Halo, Takaiters!

Pantang pulang tanpa oleh-oleh. Mungkin itulah yang dirasakan banyak pelancong. Meski sekarang hitungan pembayaran bagasi pesawat lebih mahal, tetapi hal ini tidak menyurutkan keinginan untuk membawakan buah tangan minimal untuk keluarga tercinta. Salah satu oleh-oleh favorit yang selalu dinanti adalah makanan khas daerah yang dikunjungi.

Nah, bagi kamu yang berkesempatan mengunjungi kota wisata di daerah Sumatera Barat, ada banyak pilihan oleh-oleh yang bisa dibawa pulang. Tidak hanya menghadirkan rasa pedas seperti jargonnya makanan dari Sumatera Barat, tetapi juga ada yang bercita rasa gurih dan manis, lengkap dengan paduan rempah yang menggoda.

Berikut ini 6 oleh-oleh yang bisa kamu dapatkan jika melancong ke Sumatera Barat.

Kerupuk Jangek

Foto: raun-raunnomaden.wordpress.com

Kerupuk kulit atau dibeberapa daerah di Indonesia disebut kerupuk rambak atau jangek bisa dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh. Kerupuk jangek terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Rasa kerupuk jangek tentu berbeda dengan kerupuk yang berbahan dasar tepung atau singkong. Ada sensasi tersendiri dan dijamin bikin nagih. Uniknya, kerupuk jangek ini jarang dinikmati secara langsung. Jodohnya adalah lontong kuah atau nasi.

Inovasi dari kerupuk jangek adalah tersedia dalam varian balado dan pedas manis. Meski begitu, rasa favorit tetaplah yang original.

Karak Kaliang

Foto: saribundo.biz

Karak kaliang merupakan salah satu varian kerupuk yang berbahan dasar ubi kayu atau singkong. Yang menarik dari karak kaliang adalah bentuknya yang menyerupai angka delapan dan berwarna kuning. Warna kuning yang didapat alami dari kunyit. Tidak sulit menemukan karak kaliang di daerah yang terkenal dengan sebutan Minangkabau.

Hampir disetiap sudut kota menjualnya, hingga di supermarker dan toko oleh-oleh modern. Rasanya yang gurih dan menimbulkan bunyi kriuk disetiap gigitannya cocok menjadi teman makan.

Ada beberapa kota yang menjadi penghasil utama karak kaliang di Sumatera Barat, seperti kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan kabupaten Limapuluh Kota.

Keripik Sanjai

Foto: ksmtour.com

Yang paling populer dan melekat dengan oleh-oleh khas Ranah Minang adalah keripik sanjai. Keripik yang berbahan dasar ubi kayu atau singkong ini ada yang berbentuk panjang dan ada yang berbentuk bulat. Bisa dibilang keripik sanjai bintangnya oleh-oleh kriuk khas Sumatera Barat.

Singkong yang diiris tipis ini dibalur dengan bumbu balado yang dibuat dengan rasa pedas manis yang bisa membuat setiap orang ketagihan. Bahkan, sekarang ini sudah banyak yang menjual keripik sanjai secara online.

Dakak-Dakak

Foto: omiyago.com

Sama seperti karak kaliang dan keripik sanjai, dakak-dakak juga terbuat dari ubi kayu atau singkong. Dipotong menyerupai dadu, dakak-dakak juga menjadi salah satu camilan sehat yang diolah dengan aneka rempah dan berwarna kuning.

Arai Pinang

Foto: bukalapak.com

Banyak yang mengira bahwa arai pinang merupakan keripik yang terbuat dari kentang karena bentuknya seperti keripik kentang kemasan yang banyak dijual di supermarket. Namun, ternyata berbeda jauh. Arai pinang terbuat dari tepung beras dan bahan-bahan lain yang dicetak dengan garpu. Uniknya, sebelum digoreng arai pinang dibaluri minyak kelapa untuk menambah aroma gurihnya. Cobain, kuy, biar tidak penasaran.

Rakik Maco

Foto: travelbog.id

Guys, sungguh kuliner Indonesia itu sangat beragam. Walaupun sejenis, tetapi ada saja yang membedakannya dari setiap daerah. Di daerah lain di Indonesia, rakik maco disebut dengan peyek atau rempeyek. Bahan dasarnya sama-sama menggunakan tepung beras, tetapi dibuat sedikit pedas, terkadang dibuat dengan rasa kunyit yang agak dominan. Yang membedakan adalah kacang diganti dengan maco (dalam bahasa Minang maco berarti ikan).

Takaiters, lengkapi kebahagiaan kamu saat mengunjungi kota wisata di Sumatera Barat dengan membawa oleh-oleh khas di sana.

Semoga bermanfaat!