alita battle angel
review alita

Alita: Battle Angel, Film Fantasi yang Sajikan Pertarungan Epik dan Efek Visual yang Memanjakan Mata

Hai, Takaiters!

Di awal bulan Februari ini, kita bakalan disambut dengan film sci-fi action besutan James Cameron. Yapt! Alita: Battle Angel  yang merupakan salah satu proyek paling ambisius dari James Cameron. Karena film ini diambil dari Manga Gunnm, maka dia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan lisensi pembuatan film ini dari penulis manga Gunnm tersebut, yakni Yukito Kishiro.

Tak hanya lisensi, James juga butuh waktu panjang untuk mengembangkan cerita dan teknologi yang ingin dia pakai di film ini. Sama hal dengan Avatar, film ini juga dibalut dengan teknologi CGI yang sangat canggih.

Kisah Alita: Battle Angel  bersetting di tahun 2563. Ceritanya berawal dari Dr. Ido (Christoph Waltz) yang menemukan gadis cyborg dengan kepala yang utuh tanpa badan. Dia membawa pulang cyborg itu dan memberinya tubuh baru.

Gadis cyborg itu terbangun dari tidur panjangnya. Namun, dia tidak ingat apa pun. Dia bahkan tidak tahu apa yang terjadi padanya dan bahkan nama aslinya. Namun, Dr. Ido tidak mempersoalkannya. Gadis cyborg itu kemudian dia beri nama Alita.

alita
Foto: bookmyshow.com

Karena Amnesia, Alita pun segera mempelajari apa pun yang ada di lingkungan sekitarnya. Hingga pada akhirnya dia berkenalan dengan Hugo (Keean Johnson), seorang pemuda yang juga kenal dengan Dr. Ido. Dia sangat suka bermain motorball. Lewat Hugo pulalah, Alita tertarik dengan motorball.

Pada suatu malam, Alita mendapati Dr. Ido pulang dari suatu tempat dengan bekas luka pada tangannya. Alita mencoba menanyakan hal itu, tapi Dr. Ido mengacuhkannya. Sehingga pada malam berikutnya, Alita berusaha mengikuti Ido dan melihatnya hendak menyerang seorang wanita.

Usut punya usut, ternyata wanita yang akan diserang Dr. Ido adalah cyborg yang menjadi buronan di Kota Besi. Alita kemudian membantu Ido dan di saat itulah, dia mengenal cyborg kuat bernama Grewishka. Pertemuannya dengan Grewishka membuat Alita menjadi incaran Vektor (Mahershala Ali), yang merupakan suruhan Nova, Penguasa Kota di atas langit (Zalem).

alita
Foto: bookmyshow.com

Pelan-pelan, Alita pun tahu siapa dirinya. Ingatannya hadir di kepalanya ketika dia sedang berkelahi. Tapi sayangnya, ingatannya tak sepenuhnya pulih sehingga Alita menanyakan siapa dirinya yang sebenarnya kepada Dr. Ido. Dr. Ido pun mulai membuka siapa jati diri Alita sesungguhnya. Dan, inilah yang membuatnya diburu Vector.

Secara keseluruhan film ini sangat mengasyikkan. Dengan dukungan teknologi CGI yang begitu canggih, akan membawa para penonton menyusuri Kota Besi dimana distopia Cyberpunk serta adegan aksi nan memukau disuguhkan.

Film ini adalah film wajib yang kamu tonton bulan ini. Terutama bagi kalian yang sudah pernah membaca versi manganya. Indonesia menjadi salah satu negara yang beruntung mendapatkan pemutaran film ini lebih awal, bahkan daripada Amerika Serikat. Penonton Indonesia sudah bisa menikmati film Alita: Battle Angel pada Tahun Baru Imlek, 5 Februari 2019.