Loha, Takaiters.

Beberapa hari ini langit Muaro Jambi berwarna merah, meski kualitas udaranya terbilang lebih baik dibanding Riau. Namun, anehnya hanya wilayah tersebut yang mengalami fenomena tersebut.

Tak butuh waktu lama, potret langit merah di Muaro Jambi langsung viral di media sosial. Ada empat desa di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi yang mengalami hal serupa. Warga setempat tidak menyangka, bahwa langit di desanya berwarna merah, seperti suasana di salah satu film superhero saat musuh menyerang sebuah kota.

Siswanto, Kepala Subbidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengatakan fenomena ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Nah, mau tahu fakta apa saja soal langit merah di Muaro Jambi? Yuk, simak berikut ini!

1. Tidak ada Hal Mistis

Foto: tribunnews.com

Siswanto, Kepala Subbidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan fenomena ini bisa dijelaskan secara ilmiah dan tidak ada unsur mistis sama sekali. Menurutnya, dari hasil analisis citra satelit Himawari-8 di tanggal 21 September 2019 sekitar Muaro Jambi menunjukkan banyak sekali titik panas dan sebaran asap yang sangat tebal.
Alhasil, asap di Muaro Jambi terlihat berbeda dari wilayah lainnya yang juga mengalami kebakaran.

2. Ukuran Partikel di Udara

Foto : tribunnews.com

Siswanto mengatakan, jika ditinjau dari teori fisika atmosfer pada panjang gelombang sinar tampak, langit merah karena adanya hamburan sinar matahari oleh partikel yang mengapung di udara dengan ukuran yang sangat kecil (aerosol). Fenomena yang satu ini dikenal dengan istilah hamburan mi (Mi Scattering). Mi scattering terjadi jika diameter aerosol dari polutan di atmosfer sama dengan panjang gelombang dari sinar tampak (visible) matahari.

Fenomena ini dikenal dengan istilah hamburan mi (Mi Scattering). Mi scattering terjadi jika diameter aerosol dari polutan di atmosfer sama dengan panjang gelombang dari sinar tampak (visible) matahari.

3. Fenomena Ini Pernah Terjadi di Pekanbaru

Foto: batam.tribunnews.com

Dari dara BMKG mengungkapkan, tahun 2015 lalu, fenomena ini pernah terjadi di Palangkaraya. Pada saat itu, langit Palangkaraya menjadi oranye akibat kebakaran hutan dan lahan.

Nah, Guys, gimana sudah tahu ‘kan sekarang? Jadi, fenomena langit merah ini bukan karena akan ada serangan dari superhero, hal mistis, apalagi dikira akan kiamat. Semoga bermanfaat.