Hai, Takaiters!

Hubungan ayah dan anak perempuannya adalah hubungan paling romantis di dunia karena ayah adalah laki-laki pertama dalam kehidupan anak perempuan.  Sosok ayah adalah sosok yang selalu dirindukan. Mengingat pentingnya peran ayah, jangan sampai muncul fenomena fatherless dalam keluarga, di mana secara fisik ada, tetapi tidak memiliki peran dalam keluarga. Bagaimana seorang ayah berperan dalam tumbuh kembang anak perempuannya, kamu harus menyimak lima hal berikut ini, Guys.

Perhatian Sejak Dini

Foto: pixabay.com

Kapan seorang ayah seharusnya mulai menjalin kedekatan dengan anak perempuan? Tentu saja sejak dini, karena pada masa awal perkembangannya, seorang anak membutuhkan sosok ibu sekaligus ayah. Kedekatan fisik dengan ibunya otomatis akan terjalin pada saat ibu memberikan ASI.

Namun, ayah tak perlu berkecil hati karena ayah dapat membantu menyiapkan keperluan anak, memandikan atau menenangkannya saat menangis. Seiring proses tumbuh kembangnya, ayah akan mengajarkan anak perempuan untuk lebih kuat, berani mengambil risiko sekaligus menjadi tempat berlindung baginya.

Luangkan Waktu

Foto: pexels.com

Meskipun ayah sangat sibuk mencari nafkah, luangkan waktu untuk membersamai anak perempuan, misalnya saat pulang kantor. Bermainlah bersama mereka, bersepeda di sekitar perumahan, makan di restoran atau menonton film bersama.

Jika ayah selalu meluangkan waktu bersama anak perempuannya, maka anak tidak akan kehilangan sosok yang sangat dibanggakannya. Ada kalanya, anak perempuan berselisih pendapat dengan sang ibu dan berakhir dengan pertengkaran. Saat itu, ayah harus hadir menjadi penengah untuk memberikan solusi terbaik sehingga hubungan mereka tidak memburuk.

Bangun Kedekatan

Foto: pexels.com

Sekali lagi jangan sampai muncul fenomena fatherless, di mana sosok ayah mulai hilang dalam kehidupan anak-anak. Anak lebih dekat dengan sang ibu meskipun secara fisik ayah ada di dekatnya. Hal ini terjadi karena ayah tidak berusaha membangun kedekatan kepada anak, terutama anak perempuan.

Ayah adalah laki-laki pertama dalam hidup seorang anak perempuan sehingga tanpa ayah yang peduli, dia akan merasa kesepian. Kedekatan ayah akan berpengaruh pada body languange seorang anak perempuan. Hebatnya lagi, jika ayah dekat dengan anak perempuannya, maka anak itu akan menjadi daddy’s little girl selamanya.

Jadilah Sahabat

Foto: pexels.com

Seorang anak perempuan yang sedang mengalami proses tumbuh kembang  memerlukan seorang sahabat. Maka sebagai ayah, tempatkan dirimu sebagai sahabat bagi anak perempuan, yang akan menjadi tempat berbagi kesedihan dan kebahagiaan, penyemangat dalam hidup, dan pelindungnya.

Seorang ayah yang tidak mampu menempatkan diri sebagai sahabat cenderung disegani dan ditakuti, sehingga tercipta jarak yang cukup jauh. Tanpa adanya kedekatan hubungan, jangankan untuk curhat, berbicara langsung saja kadang segan.

Pilihkan Pasangan Hidup

Foto: insidewedding.com

Ketika sudah tiba waktunya, peran ayah yang tak bisa digantikan oleh seorang ibu adalah menjadi wali nikahnya. Pada saatnya nanti seorang ayah harus menentukan pilihan apakah seorang laki-laki lain dipandang mampu melindungi dan mendampingi anak perempuannya. Saat itulah ego seorang ayah diuji, melepas kedekatan dan persahabatan yang ada demi masa depan sang anak. Adalah kewajiban seorang ayah untuk memastikan pendamping anak perempuannya adalah laki-laki terbaik dan itu tidak mudah, Guys.

Takaiters, sudah tahu kan bagaimana harus menjalin hubungan dengan anak perempuan? Jangan melewatkan momen kebersamaan ini supaya kamu tidak menyesalinya, Guys. Kebersamaan dengan anak perempuan hanya akan berlangsung singkat, tidak lebih dari separuh kehidupan yang akan kamu jalani, karena ketika sudah menikah mereka akan disibukkan dengan urusan rumah tangganya sendiri.