Hai, Takaiters!

Ketika seorang laki-laki sudah selesai kuliah dan bekerja, apa, sih, yang diharapkan selain menikah? Banyak anak muda yang sudah mapan secara ekonomi tetapi tidak berani menikah, karena urusan menikah ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum menikah ada baiknya kamu mempersiapkan diri menjadi seorang pria idaman yang diharapkan para perempuan. Mau tahu high quality jomlo seperti apa yang diharapkan seorang perempuan? Yuk, simak ulasannya!

1. Imam yang Tak Pernah Mengecewakan

Foto: unspalsh.com

Sosok laki-laki idaman adalah yang mampu menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya bagi istri dan anak-anaknya. Mampu mengatur urusan istri dan anak, mendidik dan membimbing dalam kebaikan. Laki-laki idaman yang  memerintah menjalankan ketentuan agama dan melarang mereka dari hal-hal yang dilarang dan meluruskan segala penyimpangan yang dilakukan. Sehingga seorang suami seharusnya dapat memberikan contoh yang baik dan membimbing keluarga ke jalan yang benar dan sesuai dengan agama yang dianutnya.

2. Pencari Nafkah yang Handal

Foto: unspalsh.com

Menafkahi keluarga adalah salah satu kewajiban utama seorang kepala keluarga dan dengan inilah di antaranya dia disebut pemimpin bagi anggota keluarganya. Memberi nafkah yang halal sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Nafkah adalah hak wajib seorang istri dari suaminya. Ketika menikah, maka seorang laki-laki secara otomatis bertanggung jawab atas kelangsungan hidup istrinya. Karenanya, suami wajib memberikan nafkah secara cukup untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, termasuk juga biaya anak-anak.

3.  Superhero Ganteng

Foto: unspalsh.com

Secara kodrati, laki-laki memang pelindung bagi perempuan karena secara fisiologis memang berbeda, ya, Guys. Otot yang dimiliki laki-laki lebih banyak, sehingga  menjadikannya lebih tangguh. Karena kekuatannya, maka sering terjadi kekerasan terhadap perempuan.

Dalam hal ini perlu dibentuk persepsi baru bahwa kodrat laki-laki adalah pelindung bagi perempuan bukan penindas perempuan. Seorang istri bagaimanapun baik sifat asalnya, tetap saja dia adalah seorang perempuan yang lemah. Sehingga, seorang istri  sangat membutuhkan bimbingan dan pengarahan dari seorang laki-laki yang memiliki akal, kekuatan, kesabaran, dan keteguhan pendirian yang melebihi perempuan.

4. Bahu Tempat Bersandar

Foto: unspalsh.com

Seorang perempuan itu selalu ingin didengarkan terutama saat sedih dan memiliki masalah. Maka suamilah yang paling pas menjadi tempatnya berkeluh kesah. Jika istri mulai cerewet, sebenarnya seorang istri hanya ingin didengarkan.

Meskipun tidak semua orang suka mendengarkan, apalagi hal yang dibicarakan sulit dimengerti dan dipahami, tetapi dengan cara ini hubungan suami istri menjadi lebih harmonis dan erat. Seorang perempuan juga lebih sering menangis saat sedih dan memiliki masalah, maka biarkan dia menangis. Berikan bahumu untuk bersandar dan buka telingamu untuk mendengar, ya, Guys.

5. Pelawak Nomor Wahid

Foto: unspalsh.com

Istri memiliki kewajiban mengelola rumah tangga, melayani suami dan anak, mengasuh dan mendidik anak, mengerjakan pekerjaan rumah tangga hingga membantu menambah pendapatan keluarga. Pada saat itu diperlukan seseorang yang dapat membuatnya tersenyum dalam lelah. Membuatnya tertawa dalam gelisah. Sehingga seorang suami perlu mengajak istri bercanda dan bersenda gurau, untuk mengambil hati dan membuatnya gembira.

Belajar menjadi pelawak nomor wahid dihadapan istri akan menyingkirkan galaunya. Yang penting bercanda yang tidak berlebih-lebihan, tertawa tidak melampaui batas, dan tidak berkata kecuali yang benar.

Nah, kalau kamu sudah mampu menjadi pria idaman seperti itu, beranikan diri berucap “Would you marry me?” Karena kamu tidak akan ditolak oleh perempuan yang menarik hatimu, Guys.