Halo, Takaiters!

Suasana Imlek yang ditandai dengan ornamen dan hiasan berwarna merah terlihat di mana-mana. Chinese New Year atau yang dikenal dengan perayaan Imlek jatuh pada tanggal 25 Januari 2020. Sama seperti perayaan Hari Raya Idulfitri atau Natal, perayaan Imlek juga identik dengan berbagai macam makanan yang khas dan wajib ada.

Takaiters, berikut 8 makanan khas perayaan Imlek.

1. Mi

Foto: kumparan.com

Walaupun menjadi makanan sehari-hari yang sering disantap, tetapi bagi masyarakat keturunan Tionghoa, mi memiliki arti sebagai simbol umur yang panjang, kebahagiaan, dan rezeki yang tidak putus-putus. Alasan ini muncul karena bentuk mie, yang panjang atau disebut dengan Changsshou Mian.

Mi, saat perayaan Imlek dibuat menjadi berbagai menu, seperti mi goreng dan mi rebus. Cara menyantapnya pun cukup unik, yaitu dengan menggunakan sumpit, serta dimakan secara utuh tanpa digigit dan jangan sampai terputus. Ada yang pernah mencoba, Takaiters?

2. Kue Keranjang

Foto: jd.id

Nian gao atau kue keranjang memiliki arti tahun yang lebih sejahtera. Bisa dibilang kue keranjang menjadi salah satu makanan wajib saat perayaan Imlek, sebagai jamuan makan dan juga saat sembahyang. Bentuknya yang bulat melambangkan harapan agar keluarga bisa selalu bersatu dan rukun, serta bulat kemauan dalam hadapi tahun mendatang.

Kue keranjang disusun di atas kue mangkuk berwarna merah atau di nampah besar. Kue keranjang memiliki makna siap menerima kesejahteraan untuk masa mendatang. Ada yang sudah mencicipi kue dengan tekstur lengket dan rasa manis ini?

3. Kue Mangkuk

Foto: sajiansedap.grid.id

Seperti yang sudah disebutkan, kue mangkuk ditempatkan di posisi paling atas kue keranjang. Ini melambangkan rezeki satu tahun ke depan akan berkembang atau mekar layaknya kue mangkuk. Selain itu, kue mangkuk saat perayaan Imlek pada umumnya disajikan dengan warna merah yang identik dengan Imlek.

4. Jeruk Santang

Foto: batam.tribunnews.com

Buah yang kaya akan vitamin C ini akan menjadi salah satu buah buruan saat perayaan Imlek. Namun, jeruk yang dicari adalah jeruk yang masih memiliki tangkai dan daun. Jeruk santang yang berwarna kuning keemasan menjadi simbol kemakmuran serta kekayaan, sementara tangkai dan daun yang utuh melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh.

5. Lapis Legit

Foto: beres.id

Tidak hanya saat Hari Raya Idulfitri, saat perayaan Imlek tiba, lapis legit juga menjadi salah satu kue yang dihidangkan. Takaiters, kue lapis legit menjadi lambang rezeki yang berlapis-lapis ditahun yang akan datang. Juga diharapkan hidup yang lebih manis.

6. Ayam atau Bebek Utuh

Foto: gnews.online

Ayam atau bebek yang dihidangkan secara utuh melambangkan keluarga yang utuh dan bahagia, serta pernikahan yang langgeng.

7. Yu Sheng

Foto: genpi.co

Yu sheng merupakan makanan khas Imlek. Sederhananya yu sheng merupakan salad, campuran sayur, buah, dan ikan. Lagi-lagi, yu sheng melambangkan keberuntungan. Takaiters, saat akan makan yu sheng, seluruh anggota keluarga akan mengaduknya bersama-sama kemudian mengangkatnya tinggi-tinggi yang disebut dengan lo hei. Semakin tinggi mengangkatnya, maka harapan akan terkabul dan keberuntungan akan berlipat-lipat.

8. Manisan Segi Delapan

Foto: idntimes.com

Takaiters, ternyata manisan menjadi salah satu hidangan wajib saat perayaan Imlek. Makanan yang disukai oleh anak-anak ini juga mempunyai makna tersendiri. Manisan ini akan diisi dengan permen, buah yang dikeringkan, biji teratai, kuaci, dan lainnya. Uniknya lagi, manisan tersebut akan disajikan dalam wadah yang terdiri atas delapan sekat yang dikenal dengan manisan segi delapan atau tray of togetherness atau prosperity box.

Nah, dari delapan makanan khas Imlek di atas, adakah yang belum pernah kamu cicipi?

Buat teman-teman yang merayakan Imlek, semoga tahun ini menjadi tahun yang penuh keberuntungan dan kebahagiaan.

Selamat Imlek, Takaiters!