Halo, Takaiters!

Setiap orang pasti memiliki kecenderungan untuk bergaul dengan orang lain. Tak heran karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Selain itu, kini dengan kecanggihan teknologi, manusia bisa begitu mudah berteman dengan siapa saja tanpa perlu bertatap muka. Namun, saat menjalin hubungan dengan orang lain, tak selamanya bisa berjalan mulus. Lalu bagaimana cara kita menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita? Mari simak ulasan berikut.

Berkomunikasi yang Baik 

Foto: pexels.com

Siapa saja akan merasa senang jika kamu berkata dengan kalimat yang baik. Baik di sini bukan berarti menjilat, ya. Saat kamu ingin menyampaikan kritik, misalnya, gunakan kalimat yang tidak menyudutkan. Saat ingin bergurau, sebaiknya tidak memakai kalimat yang menyakiti hati temanmu. Karena mungkin saja mereka tertawa, tetapi di dalam hati begitu terpukul.

Kenali dengan Baik

Foto: pexels.com

Jika sudah berteman cukup lama, sudah seharusnya kamu tahu hal apa saja yang ia sukai maupun tidak. Jangan pernah menyinggung hal-hal yang dibencinya karena pasti ia akan merasa kecewa padamu. Ia tentu senang kalau kamu hafal hal-hal tentangnya. Itu menunjukkan kepedulianmu kepadanya.

Jangan Pamrih

Foto: pexels.com

Saat kamu berteman dengan seseorang karena mengharapkan sesuatu, yakinlah hubungan itu tidak akan lama. Siapa pun akan segan saat tahu kamu punya maksud tertentu dengannya. Bertemanlah dengan tulus tanpa mengharapkan balasan yang lebih banyak.

Buatlah Bahagia

Foto: pexels.com

Tak perlu mahal untuk bisa membahagiakan teman-teman kamu. Tanyakan saja kabar temanmu sekeluarga atau sekadar menyapa  dengan senyuman, itu saja sudah cukup untuk membuat orang lain senang. Tentu akan jauh lebih baik jika sekali waktu kamu memberi kejutan dengan membelikan keripik atau seporsi gado-gado gratis, misalnya. Pasti temanmu akan merasa senang.

Jangan Memaksa

Foto: pexels.com

Kamu dan teman-temanmu itu berbeda. Sejak lahir mengalami perlakuan dan suasana yang tidak sama. Sifat dan latar belakang keluarga pun berbeda, bahkan yang saudara kembar saja tidak sama. Jadi, tidak bijak kalau kamu menuntut teman-teman untuk selalu setuju denganmu dan mengikuti pendapatmu. Jika mereka tak suka, ya sudah. Hargai itu. Kalau kamu tetap memaksa, bisa jadi mereka justru akan menjauhimu.

Dengarkanlah Temanmu

Foto: pexels.com

Jika temanmu mengatakan secara langsung tentang sesuatu yang tidak disukai darimu, jangan buru-buru emosi, ya. Mungkin tujuannya baik. Introspeksi saja apa benar kamu begitu? Kalau benar, ya berarti kamu harus memperbaiki diri. Kalau tidak benar? Ya tetap harus introspeksi kenapa sampai teman-temanmu bisa berpikir begitu?

Empati

Foto: unsplash.com

Jika temanmu sedang dalam kesusahan, tempatkanlah dirimu pada posisi dia. Jangan mengganggunya dengan hal-hal yang bisa membuatnya merasa tambah susah. Lakukan sesuatu yang bisa meringankan bebannya, baik moral maupun materi.

Akhirnya, berteman itu adalah kebutuhan kita sendiri. Saat teman-teman merasa nyaman bersama kita, tentu akan membuat kita ikut bahagia. Bertemanlah dengan siapa saja dan sebanyak-banyaknya. Kita tak pernah tahu, suatu saat mungkin mereka akan menolong kita.