Hai, Takaiters!

Di akhir tahun 2019 dunia dikejutkan dengan munculnya virus di Wuhan ibu kota Provinsi Hubei, China. Virus tersebut adalah Virus Corona dilambangkan  2019-nCoV oleh Badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

 

Perbedaan 2019-nCoV, SARS – CoV, dan MERS – CoV

Infografik, Beda Virus Corona Wuhan, SARS dan MERS (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Virus corona 2019-nCoV masih satu keluarga dengan SARS- CoV dan MERS-CoV, yaitu penyakit yang menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan, seperti dikutip dari Global News.ca., Jumat (31/01/2020).

Meskipun virus corona 2019-nCoV terlihat sebagai ancaman kesehatan masyarakat yang serius dengan penularan yang sangat cepat, Direktur Global Strategy Lab Steven Hoffman mengatakan bahwa virus ini tidak mematikan seperti virus corona lainnya yaitu Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang tahun 2002 lalu, muncul pertama kali di Chinadan Middle East Respiratory Syndrome (SARS), yang pada tahun 2012 lalu, muncul pertama kali di Arab Saudi.

Virus Corona Menyerang Siapa?

Foto: disway.id

Hingga saat ini riset masih terus dilakukan terkait virus corona 2019 – nCoV dan penanganan yang terbaik untuk pasien yang sudah terinfeksi serta pencegahannya. Saat seseorang telah dinyatakan terindikasi virus tersebut, pasien akan melalui beberapa tahap pengobatan, yaitu deteksi, karantina dan pengobatan. Virus corona menyerang siapa saja? Dikutip dari The Guardian, korban yang meninggal karena Coronavirus umumnya sudah tua dan sudah memiliki masalah kesehatan sebelumnya.

Mereka memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga mudah terinfeksi virus Corona 2019 – nCoV. Namun pemerintah China punya lima kasus kematian akibat virus Corona yang usianya kurang dari 60 tahun, yaitu 36, 50, 53, 55, dan 58 tahun. Oleh karena itu, sangat penting melakukan usaha preventif untuk melindungi diri dari infeksi tersebut, untuk berbagai lapisan usia, meskipun memiliki daya tahan tubuh yang baik.

Bisakah Diobati?

Foto: kronologi.id

Ini adalah pertanyaan terbesar yang timbul setelah muncul bukti begitu cepatnya virus tersebut menyebar. Apakah ada tindakan yang bisa mengobati pasien yang telah terinfeksi virus tersebut?

Ketika seseorang telah dinyatakan terindikasi virus tersebut, untuk dinyatakan sembuh pasien harus melalui beberapa tahap. Tahap awal adalah tahap deteksi, kemudian agar tidak menular harus diisolasi, kemudian diobati.

Ketiga tahap ini memegang peranan penting dalam penyembuhan pasien. Virus menyerang korban dengan sangat cepat, maka tingkat keberhasilannya sangat bergantung dari seberapa cepat penyakit ini ditangani mulai dari di deteksi, diisolasi hingga diobati.

Tingkat kesembuhan juga dipengaruhi oleh usia, lama paparan infeksi dan berbagai hal lain. Anak-anak dan lansia cenderung lebih susah disembuhkan karena sistem imunnya yang relatif lemah.  Seperti yang dikutip dari Detik news Kompas.com 02/02/2020, dari sejumlah 14.499 orang yang terinfeksi, sebanyak 342 orang telah dinyatakan sembuh. Bahkan, pada Jumat (31/01/2020) kemarin, 20 orang pasien rumah sakit Wuhan telah diperpolehkan pulang.

Pencegahan Virus Corona

Foto: indiatoday.in

Sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah virus corona, Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Takaiters terinfeksi virus ini, yaitu:

  1. Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus corona.
  2. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
  3. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  4. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  5. Pastikan Anda memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  6. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  7. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  8. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  9. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Akhirnya, dengan mengetahui informasi tentang virus corona 2019 – nCoV Sobat Takaiters tidak perlu takut yang berlebihan akan pemberitaan virus tersebut.