Heiyo, Takaiters!

Tommy Monkhouse adalah seorang pria asal Inggris. Mahasiswa perfilman dari University of Greenwich, London ini sempat menjadi buah bibir ketika kisahnya yang berhasil turunkan berat badan.

Apa yang dicapai seorang Tommy mungkin akan kedengaran biasa saja. Namun, bagaimana caranya menurunkan berat badan itulah yang menjadi menarik. Pasalnya, ia berhasil memangkas 64 kg berat badannya karena rajin bermain game. Kok bisa, ya?

1. Berkat Pokemon Go, Berat Badan Tommy Nukik Tajam

Menurunkan berat badan berkat game
Tommy Monkhouse. Foto: Cult of Mac

Di balik keberhasilan Tommy menyusutkan badannya itu, ternyata ada peran game Pokemon Go, lo! Game besutan Niantic itu, dijelaskan Tommy, menjadikan berat badannya turun ke 94 kg setelah setahun bermain game bergaya Augmented Reality (AR) tersebut.

2. Setengah Tahun Bagi Seorang Naruechat Laamun Mang

Game Ring Fit Adventure
Ring Fit Adventure. Foto: Euro Gamer

Berbeda dengan Tommy, pria asal Thailand bernama Naruechat Laamun Mang tampil berbeda berkat dua game konsol Nintendo Switch yang dimainkannya. Pria 32 tahun itu menuliskan kisahnya melalui status Facebook pridbadinya.

Ia mengatakan game Fitness Boxing dan Ring Adventure telah membantunya menurunkan berat badannya yang sebelumnya 101 kg menjadi 72 kg. Semua itu dilakukannya hanya dalam setengah tahun, lo!

3. Migui Minaj, 9 kg dalam 30 hari

Main game bisa bantu diet?
Migui Minaj. Foto: Metro

Cerita serupa pun berlanjut ke Filipina, di mana seorang gamer berhasil meringankan berat badannya sebanyak 9 kg. Hasil itu didapatkan setelah rutin memainkan sebuah game selama sebulan.

Pria itu adalah Migui Minaj. Sama seperti Naruechat, Migui juga memainkan game Ring Fit Adventure melalui Nintendo Switch miliknya. Kendati demikian, ia mengaku bahwa usahanya tersebut juga dibantu dengan diet karbohidrat.

4. Xopher yang Divonis Harus Transplantasi Jantung

Cara menyenangka untuk menurunkan berat badan
Xhoper. Foto: Kotaku

Tahun 2012 merupakan tahun yang berat bagi seorang pria bernama Xhoper (nama samara). Dilansir Kotaku.com, kala itu Xhoper divonis oleh dokter untuk segera melakukan transplantasi jantung. Vonis itu disebabkan oleh bobot tubuhnya yang mencapai 147 kilogram.

Dalam kondisi fisiknya yang terlalu gemuk, ia tentu kesulitan beraktivitas. Namun, berkat hobinya memainkan arcade game Dance Dance Revolution yang ditambah dengan program diet khusus, berat tubuhnya turun menjadi 91 kilogram. Hal itu dilakukannya sejak tahun 2014-2018 lalu.

5. Laura Dryden, Manfaatkan Game Kebugaran di Xbox

Game kebugaran yang bikin pemainnya bergerak aktif.
Dance Central, salah satu game yang dimainkan Laura Dryden. Foto: Engadget

Punya berat tubuh yang tidak ideal sedari remaja, membuat Laura Dryden kerapkali merasa insecure. Kegemukan itu semakin menjadi karena Laura bukanlah orang yang aktif olahraga. Ia juga mengaku tidak suka sama sekali untuk berolahraga.

Titik balik pun terjadi ketika Laura mencapai berat tubuh 117 kg. Wanita asal Inggris yang kini berusia 29 tahun tersebut mulai berolahraga dengan game-game kebugaran dari konsol Xbox. Dan, Laura akhirnya berhasil mencapai tubuh idealnya di angka 54 kg di akhir tahun 2013 silam.

Namun, Benarkah Semua Itu Karena Game?

Diet yang menyenangkan
Diet. Foto: Unsplash

Baik Laura maupun empat orang lainnya tadi, kemungkinan besar merupakan sebagian kecil dari banyak orang yang memiliki kisah serupa. Dari segi kesehatan, kelebihan berat badan dianggap bukanlah hal baik.

Tapi nih, kalau diperhatikan lagi, bukan game yang menjadi faktor utama yang membantu mereka. Game-game yang menuntut pemainnya bergerak aktif mendorong sosok-sosok tadi: secara tidak langsung, ‘berolahraga’ dengan cara menyenangkan karena memanfaatkan game.

Ya, game sejatinya dibuat untuk menghibur, bukan? Dan, secara halus, lima kisah tadi semacam memberikan sebuah clue. Kisah-kisah itu seolah mengatakan bahwa program menurunkan berat badan atau diet itu sebaiknya juga menyenangkan.

Nah, menurut Takaiters sendiri, bagaimana?