*Artikel ini merupakan kontribusi ekslusif dari Dewi Anggrayni (Kontributor Takaitu.com di Malaysia)

Siapa yang tak kenal dengan panggilan “Ucok”. Seluruh tanah air sangat familiar dengan sapaan abang asal Medan Sumatera Utara ini.

Pada hari Rabu, 29 Maret 2017, Tim Takaitu.com di Malaysia, berkesempatan melepas rindu dengan Ucok dalam tayangan film “Demi Ucok”. Film produksi asal Indonesia ini diputar dalam rangka menyambut Hari Film Nasional 2017 yang jatuh pada 30 Maret kemarin.

Film yang ditayangkan di G09 & G10 Finas Platinum Sentral, Jalan Stasiun Sentral ini ramai ditonton oleh foreigners. Salah satunya Arandas, WNA asal Pakistan yang ikut bersama penonton lainnya mengaku kagum dengan kisah film ini.

Film “Demi Ucok” karya Sammaria Simanjutak dilakoni oleh Geraldine Sianturi sebagai Glo, dan Lina Marpaung sebagai Mak Gondut. Selain film “Demi Ucok”, ada dua film lagi yang ditayangkan di Malaysia yakni “The Mirror Never Lies” dan “Aisyah Biarkan Kami Bersaudara”.

Daripada penasaran, yuk simak cerita tentang film “Demi Ucok” yang membuat para penonton senang dengan film nasional yang satu ini.

Sebuah film yang menceritakan ambisi orang tua dan idealisnya anak dari suku batak

Film Demi Ucok di malaysia (Foto : merahputih)

Yapt! Salah satu keunikkan dari film “Demi Ucok” ini adalah adanya kisah kultur batak yang dibawakan oleh seorang ibu dan anak. Alur ceritanya sih lebih condong pada ambisi orang tua dan idealismi seorang anak.

Dimana Mak Gondut (Ibu), memaksakan kehendaknya pada anak perempuannya bernama Glo untuk cepat menikah. Sementara disisi lain, Glor lebih memiliki tekad kuat untuk mengejar cita-citanya menjadi sutradara sebuah film.

Pilihan Editor

Menceritakan pesan moril pentingnya restu orang tua jika ingin sukses dalam karir

Film Demi Ucok banyak pesan moril (Foto : dedoubleyou.wordpress.com)

Memang benar, segala kesuksesan itu tentu tak lepas pula dari restu orang tua kita. Keinginan untuk mencapai mimpi bukanlah hal yang mudah, sama halnya yang dilakukan sang ibu dan anaknya dala film “Demi Ucok” Ini.

Jika sang Ibu mempunyai keinginan agar anaknya bisa kawin dengan lelaki Batak pilihannya, Lain halnya impian sang anak, sangat mendambakan menjadi sutradara film.

Dalam menempuh keinginannya, sang anak tidak memiliki dana untuk membuat sebuah film. Namun sang Ibu datang dengan sebuah penawaran. Ia meminjamkan uang senilai satu milyar tapi dengan satu syarat, Bahwa sang anak harus mau menikah dengan laki-laki Batak pilihannya. Cerita yang keren bukan?

Cerita Demi Ucok adalah pemenang 8 kategori film terbaik nasional yang penuh humor menggelitik khas batak

Penghargaan film Demi Ucok (Foto : 4.bp.blogspot.com)

Film karya sutradara Sammaria Simanjuntak ini berhasil menyabet 8 nominasi dan juga membawa pulang 1 piala pada kategori Aktris Pendukung Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2012 silam. Bagaimana tidak, film yang berkesan cukup unik ini, menampilkan humor segar sekaligus kata-kata tegas yang tetap menohok jiwa khas Batak, keren bukan!

Nah kalau sudah punya gambaran kisahnya segera toton ya filmnya buat yang belum nonton. Dijamin terhibur dan banyak pelajaran berharga dalam film ini.