Hi, Takaiters!

Membeli dan menggunakan brand global yang sudah terkenal masih menjadi ajang gengsi-gengsian di zaman sekarang ini. Kalau sudah memakai produk dari brand yang terkenal, seolah-olah sedang menjadi orang yang paling keren.

Meskipun demikian, yang membeli produk biasa juga banyak, kok. Asalkan masih cocok dan nyaman di badan. Selera orang memang berbeda-beda. Kita tidak bisa melarang seseorang untuk menghentikan hal-hal yang disukainya. Apalagi kalau sudah menjadi hobi, rasa-rasanya sulit untuk menghentikannya.

Nah, kalau untuk brand global makanan, rasanya belum bangga kalau belum muncul di story Instagram atau Whatsapp. Apalagi kalau mengambil view dengan latar di negeri orang. Wah, rasanya menambah suatu kebanggan tersendiri.

Tapi, ada brand lokal yang juga tidak kalah saing, lho. Berikut 2 brand berbeda yang sudah mendunia, lho, Takaiters! Dan juga menu ini hanya ada di Indonesia. Yuk, simak!

Kentucky Fried Chicken(KFC)

menu makanan Indonesia yang mendunia
Foto: scanharga.com

Di restoran cepat saji ini kalian bisa menemukan berbagai macam menu makanan cepat saji, terutama ayam goreng. Ciri khas KFC di Indonesia adalah menu paket ayam dengan ‘nasi’.

Di beberapa negara selain Indonesia, kalau kalian memesan nasi, kemungkinan besar Waiters akan menjawab tidak ada. Ya, namanya saja Indonesia. Kalau belum makan nasi, belum dianggap makan, hehe. Menu ini yang hanya ada di Indonesia, Takaiters!

Selain itu, di Indonesia ada menu KFC Gocengan. Ini nih yang mencerminkan Indonesia banget selain paket nasi tadi. Produk-produk yang murah tapi nggak murahan banyak dijumpai di negara Indonesia ini.

Menariknya lagi, ayam goreng KFC Indonesia termasuk yang rasanya paling enak, loh. Coba kalian jalan-jalan ke Jepang atau coba mampir ke akun youtube Nihongo Mantappu. Ayam goreng KFC di sana rasanya seperti tanpa tepung. Malah berasa seperti ayam goreng yang ada di warteg.

Indomie

Menu ini jarang ditemukan di luar Indonesia
Foto: liputan6.com

Indomie ini produk lokal Indonesia tapi sudah menjadi salah satu brand global, loh. Produk ini pertama kali dikenalkan ke Nigeria tahun 1988 dan sampai sekarang sudah tersebar di berbagai negara yang cukup terkenal.

Tapi, beberapa varian rasa Indomie hanya bisa ditemui di Indonesia. Kecuali kalau kamu beli varian ini di Indonesia lalu kamu bawa ke luar negeri, itu sudah beda lagi. Varian yang menjadi idola anak muda biasanya Indomie hype abis. Apalagi yang super pedas, seperti ayam geprek dan seblak jeletot.

Adanya varian baru tidak membuat varian lainnya terkalahkan. Justru varian yang sudah lebih awal ada menjadi kebanggan tersendiri bagi yang memasaknya. Bahkan ada yang memamerkan pada orang tuanya selama menjadi anak rantau bahwa dirinya sudah bisa memasak banyak masakan. “Mah, aku sekarang udah bisa masak. Aku bisa masak rendang, soto lamongan, sate, sama kari ayam. Tapi, dalam bentuk Indomie wkwk,” kata anak rantau.

Kedua brand tersebut merupakan dua brand yang berbeda. KFC merupakan brand asing sedangkan Indomie merupakan brand lokal. Hal tersebut secara tidak langsung  memberikan pesan bahwa Indonesia juga mampu bersaing di ranah internasional.

Tentunya dengan menunjukkan ciri khasnya sendiri.  Indonesia juga tidak menolak adanya brand asing yang masuk ke negara tercinta. Tapi, tetap yang terpenting menunjukkan adaya kultur budaya yang melekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Pada intinya, kesemuanya itu perlu dipertimbangkan supaya di dalam membeli produk selalu mengedepankan slogan Cintailah Produk-Produk Indonesia.