Hi, Takaiters!

Banyak yang mengira bahwa introvert adalah sebuah kata sifat khusus bagi orang-orang pemalu, pendiam, dan sulit bergaul. Padahal, konsep ini sebenarnya tidak benar. Baik introvert atau extrovert adalah dua kategori sifat manusia yang didasarkan atas bagaimana mereka mendapatkan energi untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Mereka yang cenderung mengisi tenaga dengan menikmati waktu sendiri, kemungkinan adalah introvert. Sementara orang-orang yang merasa begitu bersemangat dan meluap-luap energinya saat bersosialisasi dengan banyak orang, mereka adalah extrovert. Karena kesalahan dalam memaknai kedua golongan kepribadian ini, memang sangat sering terjadi kesalahpahaman kepribadian introvert. Ayo kita simak beberapa di antaranya!

Kesalahpaham kepribadian introvert
Foto: driven-women

via driven-woman

  • Introvert itu pemalu

Menjadi seorang yang pemalu dan introvert adalah dua hal yang berbeda. Meski ada kemungkinan cukup besar bahwa seorang yang pemalu juga merupakan introvert, akan tetapi para introvert sebenarnya cenderung merasa tidak perlu menunjukkan dirinya di hadapan orang-orang. Mereka tidak ingin berbicara karena ya … tidak ingin!

Coba untuk beri mereka waktu. Dekati pelan-pelan dan jangan menghakimi bahwa mereka pemalu.

Kesalahpahaman tentang introvert
Foto: popbela.com
  • Introvert tidak bisa diajak kerja sama

Yang ini jelas salah besar. Mereka bukannya tidak bisa diajak bekerja sama. Namun, ada kalanya ketika mereka berada di tengah sekelompok orang, tenaga mereka akan habis. Ibarat ada sebuah pengukur baterai di tubuh mereka, keberadaan banyak orang akan membuat mereka merasa kewalahan sehingga merasa tidak nyaman. 

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mendengarkan pendapat mereka sebaik mungkin. Buat mereka merasa dihargai dan diterima dalam lingkaran tersebut.

Kesalahpahaman tentang introvert
Foto: fabelia.com
  • Introvert adalah penyendiri yang tidak mau berteman

Jangan salah. Seperti makhluk sosial lain, introvert juga membutuhkan interaksi. Mereka memang perlu waktu untuk melakukan ‘isi ulang baterai’ agar bisa kembali berinteraksi. Itu bukan berarti mereka nggak mau berteman. Yuk, mulai belajar memahami bahwa ada saatnya kita memberi ruang pada orang lain yang perlu me-time.

Kesalahpahaman tentang pribadi introvert
Foto: lifestyle.kompas.com
  • Introvert tidak bisa bicara di hadapan banyak orang

Menurut pengalaman pribadi, saya memiliki cukup banyak teman yang justru hebat dalam public speaking meski berkepribadian introvert. Itu karena public speaking merupakan skill yang bisa dipelajari. Selama terus belajar dan berlatih, siapa pun pasti akan bisa melakukannya!

  • Introvert perlu keluar dari zona nyaman untuk kemudian bisa menjadi ekstrovert

Satu saran saya: jangan pernah berniat untuk mengubah mereka menjadi ekstrovert. Kedua kepribadian tersebut tidak menggolongkan mereka ke dalam kategori baik dan buruk. Bukan berarti introvert adalah kepribadian buruk yang harus diubah menjadi ekstrovert.

  • Introvert tidak memiliki perasaan

Sometimes it makes me sad. Sama seperti ekstrovert, mereka juga memiliki hati, bahkan hati yang lembut untuk menyayangi seseorang. Meski sebagian dari mereka tidak banyak bicara atau hanya menunjukkan sedikit ekspresi, sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan kepribadian introvert mereka. 

  • Introvert tidak suka melakukan hal menyenangkan

Pesta, jalan-jalan, menonton konser. Oh, mereka bisa saja menyukainya! Lagi-lagi, ini tentang energi mereka. Tempat ramai cenderung menguras tenaga sehingga mereka emotionally drained. Maka dari itu, kebanyakan dari mereka cenderung memilih untuk bersenang-senang di lingkaran pergaulan yang lebih kecil.

  • Introvert membenci manusia

Ada istilah lain bagi mereka yang membenci manusia yaitu misantropia. Namun, hal tersebut akan saya jadikan bahasan lain waktu. Yang jelas, para introvert tidak membenci orang lain tanpa alasan. 

Mereka mungkin membatalkan janji atau menolak ajakanmu untuk bepergian. Tapi, coba tanya padanya. Mungkin, mereka sedang tidak dalam kondisi yang memungkinkan dan perlu menyendiri untuk sementara waktu.

  • Introvert sebenarnya hanya sedang sedih

Tidak. Kepribadian introvert atau ekstrovert tidak menunjukkan tingkat kebahagiaan seseorang. Tidak semua orang yang diam tengah bersedih, tidak pula mereka yang banyak bicara sedang bahagia. 

Setelah membaca 9 kesalahpahaman dari sifat-sifat seseorang kepribadian introvert, apakah kamu bisa mulai memahami mereka? Siapa pun itu, sebaiknya kita berusaha untuk mendengarkan dengan lebih baik. Jangan mudah menghakimi, ya!