Dunia hiburan tanah air masih berduka akibat berpulangnya beberapa pesohor dalam waktu berdekatan. Setelah artis Renita Sukardi dan Yana Zein menghadap Sang Khalik karena penyakit kanker, maka pedangdut dan pemain film Julia Perez alias Jupe pun pergi ke tempat peristirahatan terakhir setelah menjadi penyintas kanker serviks selama 3 tahun.

Kepergian Jupe memang terasa sedikit berbeda. Opini dan simpati publik makin berkembang saat si belah duren ini dinyatakan meninggal dalam usia 36 tahun. Sosok kontroversial ini semakin terkenal dan hangat diperbincangkan oleh publik. Ajaibnya, ada rasa simpati yang makin kuat pada Jupe meskipun ia bukan sosok yang di idolakan.

Ya, Jupe memang memberi warna unik pada dunia hiburan Indonesia. Di balik tingkah lakunya yang memancing pujian dan cibiran, ada 3 hal yang patut diapresiasi dari seorang Jupe. Penasaran, guys? Ayo dibaca ulasan berikut!

Memiliki jiwa kepedulian yang sangat besar

Hal yang Membuat Jupe Layak Menjadi Sosok Inspiratif
Foto : mbigroup.co.id

Dalam proses perjuangan melawan kanker serviks, tentunya Jupe menyadari bahwa biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Namun ada karunia kemurahan yang menggerakkan nurani penembang “Aku Rapopo” ini. Bahkan di tengah segala kesulitan finansialnya, Jupe masih memikirkan cara untuk membantu orang lain.

PILIHAN EDITOR

Almarhumah Yana Zein pernah merasakan, bagaimana Jupe memberkatinya dalam hal finansial. Tercatat uang sejumlah Rp. 50.000.000,00 disumbangkan untuk membiayai pengobatannya. Bahkan Jupe pun rela menjual aset berharganya demi pembangunan sebuah mushala yang terhenti pembangunannya. Hm, hal ini membuktikan bahwa Jupe bukanlah orang yang egois– bahkan layak dijadikan panutan dalam hal peduli dan memberi.

Rela meninggalkan zona nyamannya demi merintis karir

Hal yang Membuat Jupe Layak Menjadi Sosok Inspiratif
Foto : detik.com

Meskipun Jupe terkenal sebagai penembang dangdut yang sukses, ia tidak mudah terlena dengan apa yang telah dicapai. Setelah menaklukkan dunia tarik suara, Jupe menjajal kemampuan dalam berakting. Bahkan nama Jupe pernah menjadi jaminan kesuksesan sebuah film.

Dalam perjalanan karirnya sebagai pemain film, Jupe memutuskan untuk berhenti bermain film horror. Alasannya simpel, karena ia tidak mau mengandalkan skenario yang hanya mengeksploitasi tubuh semata. Ia menjawab tantangan Hanung Bramantyo dengan berakting ciamik sebagai Malini dalam film Gending Sriwijaya.

Kerja kerasnya terbayar dengan memenangkan Piala Maya untuk kategori Aktris Utama Terpilih 2013. Saingannya pun saat itu gak main-main, lho. Tercatat sejumlah nama mumpuni seperti Adinia Wirasti dan Prisia Nasution menjadi kompetitor Jupe saat itu.

Salah satu artis Indonesia yang serius pada dunia pendidikan

Hal yang Membuat Jupe Layak Menjadi Sosok Inspiratif
Foto : beranda.co.id

Yang membuat Jupe berbeda adalah, ia membuktikan minat dan kesungguhan hatinya pada dunia pendidikan formal. Setelah menimba ilmu di Universitas Bung Karno, Jupe diwisuda sebagai Sarjana Hukum dengan predikat nilai memuaskan.

Tidak puas hanya mengantongi gelar S1, perempuan berambut cepak ini memutuskan mengecap bangku perkuliahan S2 Magister Hukum di Universitas Jaya Baya. Bahkan mantan panelis “Silat Lidah” ini bercita-cita menjadi pengacara handal seperti Hotman Paris. Sayang, ia keburu berpulang sebelum menyelesaikan impiannya.

Terlepas dari segala tindak-tanduknya di masa lalu, Jupe memang sosok perempuan inspiratif. Bahkan di ujung hidupnya, ia bertransformasi menjadi sosok kupu-kupu yang indah. Rest in peace, Julia Perez. You will be missed.