Menjadi seorang selebritis adalah harapan hampir 80% orang tua di Korea, karena kesuksesannya pasti luar biasa. Kesuksesan yang didapatkan para selebritis di Korea hingga bisa terkenal di dunia hiburan tidak bisa dianggap remeh. Hal ini tidak terlepas dari hasil kerja kerasnya. Tapi apakah kamu tahu bahwa dibalik itu semua terdapat risiko yang harus mereka hadapi. Mau tau risiko yang mereka hadapi? check this out!

Tampilan Fisik menjadi Faktor Pendukung Kesuksesan

resiko jadi selebritis korea
Tampilan fisik menjadi faktor utama kesuksesan (Foto : desymoody.blogspot.co.id)

Walaupun penampilan selalu diperhatikan, jangan lupakan kemampuan atau bakat yang mereka punyai. Penampilan hanya faktor pendukung kesuksesan mereka karena penampilan dapat berubah sewaktu-waktu.

Masyarakat korea tidak mementingkan apakah wajah idolanya melakukan operasi plastik atau tidak. Tidak hanya dengan operasi plastik saja, bagi mereka kebutuhan untuk memakai kosmetik pun juga tak dapat ditinggalkan. Seperti halnya ketika mereka hendak pergi untuk ke luar kota ataupun luar negeri pada dini hari. Mereka lebih memilih menggunakan masker, topi, kacamata ataupun hoodie untuk menutupi wajah mereka yang tidak memakai kosmetik.

Terutama bagi kaum seleb wanita, mereka menjadi kurang percaya diri jika tidak memakai kosmetik. Sehingga tak jarang ditemui para seleb wanita belakangan ini memakai riasan wajah yang tipis dan cenderung natural. Tidak hanya wajah, bentuk tubuh pun sangat berpengaruh terhadap karir mereka. Maka tak jarang pula dijumpai para seleb Korea melakukan diet ketat atau olahraga di gym untuk membentuk tubuh mereka.

Profesional terhadap pekerjaan apapun kondisinya

resiko jadi selebritis korea
Profesional terhadap pekerjaan (Foto : artiskorea.net)

Sebagai selebritis, tuntutan tampil profesional selalu datang. Dalam berbagai kesempatan, idola diharapkan bisa menunjukkan kemampuan totalnya dalam keadaan apapun. Meski baru saja mengelami keadaan tak menyenangkan di atas panggung, acara harus tetap dilanjutkan.

Sebagai contoh insiden matinya mikrofon ditengah penampilan, terkena percikan dari kembang api, terpeleset di panggung, atau insiden-insiden yang lain.

Harus mempelajari berbagai macam hal agar akting selalu maksimal

resiko jadi selebritis korea
Harus mempelajari berbagai macam hal (Foto : sidomi.com)

Sebelum mereka benar-benar muncul di televisi, agensi tempat mereka bernaung mewajibkan untuk mempelajari banyak hal. Mulai dari latihan akting, bernyanyi, menari, modelling, ataupun belajar bahasa internasional khususnya inggris dan mandarin. Masa-masa seperti ini dilalui mereka tidak hanya dalam waktu 1-2 tahun saja, ada yang belasan tahun barulah mereka bisa tampil di publik.

Mempertahankan imej yang dibentuk oleh perusahaan

resiko jadi selebritis korea
Mempertahankan imej yang dibentuk oleh perusahaan (Foto : allkpop.com)

Imej atau karakter yang dibawa oleh selebritis korea tidak lepas dari campur tangan agensi. Mereka dibentuk sedemikian rupa baik fisik, karakter, dan tingkah laku. Seperti halnya L dari grup Infinite dibentuk dengan karakter yang dingin dan tidak banyak bicara.

Berbeda halnya dengan seleb atau idol yang mempunyai julukan ‘beagle line’. Beagle line disini di tunjukkan pada seleb atau idol yang tidak bisa diam, rame, dan berisik. Beagle line biasanya mempunyai peran sebagai mood maker di grup untuk membuat suasana lebih santai.

Berkencan dilakukan secara diam-diam

resiko jadi selebritis korea
Berkencan diam-diam (Foto : youtube.com)

Resiko yang satu ini merupakan hal terberat jika menjadi seleb di Korea karena disana tidak ada kebebasan privasi khususnya untuk berkencan. Jangankan untuk berkencan pergi berdua dengan sahabat yang lawan jenis pun kadang dicurigai.

PILIHAN EDITOR

Hal ini menjadi beban khususnya untuk para idol grup. Member Idol grup korea mempunyai peraturan larangan berpacaran oleh manajemen mereka karena akan sangat membahayakan karir. Jika usia mereka sudah lebih dari 30 tahun, baru di perbolehkan pacaran, itupun untuk agensi tertentu.

Bertemu fans garis keras

resiko jadi selebritis korea
Bertemu fans dengan garis keras (Foto : klimg.com)

Mempunyai penggemar adalah hal yang paling diinginkan bagi para seleb. Mereka akan mengucapkan terima kasih dan menunjukkan rasa cinta dengan menyapa fans. Sayangnya, ada beberapa penggemar yang sangat berlebihan atau cenderung posesif terhadap idolanya. Penggemar tipe ini disebut fans sasaeng.

Penggemar tersebut tak segan-segan untuk mengirimkan beberapa paket berisikan surat berdarah, boneka berkamera kecil, memasang penyadap suara di ruangan, menyelinap di mobil pribadi. Masih banyak perilaku yang tidak wajar yang dilakukan oleh penggemar seperti ini hingga berdampak pada psikis sang seleb.

Tahan terhadap kritikan pedas dari masyarakat

resiko jadi selebritis korea
Tahan terhadap para hater (Foto : allkpop.com)

Menjadi seleb, tak hanya mendapatkan cinta dari penggemar saja, tapi juga diikuti dengan kebencian dari haters. Entah apa yang menjadi alasan bagi haters sang seleb tersebut. Terkadang haters memenuhi kolom media sosial idola dengan komentar negatif. Kebanyakan komentar yang sering terlontar adalah mengenai fisik mereka yang berubah. Jika kesabaran sang seleb telah habis, maka mereka tidak akan segan-segan untuk membocorkan nama haters tersebut ke sosial medianya.

Ok guys, itulah beberapa risiko yang harus mereka hadapi para selebritis Korea di balik semua kesuksesan yang mereka dapat.