www.pexels.com

Apa itu Self Healing? Yuk Simak Penjelasannya!

Hai, Takaiters!

Setiap orang pasti pernah merasa sedih atau bahkan mengalami trauma di dalam hidupnya. Mereka melewati berbagai pengalaman yang pahit, yang tak sesuai dengan ekspetasinya.

Peristiwa perjalanan hidup yang buruk pasti akan membuat kita lebih emosional dan itu terbawa hingga dewasa. Tanpa disadari itu akan menimbulkan berbagai masalah dan luka batin.

Namun, terkadang kita tidak mampu memahami konflik yang ada dalam diri kita. Untuk memahami konflik diri sendiri, kita memerlukan ketenangan. Dalam keadaan yang cemas justru akan membuat kita makin menyalahkan diri sendiri.

Apa itu Self Healing?

Dikutip dari jurnal SELF HEALING IS KNOWING YOUR OWN SELF, bahwa keadaan yang tenang secara perlahan membuka konflik pada diri sendiri yang biasanya berkaitan dengan minder, menyalahkan diri sendiri, ketidakmampuan diri, merasa tidak berdaya, merasa tidak berguna dan merasa bodoh.

Kondisi ini pastinya membuat mereka terpuruk dalam kesedihan. Terkadang luka yang tak terlihat itu lebih membekas dan terpendam dalam diri seseorang. Sehingga membuat kesehatan mental mereka memburuk.

Kesehatan mental yang buruk dapat menyebabkan penyakit psikologis lainnya seperti depresi,stres, self harm (menyakiti diri) dan suicide (mengakhiri hidup). Untuk mengobatinya, kita bisa menggunakan metode self healing atau penyembuhan secara mandiri.

Self Healing diartikan sebagai proses pemulihan atau penyembuhan luka batin yang dilakukan secara mandiri. Luka batin itu sendiri disebabkan karena perasaan sedih, kecewa, pesimis akan masa depan, mengalami kegagalan dan adanya trauma dalam diri seseorang.

Menurut jurnal SELF HEALING IS KNOWING YOUR OWN SELF, Self healing merupakan metode penyembuhan penyakit bukan dengan obat, melainkan dengan menyembuhkan dan mengeluarkan perasaan dan emosi yang terpendam di dalam tubuh. Self healing juga disebut sebagai rangkaian latihan praktis yang dikerjakan secara mandiri sekitar 15-20 menit dan sebaiknya dilakukan 2 kali dalam sehari (Redhodkk, 2019).

Tujuan dari self healing yaitu agar kita bisa menerima, memahami dan berdamai dengan diri sendiri. Sehingga kita bisa lebih mengenal diri kita untuk membentuk sebuah pertahanan diri yang lebih kuat. Selain itu, self healing membantu kita untuk meluapkan ekspresi yang tertunda, amarah, emosi dan kenangan buruk yang menganggu pikiran kita.

Cara setiap orang dalam memilih metode self healing berbeda-beda. Ada yang mengunakan metode sederhana dan ada yang memerlukan ahli profesional seperti psikolog.

Berikut metode sederhana yang dapat kita lakukan, Takaiters!

1. Meditasi

self healing adalah
foto: pexels.com

Meditasi merupakan relaksasi dengan pelepasan pikiran yang membebani diri kita. Meditasi ini dilakukan dengan merenungkan pengalaman hidup apa yang sudah kita lewati dan bagaimana kita bisa bertahan untuk melewati itu semua. Dengan begitu kita akan membuang energi negatif yang terpendam dalam diri kita sehingga kita akan jauh lebih tenang.

2. Menulis

self healing terbaik
Foto: pexels.com

Dengan menulis kita diajak untuk mengeluarkan hal-hal yang terpendam dalam pikiran kita. Di sini kita dapat menuangkan perasaan dengan menulis sesuai suasana hati kita.

Dikutip dariĀ  alodokter.com, menulis dapat meredakan stres, memecahkan masalah dengan lebih baik, menuangkan perasaan sesuai keinginan, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan daya ingat.

3. Mencari suasana baru

self healing terbaik adalah
Foto: pexels.com

Kita bisa pergi ke pantai atau pengunungan untuk menikmati suasana yang baru. Di sana kita dapat menikmati pemandangan yang memberikan sensasi menenangkan. Sehingga batin yang lelah dapat teratasi dan menjadikan pikiran kita lebih fresh.

4. Me Time

self healing itu apa
Foto: pexels.com

Memberi waktu untuk diri sendiri sangat baik untuk kesehatan mental. Kita dapat melakukan kegiatan yang disukai dengan tujuan melepas pikiran negatif yang membebani pikiran kita.

Me time sendiri memberikan kesempatan untuk menjernihkan pikiran serta merevitalisasi tubuh. Sehingga kualitas kesehatan psikis maupun fisik kita meningkat.

5. Self Talk

Foto: pexels.com

Berdialog dengan diri sendiri mampu memberikan sugesti dan motivasi yang berdampak baik untuk diri kita. Kita juga dapat merefleksikan apa yang sudah kita lewati, bagaimana kita berproses sampai sejauh ini.

Dari situ kita bisa memahami kekurangan yang ada dalam diri kita dan faktor yang menyebabkan kita gagal. Sehingga kita bisa memperbaiki dan menjadi pribadi yang jauh lebih matang.