Loha, Takaiters!

Saat ini sampah plastik menjadi masalah besar bagi lingkungan. Kita memproduksi 300 juta ton plastik setiap tahun dan 8 juta ton plastik dibuang ke laut setiap tahunnya. Bahkan, diperkirakan 100 ribu biota laut mati akibat sampah plastik.

Berbagai solusi sudah dilakukan demi mengurangi limbah plastik ini. Salah satunya dengan membuat ecobrick. Mulai penasaran sama ecobrick? Yuk, kita kupas di bawah ini.

Pengertian Ecobrick

Foto: life.trubus.id

Ecobrick adalah botol plastik yang diisi dengan material plastik lain hingga memenuhi tingkat kepadatan tertentu. Untuk ecobrick yang sudah jadi bisa dipakai kembali sebagai material bangunan. Manfaatnya yang besar karena bisa menjadi alternatif dalam pengolahan limbah plastik maka komunitas lingkungan di berbagai negara mulai mengkampanyekan.

Dibuat Sebagai Apa Ecobrick?

Foto: kompasiana.com

Dari namanya yaitu ‘eco’ dan ‘brick’ bisa diartikan sebagai bata ramah lingkungan. Ecobrick memang bisa dijadikan material dalam bahan bangunan atau bisa menggunakannya sebagai ganti batu bata konvensional. Selain itu, kita bisa menjadikan ecobrick sebagai furniture, seperti meja, kursi, dan masih banyak lagi.

3. Ide Pembuatan Ecobrick

Foto: bi.mk

Hayo, ada yang penasaran siapa yang memikirkan membuat bangunan dari botol plastik? Ide ini datang dari seorang arsitek Jerman, Andreas Froese yang memakai botol plastik berisi pasir sebagai material bangunan di tahun 2000 silam. Namun, pada tahun 2003, ide ini diadaptasi oleh Alvaro Molina. Lambat laun, konsep ecobrick semakin dikenal ke seluruh penjuru dunia.

4. Cara Membuat Ecobrick

Foto: ecobrickexchange.org

Mulai tertarik dan ingin membuat ecobrick? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut! Pertama, siapkan sampah plastik yang berukuran kecil, seperti sedotan, bungkus makanan, atau plastik kemasan lain.

Lalu, siapkan botol plastik ukuran besar (minimal 1.5 liter). Setelah itu, masukkan sampah plastik tersebut ke dalam botol, gunakan stick untuk mendorong agar plastik muat ke dalam. Lakukan hal tersebut hingga botol plastik itu penuh dan memiliki berat 500 gram. Terakhir tutup botol, dan ecobrick sudah jadi.

Meski Mudah, Ada Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Membuat Ecobrick

Foto: idntimes.com

Meskipun terlihat mudah, nyatanya ada beberapa syarat yang harus kita penuhi. Misalnya, botol harus dalam keadaan kering dan bersih, sampah plastik juga harus dalam keadaan bersih dan kering. Hal ini dilakukan supaya tidak ada bakteri yang tumbuh di dalam botol.

Botol juga harus menjadi padat dan keras, untuk menguji, kita bisa menekan botol dari luar. Ecobrick yang bagus adalah tidak kempes dan tidak berbunyi jika ditekan.

6. Manobrick Bagfaat Eci Lingkup

Foto: indahriadiani.com

Ecobrick meningkatkan kesadaran ekologis yang membuat kita lebih peduli dengan lingkungan. Selain itu, plastik kecil yang dibuang juga dapat mencemari lingkungan dengan memasukkan limbah plastik ke botol ecobrick bisa mencegah penumpukan gas beracun yang menghasilkan gas metana. Botol plastik PET sangat cocok untuk menyegel plastik karena umurnya panjang dan melindungi isinya dari sinar UV, dikutip dari laman The Sustainability Project.

Kelemahan Ecobrick

Foto: Line today

Segala sesuatu di bumi ini pasti memiliki kelemahan, begitu juga ecobrick. Meskipun diklaim ramah lingkungan, tetapi ternyata ecobrick bisa berbahaya, lo.

Ecobrick yang terpendam dalam beton sebagai material bangunan tidak bisa didaur ulang di masa depan. Ecobrick juga sulit untuk diurai dan dirusak. Jika ecobrick meleleh juga akan menghasilkan senyawa gas berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Nah, Guys itulah seputar ecobrick yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat.