Hai, Takaiters!

Kamu pasti tahu bahwa setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Disingkat HPSN.

Kamu pasti tahu pula bahwa sampah menjadi salah satu masalah besar bagi lingkungan sekarang ini.

Selain merusak estetika lingkungan, sampah juga dapat memicu timbulnya sejumlah penyakit dan menyebabkan banjir ketika sampah menyumbat aliran sungai dan saluran drainase.

Jika tidak tepat menanganinya, sampah-sampah tertentu juga dapat membahayakan keselamatan diri kita dan membahayakan lingkungan.

Secara umum, dilihat dari wujudnya, paling tidak terdapat empat jenis sampah. Apa saja dan bagaimana sebaiknya kita menanganinya?

Yuk, kita kepoin satu per satu.

1. Sampah cair

Hari Peduli Sampah Nasional 2021
Foto: thegorbalsa.com

Sampah cair sering juga disebut limbah cair. Misalnya minyak bekas, lumpur, air cucian, deterjen bekas, dan air kotor. Sampah cair bisa  berbahaya dan beracun bagi lingkungan kita, terutama apabila mengandung zat-zat beracun dan berbahaya.  Sampah cair sebaiknya ditampung dalam tempat khusus dan dibuang ke tempat khusus pula. Jangan dibuang ke saluran air atau aliran sungai.

2. Sampah padat

hari peduli sampah nasional 2020
Foto: hijauku.com

Sampah padat adalah segala sampah, endapan, dan sampah yang umumnya ditemukan di lokasi industri dan komersial. Sampah padat terdiri dari beberapa jenis.

Pertama, kaca dan keramik. Sampah kaca dan keramik dapat didaur ulang untuk berbagai keperluan. Tapi, hati-hati penanganannya karena potongan-potongan kaca dan keramik tidak jarang memiliki ujung yang tajam.

Kedua, plastik. Sampah plastik tidak dapat terurai secara hayati tapi memakan waktu yang sangat lama, dan kebanyakan tidak dapat didaur ulang. Oleh sebab itu, jangan pernah mencampur sampah plastik dengan sampah biasa. Sebaliknya, sortir sebelum membuangnya.

Ketiga, kertas.  Sampah kertas wujudnya bisa berupa koran, bahan kemasan, karton, dan produk kertas lainnya. Sampah kertas dapat didaur ulang. Hanya saja, hati-hati dengan sumber api karena kertas mudah terbakar.

Keempat, logam dan kaleng. Sebagian besar sampah logam dan kaleng dapat didaur ulang. Namun, harus benar-benar tepat menanganinya. Beberapa jenis logam mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari tanah dan air.

3. Sampah organik

hari peduli sampah nasional tanggal
Foto: mmc.kalteng.go.id

Sampah organik mengacu pada sisa-sisa makanan, daun-daunan atau pun ranting pepohonan. Sampah jenis ini banyak ditemukan di rumah-rumah dan sangat mudah terurai. Seiring waktu, mereka membusuk dan berubah menjadi kotoran oleh mikroorganisme. Sampah organik sebaiknya dipisahkan dengan sampah lainnya yang nonorganik.

4. Sampah elektronik

Foto: sains.kompas.com

Sampah elektronik adalah semua barang elektronik yang sudah tidak terpakai. Sekitar 50 juta ton sampah elektronik dihasilkan setiap tahunnya di seluruh dunia. Dari jumlah yang sebesar itu, sampah elektronik menjadi jenis sampah yang paling cepat lonjakannya.

Untuk mengenai penanganan sampah elektronik harus dilakukan dengan benar-benar cermat serta tepat. Karena penanganan sampah elektronik tidak boleh sembarangan dan asal-asalan, atau sekadar diperlakukan sama seperti penanganan sampah organik.

Apabila dalam penanganan yang tidak cermat dan tidak tepat bukan saja bakal membawa dampak kesehatan bagi mereka yang menanganinya, tetapi juga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan permanen akibat zat-zat beracun yang ada pada sampah elektronik itu dapat mengontaminasi lingkungan sekitar dan sulit terurai.

Takaiters, memahami jenis-jenis sampah di sekitar kita sangat diperlukan agar kita mengetahui cara penanganan sampah-sampah itu secara tepat, sehingga tidak sampai membahayakan diri kita maupun tidak membahayakan lingkungan.

Mari rayakan hari Peduli Sampah Nasional dengan tidak membuang sampah sembarangan ya, Takaiters!