Hola, Takaiters!

Suka bingung nggak sih kalau ada yang ngomongin soal pikiran bawah sadar? Pasti kalian akan berpikir, “Apaan sih, nggak ngerti?!”

Yup, itu karena kebanyakan dari kita sukanya hanya menggunakan pikiran sadar, alias logika.

Contohnya : kamu mau travelling. Pasti milihnya destinasi travelling yang sesuai dengan budget, waktu dan minat yang kamu miliki berdasarkan kumpulan data-data yang ada di kepalamu. Ini namanya kamu telah menggunakan pikiran sadarmu secara penuh.

Sebaliknya, pernah nggak kamu jatuh cinta pada pandangan pertama? Hanya butuh waktu 10 detik untuk menyukai seseorang, kan, tanpa kamu bisa menjelaskan mengapa kamu menyukainya.

Nah, momen ini salah satunya dipengaruhi oleh pikiran bawah sadarmu. Tidak perlu logika, tak perlu waktu lama, apalagi membedakan antara kenyataan atau khayalan.

gambar pikiran bawah sadar
Foto: gemblenganilmumetafisika.com

Tahukah kamu, bahwa Simon Freud yang terkenal sebagai bapak Psikologi Analisis, mengibaratkan pikiran manusia seperti sebuah gunung es.  Gunung es yang tampak di atas lautan diibaratkan sebagai pikiran sadar. Sementara bongkahan gunung es di dasar lautan adalah pikiran bawah sadar.

Bongkahan gunung es di bawah lautan justru lebih besar daripada gunung es di atas lautan. Hal ini diyakini Freud sebagai pemahaman bahwa pikiran bawah sadar memiliki kekuatan lebih dahsyat dibandingkan dengan pikiran sadar.

Jadi kalau kamu mau, sebenarnya bisa saja lho, mewujudkan khayalanmu menjadi kenyataan dengan melatih pikiran bawah sadarmu, asal kamu tahu caranya.

Tapii… tunggu dulu. Sebelumnya kamu harus paham dulu nih, beberapa fakta unik tentang pikiran bawah sadar berikut ini. Catet, ya!

1. Pikiran bawah sadarmu harus diperintah

Pikiran bawah sadar itu sedikit bolot, harus kamu perintah. Apapun yang kamu perintahkan, pasti dia ikuti tanpa perlawanan. Kamu adalah bos bagi pikiran bawah sadarmu. Maka berhati-hatilah, Takaiters, dalam setiap perkataan atau pikiranmu. Jika sampai masuk sugesti negatif, ya itulah yang akan kamu alami dalam kehidupanmu.

2. Tidak dapat membedakan antara realita atau khayalan

Kamu pernah melamun, kan, Takaiters? Pada saat dirimu terbawa lamunan, segalanya jadi seperti kenyataan. Padahal sebenarnya lamunan itu masih berupa impian, atau khayalan. Yang dominan saat itu adalah pikiran bawah sadar, bukan pikiran sadar.

Jadi pikiran bawah sadarmu tidak paham apakah yang kamu lakukan hanyalah khayalan ataukah kenyataan. Dasar ini bisa kamu gunakan untuk percaya diri saat membuat cita-cita atau impian,  tanpa harus merasa takut impian atau cita-citamu terlalu tinggi. PD aja lagi!!

3. Yang ada hanya masa kini

Pikiran bawah sadarmu tidak mengenal adanya masa lalu dan masa depan. Yang ada hanyalah masa kini. Ketika kamu ingin membuat sugesti pada dirimu agar menjadi orang yang bahagia, katakan “Saya bahagia”,  bukan, “Saya akan bahagia”.

Buatlah sugesti dengan kalimat yang pasti dan mengandung kata-kata berenergi tinggi. Misalnya “Saya kaya, bahagia, dan berlimpah rezeki…”

Lalu bagaimana, ya, cara melatih pikiran bawah sadar?

1. Kumpulkan data dengan jelas

Sebenarnya hampir sama dengan pikiran sadar, pikiran bawah sadar juga memiliki sekumpulan data yang tersimpan dan akan mempengaruhi segala keputusan yang kamu ambil di kemudian hari. Semua yang terkumpul di area pikiran bawah sadarmu adalah data-data,  alias memori yang ada di dalam perjalanan panjang hidupmu sejak lahir hingga dewasa.

Itulah mengapa, mereka yang memiliki masa kecil kurang bahagia dapat merekam masa lalu yang pahit dalam pikiran bawah sadar mereka, dan pastinya akan berdampak apabila dewasa nanti.

So, kalau kamu kelak telah berkeluarga dan memiliki anak, berhati-hatilah memperlakukan buah hatimu, ya Takaiters, karena memori jangka panjang di pikiran bawah sadar mereka akan terbawa hingga dewasa. Ingat, kan, dengan teori gunung es dari Sigmund Freud diatas?

Contoh simpelnya, ketika kamu memutuskan menyukai warna ungu saat dewasa, pasti ada memori di dalam pikiran bawah sadarmu tentang warna tersebut.

Mungkin ibu kamu suka warna ungu? Atau mungkin masa kecilmu selalu menggunakan warna ungu? Semua berasal dari masa lalumu.

Pastikan ya, Takaiters, untuk mengumpulkan data yang jelas tentang hal-hal yang kamu inginkan. Kalau perlu cari gambarnya, tempel dan pantengin deh setiap hari.

2. Repetisi (pengulangan)

Pikiran bawah sadar butuh yang namanya repetisi atau pengulangan. Lakukan pengulangan secara terus-menerus tentang apa yang kamu ingin wujudkan, agar terbentuk gambaran yang jelas di dalam pikiran bawah sadarmu.

Selain dengan cara melihat gambar/wujudnya, kamu dianjurkan untuk menulisnya sesaat menjelang tidur, atau di waktu-waktu rileks saat gelombang otakmu mudah untuk dipengaruhi oleh sugesti.

Itu dia, Takaiters, beberapa fakta unik tentang pikiran bawah sadar yang perlu kamu ketahui.

Sungguh Allah Maha Besar ya, dengan memberikan beragam potensi luar biasa bagi makhluk ciptaan-Nya. Tinggal bagaimana kita saja, nih, berusaha untuk terus menggali dan memaksimalkannya.

Semoga bermanfaat, ya!