Halo, Takaiters!

Kali ini penulis akan mengulas perbedaan aspek-aspek yang ada pada negara maju dan berkembang. Negara apa yang terlintas dalam pikiran kamu, apabila mendengar kata negara maju? Amerika Serikat? Inggris? Jepang? Korea Selatan? Rusia?

Nah, beberapa negara tersebut memang merupakan negara maju di belahan bumi ini, negara Amerika bagian utara seperti Amerika Serikat dan Kanada, hampir seluruh negara-negara di benua Eropa, bahkan beberapa negara perwakilan dari Asia seperti Jepang dan Korea Selatan juga merupakan negara maju, lo.

Berbicara mengenai negara maju, ternyata PBB dan Bank Dunia mempunyai aspek-aspek yang menjadi standar sebagai kategori negara maju, seperti tingkat pengangguran yang rendah, pendapatan perkapita, laju pertumbuhan hidup rendah, industri dan jasa, serta tingkat pendidikan.

Dari aspek yang dijadikan standar oleh badan dunia tersebut, menurut kamu, apakah Indonesia sudah  memenuhi persyaratan sebagai negara maju?

Apa, sih,  perbedaan-perbedaan yang ada pada negara maju dan negara berkembang? Yuk, disimak aspek apa saja yang dapat diambil sebagai pembelajarannya! 9 Aspek tersebut antara lain:

1. Pola Pikir

Foto: pexel.com

Hal pertama yang menjadi perbedaan mendasar antara orang-orang di negara berkembang dan di negara maju adalah pola pikir, yang mana pola pikir tersebut, di negara maju pola pikir cendrung lebih individualis, idealis.

Mereka cendrung tidak menerima apa pun yang tidak dapat diterima oleh logika dan akal pikiran, semua harus berdasarkan penjelasan yang empiris. Hal ini pula lah yang menyebabkan masyarakat di negara maju umumnya memisahkan hal-hal duniawi dengan agama.

2. Kepedulian

Foto: pexels.com

Pernahkah kamu terpikir bahwa tingkat kepedulian warga negara maju dan berkembang itu sedikit berbeda? Hal positif yang penulis dapatkan dari pengalaman mungkin kepedulian terhadap sesama.

Negara berkembang, kepedulian sesama lebih baik daripada di negara maju. Eiitss, tunggu dulu. Salah satu kepedulian positif di negara berkembang adalah kepedulian dalam hal hubungan sosial dengan tetangga, sedangkan di negara-negara maju warganya cenderung bersifat individual. Wah, beruntung juga, ya, kita tinggal di negara tercinta Indonesia ini, kalau sakit, ada pesta, kematian,  tetangga yang lebih dahulu tahu dan siap membantu.

3. Tidak Ingin Menjadi Pengganggu bagi Orang Lain

Foto: pexels.com

Nah, kalau untuk hal yang satu ini, hampir sama dengan aspek kepeduliannya. Hanya bedanya, kepedulian di sini bukan dalam hal hubungan, tetapi dalam hal tidak ingin merugikan orang lain.

Orang-orang di negara maju, cenderung tidak ingin merugikan orang lain, contohnya dalam hal berkendaraan, ketertiban dalam suatu antrean, menjaga kebersihan dalam lingkup yang lebih luas, parkir kendaraan, dan tidak berjualan di sembarangan tempat yang dapat mengganggu orang lain.

Dalam hal ini negara kita, kira-kira bagaimana, ya? Hehe. Namun penulis yakin jika ada niat pasti bisa berubah ke arah yang lebih baik.

4. Berpikiran Maju

Foto: pexels.com

Di negara maju masyarakatnya cenderung memiliki visi yang jauh ke depan (jangka panjang). Sebaliknya, di negara berkembang biasanya hanya berpikir untuk jangka pendek saja.

Orang-orang di negara berkembang cenderung lebih Money Oriented,  ingin mendapatkan untung dalam waktu dekat dan secara instan. Sebaliknya, orang-orang di negara maju biasanya berpikir untuk Invest Oriented,  hasilnya dalam jangka panjang.

Sebagai contoh, ketika orang Amerika membangun Google dan Facebook, mereka mampu meraup untung beberapa tahun kemudian. Negara yang belum maju, jika ingin membangun ke dua hal tersebut, ketika di tahun pertama tidak ada untung,  mereka akan langsung berhenti mengembangkannya.

5. Pendidikan

Foto: pexels.com

Menurut rangkuman dari romadecade.org, Dalam hal pendidikan juga terdapat perbedaan antara negara maju dan negara berkembang. Di negara-negara maju, pendidik memberikan hak sepenuhnya kepada peserta didik untuk lebih berkembang sehingga kemampuan mereka dapat melebihi kemampuan pendidiknya.

Sementara di negara berkembang, kebanyakan menganut sistem bahwa pendidik selalu di posisi yang benar dan tidak boleh dibantah, hal ini dapat berdampak pada sempitnya ruang gerak peserta didik untuk lebih berkembang dan berinovatif.

6. Kemandirian

Foto: pexels.com

Satu hal lagi yang menjadi perbedaan adalah dari sisi kemandirian, di Amerika Serikat dan negara lainnya, anak-anak usia 18 tahun ke atas sudah banyak yang tidak tinggal dengan orang tuanya. Kebanyakan dari mereka sudah bekerja part time untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka dan menabung untuk pendidikan mereka. Hal ini dapat membentuk karakter mandiri pada diri mereka masing-masing.

Di negara-negara maju, kebanyakan anak-anak  tinggal di tempat yang terpisah dengan orang tua mereka apabila sudah menginjak  usia di atas 18 tahun, di negara berkembang justru banyak anak-anak yang sudah bekerja keras dari kecil dan mengorbankan pendidikan mereka hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup saja.

7. Kesehatan

Foto: idntimes.com

Negara maju dan berkembang juga dapat dibedakan dari segi kesehatan masing-masing negara. Negara maju memiliki kualitas kesehatan yang sangat baik. Biasanya, negara-negara maju memiliki fasilitas kesehatan yang memadai serta tenaga kesehatan yang berkualitas. Dengan demikian menjadi tempat pilihan berobat  bagi negara berkembang lainnya.

Berbeda dengan negara berkembang,  kesehatan belum begitu sempurna. Hal ini dibuktikan dengan beberapa penduduk negara berkembang yang harus berobat ke luar negeri karena di sana fasilitasnya sudah memadai.

8. Pendapatan Negara

Foto: pexels.com

Hal yang menjadi perbedaan negara maju dan berkembang yang paling jelas adalah pendapatan negara yang sangat jauh berbeda. Di negara maju, umumnya pendapatan negaranya bisa dikatakan tinggi.

Rangkuman dari romadecade.org, negara maju biasanya memiliki pendapatan  mencapai 12.000 dolar lebih per tahun. Maka dengan pendapatan yang cukup tinggi, sebuah negara bisa disebut sebagai negara maju.

Negara berkembang, pendapatan per tahunnya cenderung rendah sehingga kehidupan di negaranya belum dapat dikatakan maju.

Negara berkembang, ada yang memiliki pendapatan per tahun sekitar 1000 dolar, paling tinggi pendapatannya adalah 12.000 dolar.

9. Penanganan Terhadap Suatu Wabah

Foto: chinadaily.com

Baru-baru ini, dunia dihebohkan oleh penyebaran virus baru grup dari Corona Virus, Covid 19, yang banyak menyebabkan kematian di banyak negara di dunia. Bagi negara maju, dalam penanganannya tentu berbeda dengan negara berkembang. Bagi negara maju, dapat menggunakan alat-alat canggih walaupun harganya selangit. Memberlakukan  lockdown bagi warganya untuk mengantisipasi penularan virus yang dapat dikompensasi dengan kondisi keuangan negara yang jauh lebih baik daripada keuangan di negara berkembang.

Sementara pada negara berkembang, dengan kekurangan biaya sangat sulit dalam penyediaan alat yang diperlukan, apalagi jika diberlakukan lockdown bagi warganya.

Nah, itulah Takaiters, ulasan mengenai 9 perbedaan negara maju dan berkembang dalam beberapa aspek serta penanganan terhadap Corona.  Mungkin kamu ada tambahan ataupun ulasan  lain tentang ini.  Semoga bermanfaat!.