Hai, Takaiters!

Apakah kalian selalu tidur dalam kamar yang gelap gulita? Atau justru sebaliknya, tidur dalam kamar yang terang benderang?

Kalau kalian selama ini biasa tidur dalam kamar yang diterangi sinar lampu maupun sinar lainnya, ada baiknya mulai berupaya untuk tidur dalam kamar yang gelap gulita. Kenapa?

Sebagaimana diketahui, kamar yang gelap gulita akan meningkatkan relaksasi dan mendorong produksi hormon melatonin di tubuh kita, yang membantu kita lebih mudah tidur.

Tapi, sebenarnya bukan hanya itu saja manfaat tidur di kamar yang gelap gulita. Masih ada lho beberapa manfaat lainnya.

1. Mengurangi depresi

manfaat tidur dalam kondisi gelap
Foto: alodokter.com

Kajian yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Ohio, Amerika Serikat, tidur di kamar yang penuh cahaya akan mengganggu ritme sirkadian (sistem internal tubuh yang mengatur banyak hal, mulai dari siklus tidur hingga pencernaan).

Akibatnya, tubuh kita tidak tahu jam berapa harus tidur, dan ritme tubuh kita jadi terdistorsi, serta menyebabkan ketidakseimbangan mental, dan membuka peluang untuk lebih mudah terkena depresi.

2. Membuat tubuh lebih ramping

sebaiknya tidur dalam keadaan gelap atau terang
Foto: kawaiijapanbeauty.com

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur dengan lampu menyala dapat meningkatkan berat badan hingga 50 persen. Ini bisa terjadi karena cahaya mengubah ritme biologis tubuh dan juga mengubah parameter metabolisme tubuh.

3. Kenyamanan buat mata

lebih baik tidur dalam keadaan gelap atau terang
Foto: idntimes.com

Tidur dalam gelap membantu mata kita beristirahat dengan benar dan melindungi kesehatan mata. Anak-anak yang biasanya tidur dengan lampu menyala kemungkinan lebih berisiko mengalami masalah miopia.

4. Mengurangi kemungkinan terkena diabetes

Foto: cermati.com

Sebuah studi yang dilakukan beberapa waktu lalu di Northwestern University, Chicago, dan diterbitkan dalam jurnal ilmiah Sleep, mengungkapkan bahwa menyalakan lampu saat tidur dapat memperbesar risiko terkena serangan diabetes. Diketahui bahwa paparan atau eksposur cahaya selama jam-jam tidur dapat mempengaruhi resistensi insulin.

Lalu, bagaimana kiatnya agar kita dapat tidur dalam keadaan gelap gulita?

Pertama, matikan lampu ruangan tempat di mana kita tidur. Lampu penerangan di kamar tidur sama sekali tidak dibutuhkan ketika kita tidur. Jadi, matikan saja. Cahaya terang justru akan menghambat produksi melatonin di tubuh kita.

Kedua, tutupi jendela. Jika kamar kamu memiliki jendela, cahaya bulan, lampu jalan, lampu teras, bahkan lampu kendaraan, bisa saja menerobos masuk ke kamar. Tutuplah jendela dengan tirai yang cukup tebal sehingga cahaya sulit menembusnya. Menutup jendela dengan aluminium foil adalah alternatif lain untuk menghalangi cahaya masuk ke kamar tidur.

Ketiga, perhatikan celah-celah pintu. Celah pintu bisa juga menjadi sumber masuknya cahaya. Untuk itu, tutup pula celah pintu untuk menghalangi cahaya masuk.

Keempat, matikan semua perangkat elektronik. Ponsel, laptop, komputer tablet maupun televisi memancarkan cahaya. Saat jam tidur malam, sebaiknya perangkat-perangkat tadi dimatikan.

Nah, Takaiters, Itulah beberapa manfaat apabila kita tidur dalam kondisi kamar yang gelap gulita.

Jadi, khusus bagi kalian yang masih senang tidur dengan lampu yang menyala, ada baiknya sejak sekarang mulai membiasakan diri untuk selalu tidur dalam kondisi gelap gulita.