat itu,  sebagian besar makanan yang disantap berupa hasil pertanian.

Mengutip dari buku “Pusaka Cita Rasa Indonesia” yang ditulis oleh Murdijati Gardjito, Umar Santoso, dan Eni Harmayani, berikut lima makanan Nusantara yang tercipta di era kolonial.

1. Nasi Tiwul

Foto: tribunnews.com

Di masa pendudukan Belanda, umbi-umbian menjadi bahan baku yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tak heran umbi tersebut diolah menjadi makanan pokok bercita rasa nikmat dan mengenyangkan. Salah satunya tiwul. Makanan ini terbuat dari olahan ketela yang dipadukan dengan kelapa parut. Singkong dan ubi yang sangat mudah tumbuh di Indonesia menjadi bahan baku makanan yang menjadi menu andalan kala itu.

2. Nasi Kuning

Foto: genpi.com

Nasi kuning merupakan hidangan nasi berbentuk kerucut dengan warna kuning. Biasanya disajikan sebagai simbol rasa syukur setelah terjadi sesuatu peristiwa yang membahagiakan. Nasi kuning juga sarat akan makna. Bentuknya yang kerucut pada nasi tumpeng merupakan representasi dari kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak gunung dan perbukitan.

3. Lalap

Foto: idntimes.com

Sejak masa kolonial, lalap atau lalapan sudah dikonsumsi oleh masyarakat pribumi, terutama di daerah Sunda. Biasanya akan dikonsumsi dengan nasi dan sambal terasi. Selain itu, ada juga sayur podomoro, pindang, dan semur yang lazim menjadi lauk pada masa itu.

4. Telur asin

Foto: idntimes.com

Garam sudah banyak di daerah pantai Nusantara sejak era kolonial. Hal ini menjadi alasan terciptanya hidangan telur asin. Telur asin terbuat dari telur bebek yang diperam bersama garam, memiliki karakteristik umur yang lebih awet. Sehingga, bisa dikonsumsi dalam waktu lama dan cocok untuk perbekalan saat perang.

5. Nasi Jagung

Foto: majayacorner.com

Tanaman jagung baru masuk ke Indonesia setelah dibawa oleh bangsa Spanyol. Pembudidayaan dilakukan di tanah Jawa dan membuat popularitas jagung sebagai makanan pokok makin meningkat. Jagung yang diolah menjadi nasi jagung merupakan sumber karbohidrat yang kaya nutrisi.

Nah Takaiters, itu dia makanan yang tercipta di masa penjajahan. Sudah mencoba makanan tersebut? Mana makanan favoritmu?