Hai, Takaiters!

Guru suatu kata yang sangat lekat dalam kehidupan kita. Berkat jasa seorang guru kita menjadi manusia yang berilmu. Dengan kesabarannya, seorang guru mengajarkan ilmu yang dimiliki agar anak didiknya menjadi pandai. Guru juga mengajarkan akhlak pada anak didiknya, sehingga selain pandai juga berakhlak mulia. Maka tidak salah jika guru dijuluki sebagai pahlawan. Untuk menghormati jasa para guru maka di Indonesia ditetapkan setiap tanggal 25 November sebagai Hari Guru. Ada beberapa guru di dunia ini yang pemikiran dan jasanya masih diguna hingga saat ini, siapa mereka? Mari simak di bawah ini:

1. Ibnu Sina

Foto: republika. co.id

Ibnu Sina adalah seorang filosofi, ilmuwan, dokter, dan penulis aktif, yang lahir pada zaman keemasan peradaban Islam. Beliau mengarang 450 buku, sebagian besar terdiri dari buku filsafat dan kedokteran. Di antara bukunya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine (Al-Qanun fi At Tibb). Dalam buku ini mengupas tentang kaidah-kaidah umum ilmu kedokteran, pengobatan, dan berbagai macam penyakit. Hingga saat ini buku ini masih digunakan sebagai buku pegangan dalam dunia kedokteran.

2. Albert Einstein

Foto: fromthegravine.com

Albert Einstein seorang ilmuwan terbesar pada abad 20. Seorang guru dan ahli fisika penemu teori relativitas dengan rumusnya E=MC². Rumus ini masih dipakai hingga saat ini dan menjadi dasar bahwa hukum fisika sama di mana-mana, di bumi dan seluruh jagat raya.

3. Andrea del Verrochio

Foto; theitaliantouch.org

Dikenal sebagai pematung dan pelukis yang mengajar melukis di istana Lorenzo de’medici di Florence. Ia hidup pada abad ke lima belas. Pelukis ini tidak segan membagikan ilmu melukisnya kepada banyak orang. Dari tangan Andrea de Verrochio lahir pelukis besar yang terkenal sepanjang masa, seperti Leonardo da Vinci, Michelangelo, Lorenzo di Credi, dan lain-lain.

4. Konfusius

Foto: erabaru.net

Konfusius atau sering disebut Kong Hu Cu, seorang guru atau orang bijak. Selain itu ia seorang filosofis sosial Tiongkok. Karena asasnya yang kuat pada sifat-sifat tradisional Tiongkok maka konfusius dianggap sebagai nabi bagi pemeluk agama Kong Hu Cu. Pengaruh Konfusius terhadap peradaban Tiongkok sangat kuat dan tidak dapat dianggap enteng, pengaruhnya banyak di negara Asia Timur hingga saat ini.

5. Socrates

Foto: nceagletimes.com

Seorang filosofis Yunani yang dikenal sebagai bapak filsafat barat, mengembangkan teori eliminasi hipotesis negatif dikenal sebagai teori Socrates. Selama hidupnya Socrates tidak pernah meninggalkan catatan atau karya ilmiah tentang pemikirannya. Hanya melalui catatan muridnya bernama Plato, tersimpan semua buah pemikiran Socrates. Hal ini dapat ditemukan dalam Apologi karya Plato.

6. Noah Webster

Foto: newenglandhistoricalsociety.com

Noah Webster adalah seorang penulis, pendidik, dan wartawan Amerika yang terkenal sebagai ahli menyusun kamus. Selain itu Noah Webster sebagai tokoh pendukung penegakan hukum hak cipta. Berkat jasa Noah Webster, kita dapat menggunakan kamus.

Guys, betapa berharganya peninggalan pemikiran serta ajaran yang ditinggalkan keenam tokoh tersebut di atas. Dan semua ini masih digunakan hingga saat ini. Semoga kita selalu hormati para guru atas segala jasa-jasanya. Semoga bermanfaat.