Halo, Takaiters!

Keanekaragaman kuliner Indonesia merupakan daya tarik wisata yang tinggi. Setiap daerah memiliki ciri khas rasa dan rempah yang berbeda. Salah satunya adalah Ilabulo dari Gorontalo. Menurut sejarahnya, ini adalah hidangan khusus di pertemuan para Raja. Rasanya sudah pasti istimewa, bukan? Yuk, kita kenalan lebih jauh lagi. Karena dibungkus dengan daun pisang, tampilannya mirip seperti pepes. Kadang juga mirip lemper.

Bahan utama Ilabulo adalah tepung sagu kering. Dicampur dengan hati, ampela dan kulit ayam, yang telah dipotong kecil-kecil. Kemudian, diberi santan dan bumbu khusus. Adakalanya, ditambahkan juga bakal telur ayam (uritan). Hmm …¬† rasanya semakin istimewa. Sebagian penjual mengganti jeroan ayam dengan potongan telur rebus agar harganya lebih terjangkau. Rasanya tetap enak. Nah, sangat berbeda dengan pepes dan lemper, bukan?

Foto: berita.baca.co.id

Cita rasa Ilabulo yang gurih dan sedikit pedas, sama seperti masakan Gorontalo lainnya. Dimasak dengan cara dikukus atau pun dibakar di atas bara. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Yang dibakar, akan membentuk lapisan keras di bagian luarnya. Cocok dimakan dalam keadaan hangat.  Kokoh di luar dan kenyal di dalam.

Sementara, Ilabulo kukus rasanya lebih lunak. Jika dimakan dalam keadaan dingin, tekstur kenyalnya enak dikunyah. Nah, mau pilih yang mana, Takaiters? Yang bakar atau kukus? Hangat atau dingin? Yang mana pun, rasanya tetap enak, kok.

Foto: resepedia.com

Sebagai salah satu jajanan tradisional Gorontalo, kudapan ini tidak terlalu susah ditemukan. Kalau mau mencoba yang paling hits, bisa berkunjung ke Warung Ilabulo yang terkenal. Tempatnya ada di Jalan Diponegoro, Kota Gorontalo. Warung ini sudah ada sejak jaman dulu.

Harga Ilabulo bervariasi, mulai dari Rp1000,00 hingga Rp 5000,-00 setiap bungkusnya. Kualitas bahan dan rasa sudah pasti menentukan harga, Guys! Kelezatan Ilabulo-nya tidak pernah berubah.

Foto: travel.tribunnews.com

Meski tanpa dimasukkan ke kulkas, Ilabulo bisa bertahan 2-3 hari. Jadi, bisa dititip sebagai oleh-oleh, jika ada teman atau keluarga yang datang berkunjung ke Gorontalo. Saat ini, para perantau di luar daerah pun mulai ada yang menjual Ilabulo. Untuk mengobati rasa kangen pada kuliner kampung halaman sekaligus juga mempopulerkannya di daerah lain. Tertarik mencobanya, Guys? Enaknya bikin ketagihan, lho!