Halo, Takaiters!

Siapa, sih, Takaiters yang enggak kenal sama nasi?

Makanan pokok hampir seluruh rakyat Indonesia ini memang sudah punya banyak penggemar. Selain mengenyangkan, rasa nasi yang sedikit manis ini menjadikannya sangat populer sebagai makanan pokok. Nah, tahukah Takaiters bahwa ternyata banyak sekali isu yang beredar mengenai beras ataupun nasi. Beberapa di antaranya merupakan mitos yang sudah banyak dipercaya oleh masyarakat.

Kira-kira, Takaiters tahu enggak, nih, apa saja fakta dan mitos nasi yang sampai saat ini masih dipercaya? Yuk, simak!

Makan Nasi Bikin Gemuk?

Foto: unsplash.com

MITOS! Sebenarnya, faktor utama yang menyebabkan kegemukan adalah asupan yang tidak berimbang. Misalnya saja makan nasi berlebihan atau, mengkonsumsi jenis makann lain secara berlebihan tanpa disertai dengan aktifitas fisik yang memadahi. Namun sayangnya, nasi sering disalahkan atas naiknya bobot tubuh seseorang.

Maka, makan nasi itu tidak selalu bikin gemuk kok. Malahan, sebenarnya, nasi masih tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber karbohidrat. Jadi, jika ingin kurus ga perlu kok musuhan sama nasi. Malah akan lebih baik mengkonsumsi nasi sesuai saja dengan kebutuhan dan jangan lupa menerapkan gaya hidup sehat!

Nasi Merah Bisa Bikin Kurus?

Foto: suara.com

FAKTA! Faktanya, nasi merah mengandung serat yang lebih tinggi dibandingkan jenis nasi putih. Berdasarkan pada tabel komposisi bahan pangan Indonesia, kandungan serat pada beras merah adalah sebesar 0.8 gram per 100 gram sedangkan beras putih hanya mengandung 0,2 gram serat per 100 gram beras.

Kandungan serat yang tinggi akan memperlancar pencernaan. Selain itu, kandingan serat yang tinggi akan menjadikan rasa kenyang lebih tahan lama sehingga asupan makan pun lebih bisa dikontrol.

Nasi Sisa Baik Buat Penderita Diabetes?

Foto: tribunnews.com

MITOS! Banyak orang beranggapan, nasi sisa yang sudah dingin memiliki kadar gula atau indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi yang baru matang. Hal tersebut ternyata kurang tepat, karena kadar gula padda nasi kurang lebih sama dalam kondisi hangat maupun dingin.

Akan lebih baik bagi penderita diabetes untuk selalu memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi, jenis makanan serta jadwal makan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Nasi Hanya Merupakan Sumber Karbohidrat?

Foto: liputan6.com

MITOS! Nasi memang terkenal sebagai sumber karbohidrat yang mengenyangkan. Namun, di samping karbohidrat, ternyata nasi putih juga mengandung nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh. Misalnya serat, protein, kalium, zink, dan zat besi.

Jadi, sebenarnya nasi juga mengandung banyak zat gizi, lo! Berdasar pada tabel komposisi bahan pangan Indonesia, dalam 100 gram nasi putih terkandung 180 kal energi, 3 gram protein, 0,3 gram lemak, 39,8 gram karbohidrat, 0,2 gram serat, 0,6 miligram zink, 0,4 miligram zat besi, dan 38 miligram kalium.