Heiyo, Takaiters!

Kita sudah memasuki akhir tahun 2018. Perkembangan teknologi sudah sedemikian berkembang seiring perjalanannya. Lantas seperti apa perkembangan teknologi tahun depan? Ada beberapa prediksi terkait tren teknologi yang bakal berkembang di tahun 2019 nanti. Bukan melulu soal daftar game-game baru saja, tentunya.

Seperti apa yang terjadi di sepanjang tahun 2018, ada banyak lompatan besar di dunia teknologi. Di pertengahan tahun saja, kita sudah mendenga bahwa teknologi 5G mulai berdengung sebagai proyek massal. Sejumlah perusaan teknologi dan provider selular tengah mengambil ancang-ancang menyambut teknologi jaringan internet super ngebut tersebut.

Tapi lagi-lagi nih, bukan itu saja. Setidaknya ada empat prediksi yang paling potensial untuk berlanjut di tahun depan nanti. Kira-kira apa saja yang bakal terjadi dalam ruang teknologi kita ke depan? 

1. Sistem Penyimpanan Berbasis Cloud

Sistem komputasi cloud tunjukkan peningkatan tahun 2019
Foto: Pexels.com

Dalam bebarapa tahun terakhir, sistem penyimpanan cloud atau awan tengah menunjukkan traffic yang cukup pesat. Sistem tersebut telah menjadi pilihan utama berbagai perusahan di belahan dunia. Terutama perusahaan yang kegiatan operasionalnya sangat amat bergantung pada ruang teknologi informasi dan digital. Salah satu yang menjadi kekuatan layanan cloud adalah dapat menghemat anggaran pengelolaan data.

“Revolusi 4.0” menstimulasi hal tersebut ke dalam mekanisme industri dunia. Sementara konsep Big Data semakin gencar menarik minat perusahaan-perusahaan dunia. Bahkan, data-data sensitif atau data-data penting mereka dikelola dalam basis cloud. Di tengah awareness publik tentang teknologi cloud ini meningkat, bukan tidak mungkin tahun 2019 adalah momentum di mana database yang dimiliki perusahaan akan dipercayakan ke dalam sistem komputasi awan (cloud).

IBM yang telah resmi mengakuisisi Linux sebagai langka awal serius untuk turut serta mengembangkan bisnis di bidang komputasi awan, merupakan salah contoh yang memperkuat akurasi alur prediksi ini. Proses akusisi sendiri akan rampung pada paruh kedua 2019. IBM, seperti halnya perusahaan lain macam Amazon, Microsoft, hingga Google, memproyeksikan rencananya tersebut untuk mendorong perusahaan-perusahaan lain melakukan transisi ke sistem komputasi berbasis awan.

2. Teknologi AI (Artificial Intelligance)

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di tahun 2019
Foto: Pexels.com

Selain koneksi 5G, lanskap teknologi seputar penggunaan tekologi AI (Artificial Intelligance) atau kecerdasan buatan juga ikut menentukan di tahun depan. AI yang mulai diperkenalkan sejak tahun 2018 akan semakin banyak dirasakan. Teknologi tersebut, baik berbentuk fisik maupun digital, juga telah hampir sepenuhnya mampu membantu kegiatan manusia sehari-harinya.

Tahun depan bakal semakin banyak menyambut teknologi digital baru yang diklaim lebih cerdas dari sebelumnya. Akan semakin banyak ruang yang terisi dan disandingkan dengan teknologi AI. Nantinya, manusia akan kian akrab dengan perangkat-perangkat dan sistem yang berinteraksi secara terbuka dalam ekosistem konektivitas yang jauh lebih efisien. Pun, untuk saat ini ruang teknologi kita sudah tidak asing lagi sama Robotic Process Automation (bot).

Bukan hanya smartphone saja Takaiters, perangkat sepeti smartspeaker atau asisten digital juga diramal akan lebih berani unjuk gigi. Selain itu, perangkat-perangkat yang berkorelasi ke dalam sistem konfigurasi keceradasan lain, semisal rumah cerdas (smarthome), juga dinilai punya kemungkinan positif untuk berkilau di tahun 2019 mendatang. 

Takaiters pasti belum lupa kan, sama bahasan tentang debut presenter berita yang bukan manusia beberapa waktu lalu?

Pilihan Editor


3. Konsep IoT Jadi Topik Hangat

Teknologi IoT jadi topik hangat untuk diperkuat tahun depan
Foto: Flickr.com

Seyogyanya, konsep itu sudah cukup lama bergaung. Menjadi topik hangat industri, IoT alias Internet of Things adalah sebuah konsep yang menjadikan suatu objek atau perangkat yang disematkan kemampuan untuk mentransfer data atau konfigurasi perintah melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi antar manusia atau antara manusia ke komputer. Teknologi ini mengedepankan konvergensi teknologi internet nirkabel, lho!

Konsep tersebut sudah diterapkan ke berbagai sektor, mulai dari manufaktur, pendidikan, ritel, dan lain-lain. Hal itu jugalah yang menjadikannya diprediksi akan ikut menguat dan meluas di tahun 2019. IoT juga mulai diperluas ke sektor kesehetan. Kelebihan iOT sendiri adalah sistem remoting dalam penggunaannya yang bisa dilakukan dari jarak jauh dengan bantuan koneksi.

Market Reasearch memprediksi bahwa teknologi IoT dalam sektor kesehetan saja akan terus berkembang signifikan. Pertumbuhannya diperkirakan mencapai USD$ 163.24 miliar atau setara dengan Rp 2.371 triliun di tahun 2020. Angka tersebut meningkat 38 persen dari tahun 2015 lalu. IoT nantinya bakal klop bersanding dengan AI dalam penerapannya, guys!

4. Duet VR dan AR Makin Moncer

Teknologi VR dan AR diprediksi makin moncer di tahun 2019
Foto: Mali Maeder/Pexels.com

Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), pengeluaran produk dan layanan berbasis Augmented Reality (AR)dan Virtual Reality (VR) potensi kenaikan sebesar 92 persen dari total tahun lalu. Angka yang nantinya bakal mencapai USD 27 miliar (setara Rp 392,3 triliun di tahun ini, bisa saja mengalami peningkatan juga di tahun depan.

VR sendiri sudah lebih dahul menjadi pengaruh baru dalam industri gaming, jurnalistik, produksi film, olahrag, musik, hingga pendidikan. Sementara pasar AR tak kalah menggiurkan. Teknologi AR telah diterapkan dalam hiburan konsumen dan ruang komersial. AR memiliki peran sebagai opsi baru yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pelatihan, pemeliharaan, dan perpindahan pengetahuan ke dalam lingkungan yang menyatukan: dunia nyata dan virtual dalam satu sajian.

Dengan hadirnya 5G, kemampuan VR dan AR dianggap akan semakin menambah daya gedornya di tahun depan nanti. Konten-konten hebat lainnya yang belum sempat ditampakkan ke permukaan oleh kedua teknologi kakak-beradik itu, bakal semakin membuat ruang teknologi kita bervariasi.

5. Sistem Keamanan Jadi Makin Canggih

Teknologi Sistem Keamanan bakal meremajakan diri di tahun 2019
Foto: Pexels.com

Agak sedkikit klise memang, karena dari tren-tren sebelumnya pun sistem keamanan berbasis teknologi terus memamerkan pembaruan-pembaruan yang signifikan. Terlebih jika kita melihat ini dari pandangan mobilitas manusia yang terus tumbuh. Sementara yang lain, Manusia seringkali dinilai sebagai titik lemah dalam keamanan itu sendiri.

Karena itulah, sistem keaman turut mengikuti kebutuhan tersebut. Kerentanan-kerantanan kemanan akan semakin lemah ketika sistem tidak dipercanggih dan diperbarui. Lihat saja, smartphone kita mungkin sudah akrab dengan sistem kemanan finger-print, atau facial recognition, bukan? Ya, itu adalah salah satu bentuk kecanggihan kemanan sistem yang diperbarui.

Ada empat ruang bagi pengguna dalam memanfaatkan sistem kemanan, yakni data, identitas, online, dan aksesibilitas perangkat. Fenomena sistem keamanan yang diretas sampai saat ini masih menjadi fokus menentukan keberhasilan sebuah sistem keamanan yang dibangun. Yang jelas, sistem sekuritas bakal terus meremajakan diri.

Nah, Takaiters! Bagaimana kesiapan kita untuk menyambut prediksi-prediksi itu kemudian? Teknologi saja sudah siap dengan ‘bahan’ resolusi tahun 2019, masa kamu enggak? Hati-hati, bahaya laten kudet ada di mana-mana, lho! Hehehe …